Intiperistiwa.com – Lembaga pemeringkatan Times Higher Education (THE) resmi mengumumkan THE Sustainability Impact Rankings 2026. Pemeringkatan tersebut menilai komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Tahun ini, THE mengevaluasi 1.646 universitas dari 116 negara dan wilayah. Universitas Manchester, Inggris, menempati posisi pertama dunia. Sementara itu, Universitas Airlangga (Unair) mencatat prestasi membanggakan dengan menempati peringkat ke-15 dunia.
Penilaian THE mencakup 17 tujuan SDGs. Indikator tersebut meliputi pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesehatan, aksi iklim, kesetaraan gender, hingga kemitraan global. Karena itu, hasil pemeringkatan tidak hanya menilai kualitas akademik, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.
Unair Jadi Kampus Indonesia Terbaik
Universitas Airlangga menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan posisi tertinggi pada pemeringkatan tahun ini. Kampus tersebut unggul dalam indikator pengentasan kemiskinan, kesehatan dan kesejahteraan, serta air bersih dan sanitasi. Selain itu, Unair meraih skor total 95,7, tertinggi di Indonesia.
Capaian tersebut menempatkan Unair di jajaran universitas terbaik dunia dalam bidang keberlanjutan. Prestasi itu sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional. Oleh sebab itu, Unair menjadi sorotan dalam pemeringkatan THE tahun ini.
Daftar 20 Universitas Terbaik Indonesia
Berikut 20 universitas terbaik di Indonesia versi THE Sustainability Impact Rankings 2026:
- Universitas Airlangga – Peringkat dunia 15 | Skor 95,7.
- Universitas Indonesia – Peringkat dunia =31 | Skor 94.
- Universitas Gadjah Mada – Peringkat dunia =41 | Skor 93,2.
- IPB University – Peringkat dunia 62 | Skor 91,6.
- Universitas Padjadjaran – Peringkat dunia =100 | Skor 89,3.
- BINUS University – Peringkat dunia 101–200 | Skor 82,3–89,2.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Peringkat dunia 101–200 | Skor 82,3–89,2.
- Universitas Sebelas Maret (UNS) – Peringkat dunia 101–200 | Skor 82,3–89,2.
- Universitas Diponegoro – Peringkat dunia 201–300 | Skor 77,5–82,2.
- Universitas Hasanuddin – Peringkat dunia 201–300 | Skor 77,5–82,2.
- Institut Teknologi Bandung (ITB) – Peringkat dunia 201–300 | Skor 77,5–82,2.
- Telkom University – Peringkat dunia 301–400 | Skor 73,9–77,4.
- Universitas Negeri Semarang (Unnes) – Peringkat dunia 301–400 | Skor 73,9–77,4.
- Universitas Syiah Kuala – Peringkat dunia 301–400 | Skor 73,9–77,4.
- Universitas Islam Indonesia – Peringkat dunia 401–600 | Skor 66,2–73,8.
- Universitas Andalas – Peringkat dunia 401–600 | Skor 66,2–73,8.
- Universitas Muhammadiyah Surakarta – Peringkat dunia 401–600 | Skor 66,2–73,8.
- Universitas Negeri Surabaya – Peringkat dunia 401–600 | Skor 66,2–73,8.
- Universitas Pelita Harapan – Peringkat dunia 401–600 | Skor 66,2–73,8.
- Universitas Sriwijaya – Peringkat dunia 401–600 | Skor 66,2–73,8.
Empat Pilar Penilaian THE
THE menggunakan empat pilar utama dalam proses penilaian. Setiap pilar mengukur kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, hasil akhir mencerminkan kinerja institusi secara menyeluruh.
Kriteria penilaian meliputi:
- Penelitian, yang menilai kontribusi riset terhadap isu pembangunan berkelanjutan.
- Pengelolaan, yang mengukur tata kelola kampus dalam mendukung SDGs.
- Jangkauan, yang menilai dampak universitas bagi masyarakat lokal hingga internasional.
- Pengajaran, yang mengukur peran pendidikan dalam mencetak lulusan berorientasi keberlanjutan.
Pemeringkatan ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas akademik, kampus juga dituntut memberi manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, hasil THE Sustainability Impact Rankings menjadi salah satu acuan penting bagi dunia pendidikan. (iD/*)











Komentar