Intiperistiwa.com – Program sampah elektronik ByeByeBox memberikan kesempatan memperoleh kuota internet hingga 1,5 GB. Pengguna XL, Axis, dan Smartfren dapat mengikuti program tersebut selama masa aktivasi. Program ini mengajak masyarakat mengumpulkan perangkat elektronik kecil yang sudah tidak terpakai.
ByeByeBox hadir sebagai E-Waste Reverse Vending Machine pertama melalui kolaborasi sejumlah pihak. Program tersebut melibatkan XL Smart, Remind, Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB, dan Institut Teknologi Bandung. Selain itu, GSMA serta BAPPENAS turut terlibat dalam kolaborasi tersebut.
Masyarakat dapat membuang sejumlah perangkat elektronik kecil melalui mesin ByeByeBox. Perangkat tersebut mencakup HP bekas, charger, earphone, kabel, dan power bank. Kemudian, peserta juga dapat membawa barang elektronik kecil lainnya yang sudah tidak digunakan.
Program berlangsung pada 14–28 September 2026. Pengelola mengawali kegiatan melalui peluncuran di Aula Timur ITB pada 14 September 2026. Selanjutnya, pengelola menjalankan aktivasi ByeByeBox di area kampus hingga 28 September 2026.
Bonus Kuota dari Sampah Elektronik ByeByeBox
Selama aktivasi di ITB, pengguna XL, Axis, dan Smartfren berkesempatan memperoleh bonus kuota utama. Besaran kuota mengikuti berat e-waste yang peserta kumpulkan melalui ByeByeBox. Karena itu, peserta perlu memperhatikan berat perangkat elektronik yang mereka serahkan.
Peserta mendapat bonus 500 MB jika mengumpulkan e-waste dengan berat di bawah 1 kilogram. Sementara itu, peserta memperoleh 1 GB ketika mengumpulkan e-waste seberat 1–2 kilogram. Kemudian, pengumpulan e-waste di atas 2 kilogram memberikan bonus kuota sebesar 1,5 GB.
Peserta dapat menggunakan kuota tersebut selama satu hari. Untuk memperoleh bonus, peserta perlu melakukan penukaran atau redeem melalui booth yang tersedia. Booth tersebut berada di area ByeByeBox selama periode aktivasi berlangsung.
Peserta yang belum menggunakan XL, Axis, maupun Smartfren juga tetap memiliki kesempatan mengikuti program. Mereka dapat memperoleh eSim yang tersedia selama masa aktivasi. Selanjutnya, pengelola akan mengirimkan detail proses penukaran melalui email.
Cara Membuang Sampah Elektronik di ByeByeBox
Pengguna cukup membawa perangkat elektronik kecil yang sudah tidak digunakan ke mesin ByeByeBox. Setelah itu, pengguna perlu mengisi data atau memindai barcode jika sudah login ke aplikasi Remind Go. Proses tersebut menjadi tahap awal sebelum mesin menerima perangkat elektronik.
Selanjutnya, pengguna perlu berfoto bersama barang elektronik yang ingin mereka buang. Kemudian, mesin ByeByeBox memvalidasi barang menggunakan kamera dan teknologi AI. Setelah proses validasi, mesin menimbang perangkat secara otomatis.
Berikutnya, mesin menerima barang tersebut dan sistem Remind mencatat datanya. Proses ini membuat setiap e-waste yang masuk dapat tercatat dalam sistem. Selain itu, data tersebut mendukung pengukuran dampak program secara keseluruhan.
Adapun proses tersebut membuat pengguna dapat membuang perangkat elektronik melalui tahapan yang sederhana. Pengguna juga memperoleh informasi mengenai berat e-waste yang mereka kumpulkan. Dengan begitu, berat tersebut menjadi dasar penghitungan bonus kuota bagi pengguna yang memenuhi ketentuan.
Target Pengumpulan E-Waste ByeByeBox
Direktur & Chief Regulatory Officer XL Smart Merza Fachys menyampaikan tujuan program tersebut. Ia menyampaikannya saat acara launching sustainability ByeByeBox, Senin (14/9/2026). Acara tersebut berlangsung di Aula Timur Kampus Institut Teknologi Bandung, Ganesha.
“Pertumbuhan konektivitas dan teknologi digital perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam mengelola dampak lingkungannya. Melalui ByeByeBox, kami ingin membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah, dekat, dan relevan bagi generasi muda. Program ini menjadi bagian dari perjalanan XL Smart dalam membangun ekosistem digital yang semakin bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Direktur & Chief Regulatory Officer XL Smart Merza Fachys, di acara launching sustainability ByeByeBox, Senin (14/9/2026), di Aula Timur Kampus Institut Teknologi Bandung, Ganesha.
Dalam tahap pertama kampanye, XL Smart dan Remind menargetkan pengumpulan 600 kilogram e-waste. Tahap pertama kampanye tersebut berlangsung hingga November 2026. Seluruh e-waste yang terkumpul akan masuk dalam pencatatan program.
Pengelola kemudian mencatat dan mengukur seluruh e-waste yang terkumpul. Data tersebut menjadi bagian dari pengukuran dampak program secara keseluruhan. Dengan demikian, pengelola dapat menggunakan data tersebut dalam proses pengukuran program.
Program sampah elektronik ByeByeBox berlangsung di area kampus ITB hingga 28 September 2026. Pengguna XL, Axis, dan Smartfren dapat memperoleh bonus kuota berdasarkan berat e-waste yang mereka kumpulkan. (iD/*)
FAQ
1. Apa itu sampah elektronik ByeByeBox?
Sampah elektronik ByeByeBox merupakan program pengumpulan e-waste melalui E-Waste Reverse Vending Machine. Program tersebut berlangsung melalui kolaborasi XL Smart, Remind, ITB, GSMA, BAPPENAS, dan Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB.
2. Berapa bonus kuota yang bisa diperoleh?
Peserta bisa memperoleh bonus 500 MB untuk e-waste di bawah 1 kilogram. Selanjutnya, peserta mendapat 1 GB untuk 1–2 kilogram dan 1,5 GB di atas 2 kilogram.
3. Apa saja barang yang dapat dibuang di ByeByeBox?
Peserta dapat membawa HP bekas, charger, earphone, kabel, power bank, dan perangkat elektronik kecil lainnya.
4. Kapan program ByeByeBox di ITB berlangsung?
Program berlangsung pada 14–28 September 2026. Peluncuran program berlangsung di Aula Timur ITB pada 14 September 2026.
5. Berapa target pengumpulan e-waste tahap pertama?
XL Smart dan Remind menargetkan pengumpulan 600 kilogram e-waste. Tahap pertama kampanye tersebut berlangsung hingga November 2026.











Komentar