Terungkap! Ternyata Segini Harga Satu Ban MotoGP yang Dipakai Para Pebalap

Pirelli ungkap gambaran harga ban MotoGP dan sistem pasokan ban untuk seluruh tim balap.

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terungkap! Ternyata Segini Harga Satu Ban MotoGP yang Dipakai Para Pebalap. (Foto: michelinmotorsport/motorexpertz)

Terungkap! Ternyata Segini Harga Satu Ban MotoGP yang Dipakai Para Pebalap. (Foto: michelinmotorsport/motorexpertz)

Intiperistiwa.com – Banyak penggemar ingin mengetahui Harga Satu Ban MotoGP yang digunakan para pebalap. Namun, produsen ban selama ini jarang mengungkap nilainya kepada publik. Kini, Giorgio Barbier memberikan gambaran mengenai biaya produksi ban balap tersebut. Informasi itu muncul menjelang Pirelli menjadi pemasok ban tunggal MotoGP mulai musim 2027.

Pirelli Siap Memasok Ban MotoGP Mulai 2027

Giorgio Barbier menjabat sebagai Motorcycle Racing Director Pirelli. Ia menjelaskan berbagai hal mengenai ban MotoGP kepada GPOne. Selain itu, Pirelli akan memasok ban untuk MotoGP saat era mesin 850 cc dimulai pada musim 2027. Karena itu, seluruh kelas Grand Prix akan memakai ban dari merek yang sama.

Pirelli bukan pendatang baru di dunia balap motor. Sejak 2004, perusahaan asal Italia itu memasok ban untuk WorldSBK. Selanjutnya, Pirelli juga akan melayani kebutuhan ban Moto2 dan Moto3. Langkah tersebut memperluas peran Pirelli di ajang balap motor dunia.

Baca Juga :  Sempat Andalkan AI, Perusahaan Raksasa Kini Ramai-Ramai Rekrut Pegawai Lagi

Harga Satu Ban MotoGP Masih Dirahasiakan

Barbier tidak menyebut harga resmi ban MotoGP. Namun, ia memberikan gambaran melalui ban belakang Diablo Superbike. Ban tersebut dijual sekitar €300 atau setara Rp 6,1 juta. Pirelli memproduksi ban itu di pabrik yang sama dengan ban MotoGP.

Meski begitu, ban MotoGP memakai material dan spesifikasi yang jauh lebih ekstrem. Namun, Barbier menilai biaya produksi industrinya tidak berbeda terlalu jauh. Karena itu, kisaran harga tersebut menjadi gambaran bagi penggemar. Meski demikian, Pirelli tetap merahasiakan nilai pasti ban MotoGP.

Sistem Pasokan Ban MotoGP Berbeda

Barbier juga menjelaskan sistem kerja sama pemasok ban di MotoGP. Produsen ban justru membayar promotor agar memperoleh hak sebagai pemasok eksklusif. Skema tersebut juga berlaku di Formula 1 dan beberapa ajang balap internasional lainnya. Oleh sebab itu, kerja sama tersebut melibatkan perjanjian finansial yang cukup kompleks.

Baca Juga :  AI MatrAIx Bisa Ciptakan 8,3 Miliar Manusia Virtual, Setara dengan Populasi Dunia

Nilai kerja sama mencakup biaya produksi ban, logistik, personel lintasan, serta berbagai layanan pendukung. Selanjutnya, kedua pihak membagi sebagian biaya sesuai kesepakatan. Selain itu, seluruh tim MotoGP memperoleh pasokan ban tanpa mengeluarkan biaya. Sebaliknya, tim WorldSBK, Moto2, dan Moto3 tetap membeli ban yang mereka gunakan.

Mengapa Ban MotoGP Tidak Dijual Bebas?

Barbier menegaskan regulasi MotoGP melarang penjualan ban balap kepada masyarakat. Aturan tersebut menjaga eksklusivitas ban dan mencegah pengujian pribadi di luar jadwal resmi. Karena itu, pabrikan maupun tim tidak bisa membeli ban MotoGP secara bebas. Regulasi itu juga menjaga persaingan tetap adil.

Setiap pabrikan hanya menerima jatah ban pengembangan dalam jumlah terbatas. Selain itu, penyelenggara menyesuaikan alokasi tersebut dengan sistem konsesi MotoGP. Dengan mekanisme itu, seluruh peserta tetap memiliki kesempatan yang seimbang dalam mengembangkan performa motor selama kompetisi berlangsung. (iD/*)

Berita Terkait

10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia 2026, BYD Tembus Tiga Besar dan Ungguli Sejumlah Merek Jepang
8 Jenis Rangka Motor dan Karakternya, Kenali Perbedaannya
BYD M9 PHEV Berpeluang Hadir di Indonesia, Simak Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Mitsubishi Pajero Terbaru Meluncur 2 September 2026, Legenda SUV Kembali Setelah Lima Tahun
Viral Minyak Kayu Putih Dicampur Bensin Bisa Hemat BBM, Benarkah? Dosen IPB Ungkap Faktanya
Garansi Mobil Tak Menanggung Semua Kerusakan, Pahami Syarat dan Pengecualiannya
Kenapa Sebagian Daerah Menyebut Sepeda Motor dengan Sebutan “Honda”, Meski Mereknya Berbeda?
Mau Cari Mobil Hybrid Rp300 Jutaan? Ini Pilihan Terbaru Agustus 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00 WIB

10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia 2026, BYD Tembus Tiga Besar dan Ungguli Sejumlah Merek Jepang

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

8 Jenis Rangka Motor dan Karakternya, Kenali Perbedaannya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:00 WIB

BYD M9 PHEV Berpeluang Hadir di Indonesia, Simak Spesifikasi dan Fitur Unggulannya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Mitsubishi Pajero Terbaru Meluncur 2 September 2026, Legenda SUV Kembali Setelah Lima Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Viral Minyak Kayu Putih Dicampur Bensin Bisa Hemat BBM, Benarkah? Dosen IPB Ungkap Faktanya

Berita Terbaru