Kelabang Sering Masuk Rumah? Ini 9 Cara Mengusirnya dan Pertolongan Saat Tergigit

Kenali penyebab kelabang masuk rumah, cara mengusirnya, hingga langkah pertolongan pertama setelah mengalami gigitan.

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kelabang Sering Masuk Rumah? Ini 9 Cara Mengusirnya dan Pertolongan Saat Tergigit. (Gambar: Ilustrasi AI)

Kelabang Sering Masuk Rumah? Ini 9 Cara Mengusirnya dan Pertolongan Saat Tergigit. (Gambar: Ilustrasi AI)

Intiperistiwa.comKelabang yang tiba-tiba muncul di lantai rumah sering membuat penghuni merasa takut dan tidak nyaman. Karena itu, mengetahui cara mengusir kelabang dapat membantu menjaga kenyamanan area hunian. Kelabang atau lipan termasuk artropoda tanpa tulang belakang dengan gerakan sangat lincah. Meski memangsa serangga lain, keberadaannya di dalam rumah tetap dapat mengganggu penghuni.

Kelabang juga dapat menyuntikkan racun melalui capit dekat kepalanya ketika merasa terancam. Karena itu, penghuni sebaiknya tidak mengusir hewan tersebut secara kasar. Selain mengendalikan kelabang, penghuni perlu memahami berbagai faktor yang membuatnya masuk rumah. Pengetahuan tersebut dapat membantu mencegah kelabang kembali muncul.

Mengapa Kelabang Suka Masuk ke Dalam Rumah?

Kelabang menyukai lingkungan hangat, lembap, dan gelap. Karena itu, kamar mandi, dapur, saluran air, dan celah dinding sering menjadi tempat yang menarik. Selain itu, tumpukan pakaian basah dapat menyediakan tempat persembunyian. Kondisi lembap juga membuat beberapa bagian rumah lebih nyaman bagi kelabang.

Ketersediaan sumber makanan turut menarik kelabang masuk rumah. Sebagai predator, kelabang memburu kecoa, semut, rayap, dan cacing. Karena itu, banyaknya serangga kecil dapat membuat kelabang bertahan lebih lama. Kelabang akan mencari lokasi lain ketika sumber makanannya berkurang.

Celah kecil pada rumah juga membuka jalan bagi kelabang dari luar. Misalnya, kelabang dapat masuk melalui bawah pintu, retakan dinding, atau jendela yang tidak rapat. Selain itu, tumpukan barang dapat menyediakan tempat berlindung bagi hewan tersebut. Kelabang yang aktif malam hari biasanya bersembunyi pada siang hari.

Tumpukan dedaunan kering dan kayu lapuk di luar rumah juga dapat menjadi tempat kelabang. Kemudian, hewan tersebut dapat bergerak menuju area dalam rumah melalui celah terbuka. Tumpukan pakaian atau barang juga menyediakan tempat gelap untuk bersembunyi. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam pencegahan.

9 Cara Mengusir Kelabang dari Rumah

Beberapa langkah sederhana dapat membantu penghuni mengurangi kemunculan kelabang. Cara mengusir kelabang sebaiknya juga menyasar akses masuk, kelembapan, dan sumber makanan. Selain itu, penghuni dapat memanfaatkan sejumlah bahan yang sumber rekomendasikan. Berikut sembilan cara yang dapat Anda coba.

  1. Tutup semua retakan dan celah rumah. Periksa dinding, kusen pintu, jendela, dan sudut ruangan secara menyeluruh. Kemudian, tutup retakan atau lubang menggunakan dempul maupun semen. Langkah tersebut dapat membatasi akses kelabang dari luar. Selain itu, pastikan pintu dan jendela tidak memiliki celah terbuka.
  2. Taburkan garam dapur pada area lembap. Sumber menyebut garam sebagai salah satu bahan untuk mengusir kelabang. Taburkan sedikit garam pada area lembap atau celah yang sering kelabang lewati. Selain itu, Anda dapat menaruhnya pada lokasi kelabang sering muncul. Jika memiliki hewan peliharaan, pilih area aman agar mereka tidak menelan garam.
  3. Gunakan irisan daun pandan. Sumber menyebut aroma pandan dapat membuat kelabang menjauh. Iris beberapa lembar daun pandan segar menjadi bagian tipis. Kemudian, masukkan irisan tersebut ke mangkuk atau wadah terbuka. Letakkan wadah di kamar mandi, bawah wastafel, atau tempat lembap lainnya.
  4. Manfaatkan serai wangi atau citronella. Serai wangi menghasilkan aroma kuat yang dapat mengganggu kelabang. Memarkan beberapa batang serai sebelum menaruhnya pada jalur kelabang. Selain itu, sumber menyebut produk karbol atau semprotan ekstrak serai sebagai alternatif. Anda dapat memilih cara yang sesuai dengan kondisi rumah.
  5. Semprotkan minyak peppermint atau minyak esensial. Sumber menyebut minyak peppermint dapat mengganggu kelabang melalui aromanya yang kuat. Campurkan beberapa tetes minyak peppermint dengan sedikit air. Kemudian, masukkan campuran tersebut ke botol semprot. Semprotkan pada area kelabang sering muncul atau sekitar celah pintu dan jendela.
  6. Bersihkan saluran air dengan cuka putih atau pemutih. Saluran kamar mandi dan dapur sering menjadi jalur masuk kelabang. Sumber menyarankan sekitar 350 mililiter cuka putih untuk saluran air. Sebagai alternatif, sumber menyebut campuran pemutih dan air dengan perbandingan 50:50. Tuangkan pilihan cairan tersebut ke saluran sesuai cara yang sumber jelaskan.
  7. Letakkan kapur barus di tempat tersembunyi. Kapur barus mengandung naftalena yang menghasilkan gas ketika menguap. Sumber menyebut zat tersebut dapat memberi efek pada kelabang. Karena itu, letakkan kapur barus pada area gelap dan lembap. Misalnya, pilih bawah lemari, belakang mesin cuci, atau sudut gudang.
  8. Sebarkan tanah diatom di sekitar fondasi rumah. Cara ini dapat menjadi pilihan jika kelabang sering datang dari kebun. Taburkan tanah diatom di sekeliling fondasi luar rumah. Menurut sumber, bubuk tersebut menyerap kelembapan tubuh kelabang ketika hewan melewatinya. Proses itu kemudian dapat membuat kelabang mengalami dehidrasi.
  9. Kurangi sumber makanan utama kelabang. Cara mengusir kelabang juga perlu menyasar serangga yang menjadi mangsanya. Karena itu, kendalikan kecoa, semut, dan rayap secara rutin. Tanpa banyak mangsa, kelabang akan mencari lokasi berburu lainnya. Langkah tersebut juga dapat mengurangi alasan kelabang menetap di rumah.
Baca Juga :  Prabowo Tambah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan dan Papua, Ini Daerah yang Jadi Prioritas

Gejala Gigitan Kelabang yang Perlu Diwaspadai

Kelabang umumnya menghindari manusia, tetapi hewan tersebut dapat menyerang ketika merasa terhimpit. Kejadian juga dapat muncul jika seseorang tanpa sengaja menindih kelabang saat tidur. Kelabang menggunakan capit beracun dekat kepalanya ketika menyerang. Setelah itu, kulit dapat menunjukkan beberapa tanda.

Gigitan kelabang biasanya meninggalkan dua titik merah kecil menyerupai huruf V. Selain itu, korban dapat merasakan nyeri pada sekitar luka. Bengkak dan kemerahan juga dapat muncul setelah serangan. Sebagian korban turut mengalami perdarahan ringan pada lokasi tusukan.

Gejala lainnya mencakup gatal, sensasi terbakar, atau rasa berdenyut. Kulit juga dapat terasa mengeras atau mengalami mati rasa ringan. Namun, kondisi setiap orang dapat menunjukkan tingkat keluhan berbeda. Karena itu, korban perlu memperhatikan perkembangan gejala setelah serangan.

Baca Juga :  3 Tanaman Hias Pengusir Nyamuk, Rumah Wangi Tanpa Cairan Serangga

Pada beberapa individu sensitif, racun kelabang dapat memicu reaksi alergi berat. Sumber menyebut pembengkakan wajah, biduran, dan ruam luas sebagai beberapa tanda. Selain itu, sesak napas, pusing berat, nyeri dada, atau kehilangan kesadaran memerlukan perhatian segera. Kondisi seperti itu membutuhkan pertolongan medis darurat.

Pertolongan Pertama Saat Tergigit Kelabang

Jika kelabang menyerang, segera bersihkan area luka menggunakan sabun antibakteri dan air mengalir. Sumber menyarankan korban menghindari penggunaan alkohol medis pada kulit yang terluka. Selanjutnya, perhatikan kondisi luka dan perkembangan rasa nyeri. Langkah awal tersebut membantu menjaga kebersihan area serangan.

Sumber juga menyarankan penggunaan air hangat untuk membantu meredakan nyeri. Gunakan air dengan suhu sekitar 35 hingga 45 derajat Celsius. Menurut sumber, suhu hangat membantu memengaruhi komponen protein pada racun. Selanjutnya, korban dapat memantau perubahan rasa sakit pada area tersebut.

Kompres dingin juga dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa berdenyut. Bungkus es batu menggunakan kain bersih sebelum menempelkannya pada kulit. Kemudian, lakukan kompres selama 10 menit dan hentikan selama 10 menit. Ulangi proses tersebut beberapa kali sesuai kebutuhan.

Korban juga perlu memeriksa area luka secara berkala. Perhatikan tanda seperti nanah atau perubahan warna kulit yang tidak biasa. Selain itu, sumber menyebut parasetamol atau antihistamin sebagai pilihan sesuai petunjuk kemasan. Gunakan obat tersebut hanya ketika diperlukan sesuai arahan pada kemasannya.

Jika kelabang masih berada di sekitar korban, segera jauhkan hewan tersebut dengan hati-hati. Kelabang dapat menyerang beberapa kali ketika merasa terancam. Kemudian, pantau gejala selama 24 hingga 48 jam. Segera kunjungi klinik atau rumah sakit jika nyeri tidak membaik.

Sesak napas dan pusing juga menjadi tanda yang memerlukan perhatian medis. Selain itu, korban perlu segera mencari pertolongan ketika kondisi tubuh memburuk. Jangan menunda pemeriksaan jika gejala berat mulai muncul. Tenaga kesehatan dapat memberikan penanganan sesuai kondisi korban.

Cara Mencegah Kelabang Kembali Masuk Rumah

Kebersihan menjadi salah satu kunci untuk mencegah kelabang kembali muncul. Bersihkan kamar mandi, dapur, saluran air, keset, dan bagian dalam sepatu secara rutin. Selain itu, kurangi tumpukan barang yang menyediakan tempat persembunyian. Langkah tersebut dapat mendukung cara mengusir kelabang secara lebih menyeluruh.

Pemilik rumah dengan halaman juga perlu menjaga kondisi kebun. Bersihkan tumpukan dedaunan kering, kayu lapuk, dan sampah secara berkala. Selain itu, kurangi area lembap yang berpotensi menjadi tempat kelabang. Lingkungan yang lebih bersih dapat mengurangi lokasi persembunyian hewan tersebut.

Jika kelabang tetap muncul dalam jumlah banyak, penghuni dapat mempertimbangkan jasa pengendalian hama profesional. Langkah tersebut dapat menjadi pilihan setelah berbagai metode rumah tangga tidak mengatasi gangguan. Selain itu, penghuni tetap perlu menjaga kebersihan dan menutup akses masuk. Konsistensi menjadi bagian penting dalam cara mengusir kelabang dan mencegahnya kembali. (iD/*)

Berita Terkait

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya
Tarik Tunai ShopeePay Kini Bisa Lewat ATM, Tanpa Kartu dan Gratis Biaya Admin
Cara Memilih dan Menyimpan Telur Ayam agar Tetap Segar, Ini Saran Pakar UNS
Anak Mulai Dewasa, 5 Kebiasaan Ini Sebaiknya Dihentikan Orang Tua
Kucing Sering Buang Kotoran di Halaman? Tanam 5 Tanaman Ini agar Menjauh
12 Perangkat Elektronik Ini Diam-Diam Tetap Menyedot Listrik Meski Tidak Digunakan
Belajar dari Semut, Lebah, dan Kecoak, Begini Cara Mereka Mengambil Keputusan
Cara Bikin Poster HUT ke-81 RI Pakai AI, Ini 8 Prompt yang Bisa Dicoba
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:00 WIB

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Sabtu, 5 September 2026 - 16:00 WIB

Kelabang Sering Masuk Rumah? Ini 9 Cara Mengusirnya dan Pertolongan Saat Tergigit

Selasa, 1 September 2026 - 21:00 WIB

Tarik Tunai ShopeePay Kini Bisa Lewat ATM, Tanpa Kartu dan Gratis Biaya Admin

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Cara Memilih dan Menyimpan Telur Ayam agar Tetap Segar, Ini Saran Pakar UNS

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Anak Mulai Dewasa, 5 Kebiasaan Ini Sebaiknya Dihentikan Orang Tua

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB