Rekrutmen Calon Hakim Pengadilan Pajak 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

Kemenkeu dan Mahkamah Agung membuka seleksi calon hakim pengadilan pajak. Simak syarat umum, ketentuan khusus, serta jadwal pendaftarannya.

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rekrutmen Calon Hakim Pengadilan Pajak 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftarannya. (Foto: AI)

Rekrutmen Calon Hakim Pengadilan Pajak 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftarannya. (Foto: AI)

Intiperistiwa.com – Kementerian Keuangan bersama Mahkamah Agung membuka rekrutmen calon hakim pengadilan pajak Tahun Anggaran 2026. Kesempatan ini terbuka bagi masyarakat yang memenuhi seluruh persyaratan. Selain itu, panitia mengajak putra-putri terbaik Indonesia untuk mengabdikan diri melalui lembaga peradilan. Pendaftaran berlangsung secara daring hingga 13 Juli 2026.

Mahkamah Agung memuat pengumuman tersebut melalui surat bernomor PENG-1/PHPP/2026. Kementerian Keuangan menerbitkan surat itu sebagai dasar pelaksanaan seleksi. Sementara itu, panitia menegaskan kebutuhan hakim pengadilan pajak masih cukup besar. Karena itu, pemerintah mengharapkan partisipasi pelamar yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi.

Syarat Umum Pendaftaran

Panitia menetapkan sejumlah syarat umum bagi seluruh pelamar. Oleh karena itu, setiap peserta perlu memeriksa seluruh ketentuan sebelum mendaftar. Selain memenuhi kualifikasi pendidikan, pelamar juga harus menunjukkan rekam jejak yang baik. Berikut syarat umum yang wajib dipenuhi:

  • Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia.
  • Berusia minimal 45 tahun per 31 Desember 2026.
  • Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Menjunjung Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  • Tidak pernah mengikuti kegiatan yang mengkhianati Negara Kesatuan Republik Indonesia maupun organisasi terlarang.
  • Memiliki keahlian di bidang perpajakan serta berlatar belakang pendidikan sarjana hukum atau sarjana bidang lain.
  • Menunjukkan sikap jujur, adil, berwibawa, dan berkelakuan baik.
  • Tidak pernah menjalani pidana karena tindak kejahatan.
  • Memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat.
Baca Juga :  Bukan AI, Sel Otak Manusia Dilatih Ilmuwan Untuk Bisa Bermain Game Doom di Dalam Chip Komputer

Persyaratan Khusus

Panitia juga menetapkan persyaratan khusus untuk seluruh peserta. Selanjutnya, setiap pelamar harus membuktikan pengalaman dan kompetensinya. Di samping itu, panitia memberikan perhatian pada kepatuhan administrasi perpajakan. Berikut persyaratan khusus yang harus dipenuhi:

  • Lulusan minimal Sarjana (S-1) atau Diploma IV (D-IV).
  • Berusia maksimal 60 tahun per 31 Desember 2026.
  • Memiliki pengalaman di bidang perpajakan minimal 10 tahun. Alternatifnya, pelamar memiliki pengalaman sebagai hakim Mahkamah Agung pada sengketa perpajakan selama lima tahun.
  • Menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi selama tiga tahun terakhir kepada Direktorat Jenderal Pajak.
  • Menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara sesuai ketentuan. Sementara itu, PNS Kementerian Keuangan wajib menyerahkan Laporan Harta Kekayaan selama tiga tahun terakhir.
  • Memiliki motivasi, loyalitas, kompetensi, dan integritas yang tinggi.
  • Mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam pekerjaan.
  • Memahami ketentuan hukum.
  • Bagi PNS, tidak menjalani hukuman disiplin serta tidak pernah menerima hukuman disiplin sedang maupun berat.
  • Bagi PNS, instansi asal harus mengusulkan pelamar secara resmi.
Baca Juga :  Kimi Antonelli Makin Kokoh di Puncak Klasemen F1 2026, Pendapatannya Capai Ratusan Miliar Rupiah

Jadwal dan Cara Mendaftar

Panitia menyediakan pendaftaran melalui laman rekrutmenhpp.kemenkeu.go.id/beranda. Karena itu, calon peserta sebaiknya segera menyiapkan seluruh dokumen persyaratan. Selanjutnya, pelamar perlu melengkapi data sesuai petunjuk pada laman tersebut. Panitia menutup pendaftaran pada 13 Juli 2026. (iD/*)

Berita Terkait

Kemdiktisaintek Tegaskan Kuliah Tetap Berjalan di Tengah Karhutla, Ini Penyesuaian bagi Kampus
Fauzan Mahesa Firdaus, Siswa MAN 1 Sungai Penuh Juara 1 OMI 2026 dan Wakili Jambi ke Tingkat Nasional
Cara Cek NPK Guru Kemenag Lewat EMIS GTK, Ikuti Langkah-Langkahnya
Perkuat Pelayanan Publik, MTsN 1 Kerinci Optimalkan Layanan Prima melalui PTSP dan Kemudahan Administrasi
Siswi MAN 1 Kerinci Fera Syntia Melati Raih Emas OSPN Kimia, Melaju ke Nasional
Maisa Ferlina, Siswi MAN 1 Kerinci, Raih Medali Emas dan Perunggu di Dua Kompetisi Akademik Nasional
Tim Futsal dan Bulu Tangkis MTsN 6 Kerinci Raih Juara 2 di KOMPAS 2026
Tim Futsal dan Tenis Meja MAN 3 Kerinci Siap Berlaga di Provinsi Jambi
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kemdiktisaintek Tegaskan Kuliah Tetap Berjalan di Tengah Karhutla, Ini Penyesuaian bagi Kampus

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Fauzan Mahesa Firdaus, Siswa MAN 1 Sungai Penuh Juara 1 OMI 2026 dan Wakili Jambi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Cara Cek NPK Guru Kemenag Lewat EMIS GTK, Ikuti Langkah-Langkahnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, MTsN 1 Kerinci Optimalkan Layanan Prima melalui PTSP dan Kemudahan Administrasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Siswi MAN 1 Kerinci Fera Syntia Melati Raih Emas OSPN Kimia, Melaju ke Nasional

Berita Terbaru