Intiperistiwa.com – Nuria Ewako Nareswari terus mematangkan persiapan menuju OMI Provinsi Jambi. Siswi MTs Negeri 6 Kerinci itu berhasil melaju sebagai peserta Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat provinsi. Menjelang keberangkatannya ke Jambi, Nuria mengikuti bimbingan akhir sebagai persiapan menghadapi seleksi. Seleksi tingkat Provinsi Jambi akan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bimbingan akhir menjadi kesempatan bagi Nuria untuk kembali memperkuat penguasaan materi. Selain itu, ia mengasah kemampuan berpikir sebelum menghadapi peserta dari berbagai madrasah. Persiapan tersebut juga membantu Nuria membangun kesiapan mental menjelang kompetisi. Karena itu, setiap tahapan belajar ia manfaatkan untuk memperkuat persiapan.
Selama mengikuti bimbingan, Nuria menjalankan arahan dan pendalaman materi dengan penuh kesungguhan. Ia memanfaatkan setiap kesempatan belajar untuk meningkatkan kesiapan menghadapi seleksi. Kemudian, ia terus mengasah kemampuan sebagai bekal menuju tingkat provinsi. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Nuria mengikuti OMI Provinsi Jambi.
Bagi Nuria, perjalanan menuju tingkat provinsi tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir. Ia juga membawa pengalaman berkompetisi dan keberanian untuk mencoba kemampuan. Selain itu, ajang tersebut memberi ruang bagi Nuria untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Pada saat yang sama, ia membawa nama MTs Negeri 6 Kerinci dalam kompetisi tersebut.
Dukungan MTs Negeri 6 Kerinci untuk OMI Provinsi Jambi
Keberhasilan Nuria melaju ke tingkat provinsi menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTs Negeri 6 Kerinci. Perjalanan tersebut juga mencerminkan kerja keras dan ketekunan dalam menjalani persiapan. Bimbingan guru turut mendukung proses yang Nuria jalani menjelang seleksi. Sementara itu, keluarga memberikan dukungan agar Nuria dapat mengembangkan potensinya.
Kepala MTs Negeri 6 Kerinci bersama seluruh PTK menyampaikan dukungan dan doa terbaik untuk Nuria. Dukungan tersebut mengiringi persiapannya sebelum berangkat menuju Jambi. Selain itu, mereka mendorong Nuria agar mengikuti seleksi dengan kemampuan terbaik. Nuria juga mendapat semangat untuk tetap percaya diri selama menjalani proses.
Dalam semangat persiapan tersebut, terdapat pesan yang terus mengiringi langkah Nuria. “Yang terpenting adalah berusaha dengan sungguh-sungguh, tetap percaya diri dan jangan lupa berdoa. Apa pun hasilnya nanti, pengalaman ini sudah menjadi bagian penting dalam perjalanan Nuria,” menjadi bagian dari semangat persiapannya. Pesan itu menekankan usaha, kepercayaan diri, doa, dan pengalaman dalam mengikuti kompetisi. Karena itu, Nuria menghadapi OMI dengan semangat yang terus ia bangun.
Bagi keluarga besar MTs Negeri 6 Kerinci, Nuria bukan sekadar peserta OMI. Ia juga menjadi representasi madrasah pada ajang tingkat Provinsi Jambi. Selain itu, Nuria membawa harapan dan semangat dari seluruh warga madrasah. Dukungan tersebut terus menyertai langkahnya menjelang seleksi.
Seleksi OMI Provinsi Jambi Berlangsung 5 Oktober
Setelah mengikuti bimbingan akhir, Nuria kini bersiap menuju Jambi. Ia akan mengikuti seleksi OMI tingkat provinsi pada Senin, 5 Oktober 2026. Karena itu, penguasaan materi dan kesiapan mental menjadi bagian penting dalam persiapannya. Nuria juga membawa doa dari keluarga besar MTs Negeri 6 Kerinci.
Perjalanan menuju tingkat provinsi memberikan pengalaman berharga bagi Nuria dalam mengikuti kompetisi. Ia akan bertemu dengan peserta-peserta terbaik dari berbagai madrasah di Provinsi Jambi. Selain itu, ajang tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan yang telah ia persiapkan. Setiap tahapan juga menjadi pengalaman dalam menjalani persaingan.
Keluarga besar MTs Negeri 6 Kerinci berharap Nuria mampu memberikan kemampuan terbaik selama seleksi. Mereka juga berharap perjuangannya di Jambi berjalan dengan baik. Jika mendapat kesempatan, Nuria diharapkan dapat melanjutkan perjalanan hingga tingkat nasional. Harapan tersebut menjadi bagian dari dukungan yang terus mengiringi persiapannya.
Kini, langkah Nuria semakin dekat menuju seleksi OMI Provinsi Jambi. Ia membawa ilmu, keberanian, semangat, dan doa dari madrasah. Seluruh keluarga besar MTs Negeri 6 Kerinci terus mendukung perjuangannya. (iD/*)











Komentar