Ternyata Kencur Tak Hanya untuk Jamu, Khasiatnya Bisa Bantu Turunkan Kolesterol dan Jaga Pencernaan

Rempah tradisional ini menyimpan beragam manfaat kesehatan yang masih jarang diketahui.

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ternyata Kencur Tak Hanya untuk Jamu, Khasiatnya Bisa Bantu Turunkan Kolesterol dan Jaga Pencernaan. (Foto: naturalfarm)

Ternyata Kencur Tak Hanya untuk Jamu, Khasiatnya Bisa Bantu Turunkan Kolesterol dan Jaga Pencernaan. (Foto: naturalfarm)

Intiperistiwa.comKencur menjadi salah satu tanaman herbal yang banyak di manfaatkan masyarakat Indonesia. Selain mudah di temukan, rempah ini juga sering hadir dalam berbagai racikan jamu tradisional. Karena itu, kencur tetap populer sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan.

Tanaman ini mengandung minyak atsiri dan senyawa alkaloid yang cukup melimpah. Kedua kandungan tersebut berperan dalam mendukung berbagai fungsi tubuh. Oleh sebab itu, banyak orang memanfaatkan kencur sebagai pelengkap pola hidup sehat.

Membantu Menjaga Kadar Kolesterol

Salah satu manfaat kencur yang cukup di kenal berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kencur di percaya membantu mengendalikan kadar lemak dalam darah sehingga tubuh dapat bekerja lebih optimal.

Selain itu, kencur mendukung produksi empedu dalam tubuh. Cairan empedu berfungsi membantu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi. Di sisi lain, empedu juga membantu tubuh mengeluarkan zat sisa, termasuk kolesterol yang berlebihan.

Baca Juga :  Update Kode Redeem FF Terbaru 20 Juli 2026, Klaim Bundle, Skin Senjata, hingga Diamond Gratis

Meski demikian, kencur tidak dapat menggantikan pengobatan medis. Karena itu, penderita kolesterol tinggi tetap perlu menjaga pola makan dan rutin berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Membantu Meredakan Keluhan Menstruasi

Masyarakat Thailand telah lama memanfaatkan kencur dalam pengobatan tradisional. Mereka menggunakan tanaman ini untuk membantu mengatasi gangguan menstruasi dan masalah pencernaan.

Selain itu, berbagai ramuan berbahan dasar kencur juga sering di gunakan untuk membantu meredakan keluhan kesehatan lainnya. Beberapa di antaranya meliputi demam, amebiasis, memar, bengkak, jerawat, sakit kepala, rematik, sakit gigi, hingga pilek.

Karena manfaatnya yang beragam, kencur masih menjadi pilihan dalam pengobatan tradisional di berbagai wilayah Asia. Namun, penggunaannya tetap perlu di sesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Mendukung Pemulihan Saat Diare

Kencur mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Kandungan tersebut membantu tubuh menghadapi gangguan yang muncul akibat infeksi pada saluran pencernaan.

Baca Juga :  10 Ciri-Ciri Orang Bermental Kuat, Mampu Hadapi Masalah dan Belajar dari Pengalaman

Sebagian besar kasus diare terjadi akibat infeksi bakteri, virus, atau parasit. Oleh karena itu, kandungan alami dalam kencur di percaya dapat membantu menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab gangguan tersebut.

Selain membantu meredakan diare, jamu beras kencur juga mendukung kebutuhan cairan tubuh. Dengan demikian, tubuh memiliki perlindungan tambahan dari risiko dehidrasi selama masa pemulihan.

Konsumsi Secara Bijak

Kencur menawarkan berbagai manfaat yang menarik bagi kesehatan. Namun, setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda sehingga respons terhadap herbal juga dapat bervariasi.

Karena itu, konsumsi kencur sebaiknya tetap dalam jumlah wajar. Selain menjaga pola makan sehat, konsultasi dengan tenaga kesehatan juga penting, terutama bagi seseorang yang memiliki penyakit tertentu atau mengonsumsi obat rutin.(id/*)

Berita Terkait

Mimpi Saat Demam Terasa Aneh dan Menakutkan? Pakar Jelaskan Penyebabnya
Pasta Gigi SLS atau Non-SLS, Mana yang Lebih Baik untuk Gigi dan Mulut?
Mau Iuran BPJS Ditanggung Pemerintah? Ini Syarat dan Cara Pindah dari BPJS Mandiri ke PBI
Kencing Tak Tuntas Jangan Diabaikan, Dokter Ingatkan Dampaknya terhadap Fungsi Ginjal
Waktu Tidur Ideal Tak Selalu 8 Jam, Studi Ungkap Kebutuhan Tiap Orang Berbeda-beda
BPJS Kesehatan dan Asuransi Komersial Kini Bisa Dipakai Bersamaan, Begini Mekanismenya
2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas, dan 1 Labkesda di Kerinci Berstatus BLUD, Layanan Lebih Fleksibel
Bahaya Asap Karhutla, Kemenkes Ingatkan Risiko Gangguan Pernapasan hingga Jantung
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Mimpi Saat Demam Terasa Aneh dan Menakutkan? Pakar Jelaskan Penyebabnya

Senin, 7 September 2026 - 13:00 WIB

Mau Iuran BPJS Ditanggung Pemerintah? Ini Syarat dan Cara Pindah dari BPJS Mandiri ke PBI

Minggu, 6 September 2026 - 07:00 WIB

Kencing Tak Tuntas Jangan Diabaikan, Dokter Ingatkan Dampaknya terhadap Fungsi Ginjal

Sabtu, 5 September 2026 - 22:00 WIB

Waktu Tidur Ideal Tak Selalu 8 Jam, Studi Ungkap Kebutuhan Tiap Orang Berbeda-beda

Sabtu, 5 September 2026 - 07:00 WIB

BPJS Kesehatan dan Asuransi Komersial Kini Bisa Dipakai Bersamaan, Begini Mekanismenya

Berita Terbaru