Tagihan Listrik Bisa Naik karena Pemanas Air? Begini Cara Memilih Sistem yang Lebih Efisien

Jumlah penghuni, pola pemakaian, kapasitas, dan teknologi menentukan kebutuhan energi pemanas air di rumah.

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tagihan Listrik Bisa Naik karena Pemanas Air? Begini Cara Memilih Sistem yang Lebih Efisien. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tagihan Listrik Bisa Naik karena Pemanas Air? Begini Cara Memilih Sistem yang Lebih Efisien. (Gambar: Ilustrasi AI)

Intiperistiwa.comPemanas air mulai menjadi pertimbangan ketika masyarakat membangun atau merenovasi rumah. Namun, penggunaan perangkat tersebut dapat menambah konsumsi energi rumah tangga. Karena itu, pemilik perlu menyesuaikan sistem dengan kebutuhan sehari-hari. Jumlah penghuni, frekuensi penggunaan, kapasitas, dan teknologi ikut menentukan kebutuhan energi.

Keluarga dengan empat orang tentu memiliki kebutuhan air panas berbeda dari rumah berpenghuni satu atau dua orang. Selain itu, frekuensi penggunaan turut memengaruhi kapasitas yang sesuai. Pemilik juga perlu memperhitungkan biaya energi dalam jangka panjang. Karena itu, harga perangkat sebaiknya bukan satu-satunya dasar pilihan.

Direktur Utama Inti Solar Yoseph Chandra menilai pemanas air kini mulai menjadi bagian dari utilitas properti. Menurutnya, masyarakat tidak lagi sekadar memandang perangkat tersebut sebagai pelengkap. Selain kebutuhan, perkembangan teknologi juga memberi lebih banyak pilihan kepada pemilik rumah. Yoseph menyampaikan pandangan itu saat menerima Properti Indonesia Award 2026.

“Pemanas air saat ini sudah jadi utilitas utama bagi properti bukan lagi sekadar tambahan atau pelengkap,” kata Yoseph saat menerima penghargaan Properti Indonesia Award (PIA) 2026 di Jakarta, Rabu (26/8/2026). Pernyataan tersebut menekankan perubahan kebutuhan pada sebuah properti. Karena itu, pemilik rumah perlu memilih teknologi sesuai kondisi masing-masing. Perhitungan konsumsi energi juga menjadi bagian penting sebelum membeli perangkat.

Pilih Pemanas Air Sesuai Kebutuhan Energi

Pemilik rumah memiliki beberapa pilihan teknologi untuk memenuhi kebutuhan air panas. Salah satunya ialah pemanas listrik yang relatif mudah masyarakat temukan dan gunakan. Namun, penggunaan rutin dapat menambah konsumsi listrik rumah tangga. Karena itu, keluarga perlu menghitung pola pemakaian sebelum menentukan kapasitas.

Alternatif lain ialah solar water heater yang memanfaatkan energi matahari. Menurut Yoseph, kondisi iklim Indonesia mendukung penggunaan teknologi tersebut. Selain itu, Indonesia menerima paparan sinar matahari dalam periode cukup panjang sepanjang tahun. Kondisi tersebut memberi pilihan lain bagi rumah yang membutuhkan air panas rutin.

Inti Solar menawarkan pemanas tenaga surya untuk rumah tangga dan properti dengan kebutuhan lebih besar. Untuk empat penghuni, perusahaan merekomendasikan kapasitas sekitar 100 liter pada pola penggunaan rutin. Sementara itu, kebutuhan yang lebih besar dapat menggunakan sistem hingga 300 liter. Pemilik tetap perlu menyesuaikan kapasitas dengan kebutuhan air panas sehari-hari.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Soroti Distribusi LPG 3 Kg, Minta Pengawasan dan Kuota Dievaluasi

Heat Pump Menjadi Pilihan Teknologi Lain

Selain tenaga surya, teknologi heat pump water heater juga mulai berkembang. Sistem tersebut memanfaatkan panas dari udara sekitar untuk memanaskan air. Sebaliknya, pemanas listrik konvensional memakai elemen untuk menghasilkan panas. Dengan demikian, kedua teknologi menggunakan mekanisme berbeda dalam memenuhi kebutuhan air panas.

Heat pump water heater juga dapat melayani properti dengan kebutuhan air panas lebih besar. Namun, pemilik tetap perlu memperhatikan kapasitas dan kondisi bangunan. Selain itu, pola penggunaan ikut menentukan pilihan sistem. Yoseph menilai kesesuaian teknologi menjadi hal penting bagi sebuah properti.

“Pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah sebuah properti membutuhkan pemanas air, tetapi sistem pemanas air seperti apa yang paling efisien dan paling sesuai untuk properti tersebut?” ujar Yoseph. Pernyataan itu menekankan pentingnya memilih sistem berdasarkan kebutuhan. Selain harga awal, pemilik perlu menghitung konsumsi energi. Kondisi rumah juga dapat memengaruhi pilihan teknologi.

Rencanakan Instalasi Sejak Awal

Pemilik yang masih membangun rumah dapat mempertimbangkan instalasi pemanas air sejak tahap perencanaan. Mereka perlu mengatur posisi tangki, jalur pipa, serta kapasitas sistem. Selain itu, kebutuhan listrik atau sumber energi perlu mengikuti desain rumah. Perencanaan sejak awal dapat mempermudah proses instalasi.

Langkah tersebut juga dapat mengurangi kebutuhan mengubah jalur pipa setelah pembangunan selesai. Sementara itu, pemilik rumah yang sudah jadi tetap memiliki beberapa pilihan. Mereka dapat menyesuaikan sistem dengan kondisi instalasi yang tersedia. Karena itu, karakter bangunan turut menentukan jenis pemanas air yang sesuai.

Jumlah penghuni juga perlu masuk dalam perhitungan sebelum pemilik menentukan kapasitas. Selain itu, pola penggunaan air panas memengaruhi kebutuhan harian. Rumah dengan kebutuhan besar tentu memerlukan sistem berbeda dari penggunaan sesekali. Dengan demikian, satu jenis perangkat belum tentu cocok untuk setiap rumah.

Baca Juga :  10 Wilayah dengan Suhu Terpanas di Dunia, Rekornya Mencapai 56,7°C

Teknologi Digital Mulai Masuk ke Sistem Pemanas Air

Yoseph mengatakan perkembangan pemanas air juga mengarah pada penggunaan sistem digital. Beberapa produk Inti Solar memakai pengendali berbasis Wi-Fi. Melalui sistem tersebut, pengguna dapat memantau suhu air menggunakan ponsel pintar. Selain itu, pengguna dapat mengaktifkan pemanas listrik cadangan ketika memerlukannya.

Fitur digital memberikan kontrol tambahan kepada pengguna terhadap perangkat. Namun, pemilik tetap perlu memprioritaskan kebutuhan utama sebelum memilih teknologi. Kapasitas, pola penggunaan, dan sumber energi tetap menjadi pertimbangan penting. Karena itu, fitur tambahan sebaiknya mengikuti kebutuhan masing-masing rumah.

Banyaknya pilihan teknologi membuat pemilik perlu menghitung kebutuhan sebelum membeli pemanas air. Jumlah penghuni dan pola penggunaan dapat menjadi dasar awal. Selanjutnya, pemilik perlu mempertimbangkan kapasitas, kondisi rumah, sumber energi, serta biaya penggunaan. Perhitungan tersebut membantu memilih pemanas air yang lebih sesuai dan efisien. (iD/*)


FAQ

Apakah pemanas air bisa menambah konsumsi listrik?

Pemanas listrik dapat menambah konsumsi energi rumah tangga. Besarnya kebutuhan bergantung pada kapasitas serta frekuensi penggunaan. Selain itu, jumlah penghuni juga memengaruhi kebutuhan air panas. Karena itu, pengguna perlu menyesuaikan perangkat dengan pola pemakaian.

Berapa kapasitas pemanas air untuk empat orang?

Inti Solar merekomendasikan sekitar 100 liter untuk empat penghuni dengan penggunaan rutin. Namun, kebutuhan setiap rumah dapat berbeda. Selain itu, pola pemakaian turut menentukan kapasitas yang sesuai. Sistem hingga 300 liter tersedia untuk kebutuhan yang lebih besar.

Apa perbedaan pemanas listrik dan heat pump?

Pemanas listrik memakai elemen untuk menghasilkan panas. Sementara itu, heat pump memanfaatkan panas dari udara sekitar. Karena itu, keduanya menggunakan mekanisme yang berbeda. Pemilik perlu menyesuaikan teknologi dengan kondisi properti.

Kapan sebaiknya merencanakan pemanas air?

Pemilik dapat merencanakan sistem sejak tahap pembangunan rumah. Dengan demikian, mereka dapat mengatur tangki dan jalur pipa sejak awal. Selain itu, kebutuhan energi dapat masuk dalam desain bangunan. Rumah yang sudah selesai tetap dapat menyesuaikan sistem dengan instalasi tersedia.

Berita Terkait

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya
Kelabang Sering Masuk Rumah? Ini 9 Cara Mengusirnya dan Pertolongan Saat Tergigit
Tarik Tunai ShopeePay Kini Bisa Lewat ATM, Tanpa Kartu dan Gratis Biaya Admin
Cara Memilih dan Menyimpan Telur Ayam agar Tetap Segar, Ini Saran Pakar UNS
Anak Mulai Dewasa, 5 Kebiasaan Ini Sebaiknya Dihentikan Orang Tua
Kucing Sering Buang Kotoran di Halaman? Tanam 5 Tanaman Ini agar Menjauh
12 Perangkat Elektronik Ini Diam-Diam Tetap Menyedot Listrik Meski Tidak Digunakan
Belajar dari Semut, Lebah, dan Kecoak, Begini Cara Mereka Mengambil Keputusan
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:00 WIB

Tagihan Listrik Bisa Naik karena Pemanas Air? Begini Cara Memilih Sistem yang Lebih Efisien

Sabtu, 5 September 2026 - 16:00 WIB

Kelabang Sering Masuk Rumah? Ini 9 Cara Mengusirnya dan Pertolongan Saat Tergigit

Selasa, 1 September 2026 - 21:00 WIB

Tarik Tunai ShopeePay Kini Bisa Lewat ATM, Tanpa Kartu dan Gratis Biaya Admin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Cara Memilih dan Menyimpan Telur Ayam agar Tetap Segar, Ini Saran Pakar UNS

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Anak Mulai Dewasa, 5 Kebiasaan Ini Sebaiknya Dihentikan Orang Tua

Berita Terbaru