Intiperistiwa.com – Pencapaian di French Open 2026 memberi Moh. Zaki Ubaidillah tonggak baru dalam perjalanan kariernya. Pebulu tangkis tunggal putra yang akrab disapa Ubed itu untuk pertama kalinya menembus perempat final turnamen BWF World Tour Super 750. Capaian tersebut hadir setelah ia melewati persaingan ketat melawan wakil Jepang, Koki Watanabe. Meski menang dua gim langsung, Ubed mengakui pertandingan itu menuntut konsentrasi dan kemampuan mengendalikan tempo. Pengalaman ini juga menjadi bekal penting bagi peraih medali emas Asian Games 2026 tersebut untuk melanjutkan perjuangannya menuju semifinal.
Babak delapan besar menghadirkan tantangan berikutnya bagi Ubed. Ia masih menunggu pemenang pertandingan antara dua wakil Taiwan, Chi Yu Jen dan Chou Tien Chen. Kedua pemain itu pernah menjadi lawannya di Taipei Open 2025, tetapi pertemuan tersebut menghasilkan catatan berbeda. Ubed berhasil mengalahkan Chi dalam pertandingan tiga gim, sedangkan Chou mengalahkannya setelah melalui persaingan ketat. Karena itu, Ubed ingin mempelajari kembali permainan calon lawannya sebelum bertanding demi menjaga peluang melangkah lebih jauh di Paris.
Ubed Tumbangkan Koki Watanabe di French Open 2026
Ubed menyelesaikan pertandingan babak kedua French Open 2026 pada Kamis (22/10/2026). Di Arena Grand Paris, ia menundukkan tunggal putra Jepang, Koki Watanabe, dengan skor 21-17 dan 21-14.
Kemenangan dua gim langsung tersebut memastikan langkah Ubed menuju perempat final. Hasil ini sekaligus menandai pencapaian pertamanya di babak delapan besar turnamen Super 750.
Dalam keterangan yang dikutip tim Humas dan Media PP PBSI melalui laporan PB Djarum, Ubed mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian tersebut. Namun, ia menegaskan belum ingin berpuas diri.
“Bersyukur dan senang bisa ke perempatfinal pertama di Super 750 tapi belum puas juga, saya akan berusaha dan bersiap lagi untuk besok. Semoga bisa memberikan yang terbaik dan melaju ke semifinal,” kata Ubed.
Pernyataan itu menunjukkan target Ubed tidak berhenti pada keberhasilan mencapai delapan besar. Ia ingin mempersiapkan diri kembali agar dapat melanjutkan langkah menuju semifinal.
Ubed Akui Sempat Kesulitan Menghadapi Tempo Permainan
Ubed mengaku pertandingan melawan Watanabe tidak berjalan mudah. Kedua pemain bersaing ketat sejak gim pertama, sehingga Ubed harus menyesuaikan tempo untuk mengamankan keunggulan.
“Di gim pertama sempat kejar-kejaran lalu saya sedikit menaikkan tempo permainan fokus saya,” ujarnya.
Memasuki gim kedua, Ubed sempat kehilangan kendali ketika Watanabe mempercepat permainan. Perubahan tempo itu membuat lawannya menjauh dalam perolehan angka.
“Di gim kedua awal tadi ada sedikit kecolongan tempo karena lawan mempercepat permainan dan poinnya menjauh.”
Ubed kemudian berusaha mengendalikan situasi dengan meningkatkan fokus dan menjaga ketenangan. Ia terus mengejar angka hingga kembali menguasai jalannya pertandingan.
“Tapi saya berusaha lebih fokus dan lebih tenang di posisi tertinggal itu dan alhamdulillah dapet poin per poin dan bisa kembali memegang keadaan,” lanjutnya.
Kemampuan menjaga konsentrasi saat tertinggal membantu Ubed menyelesaikan pertandingan dalam dua gim. Kini, ia perlu mempertahankan pendekatan tersebut saat menghadapi lawan berikutnya.
Ubed Menunggu Calon Lawan dari Taiwan
Ubed akan menghadapi pemenang pertandingan antara Chi Yu Jen dan Chou Tien Chen pada babak perempat final. Saat menyampaikan keterangannya seusai laga melawan Watanabe, ia masih menunggu hasil pertandingan kedua pemain Taiwan tersebut.
Ubed sudah memiliki pengalaman menghadapi keduanya di Taipei Open 2025. Saat bertemu Chi Yu Jen, ia bangkit setelah kalah pada gim pertama dan akhirnya menang dengan skor 9-21, 21-17, 21-11.
Namun, Ubed mendapat hasil berbeda saat menghadapi Chou Tien Chen di turnamen yang sama. Ia kalah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-16, 18-21, 19-21.
Pengalaman dari dua pertemuan tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum memasuki babak delapan besar. Ubed menegaskan kesiapannya untuk mempelajari kembali permainan calon lawan.
“Saya akan belajar lagi karena sudah pernah bertemu mereka sebelumnya,” kata Ubed.
Ubed kini membidik kesempatan untuk melanjutkan perjalanan di French Open 2026. Setelah mencatat pencapaian perdana di perempat final Super 750, ia ingin mempertahankan penampilan terbaiknya dan memperjuangkan tempat di semifinal. (iD/*)











Komentar