Intiperistiwa.com – Banyak penggemar ingin mengetahui Harga Satu Ban MotoGP yang digunakan para pebalap. Namun, produsen ban selama ini jarang mengungkap nilainya kepada publik. Kini, Giorgio Barbier memberikan gambaran mengenai biaya produksi ban balap tersebut. Informasi itu muncul menjelang Pirelli menjadi pemasok ban tunggal MotoGP mulai musim 2027.
Pirelli Siap Memasok Ban MotoGP Mulai 2027
Giorgio Barbier menjabat sebagai Motorcycle Racing Director Pirelli. Ia menjelaskan berbagai hal mengenai ban MotoGP kepada GPOne. Selain itu, Pirelli akan memasok ban untuk MotoGP saat era mesin 850 cc dimulai pada musim 2027. Karena itu, seluruh kelas Grand Prix akan memakai ban dari merek yang sama.
Pirelli bukan pendatang baru di dunia balap motor. Sejak 2004, perusahaan asal Italia itu memasok ban untuk WorldSBK. Selanjutnya, Pirelli juga akan melayani kebutuhan ban Moto2 dan Moto3. Langkah tersebut memperluas peran Pirelli di ajang balap motor dunia.
Harga Satu Ban MotoGP Masih Dirahasiakan
Barbier tidak menyebut harga resmi ban MotoGP. Namun, ia memberikan gambaran melalui ban belakang Diablo Superbike. Ban tersebut dijual sekitar €300 atau setara Rp 6,1 juta. Pirelli memproduksi ban itu di pabrik yang sama dengan ban MotoGP.
Meski begitu, ban MotoGP memakai material dan spesifikasi yang jauh lebih ekstrem. Namun, Barbier menilai biaya produksi industrinya tidak berbeda terlalu jauh. Karena itu, kisaran harga tersebut menjadi gambaran bagi penggemar. Meski demikian, Pirelli tetap merahasiakan nilai pasti ban MotoGP.
Sistem Pasokan Ban MotoGP Berbeda
Barbier juga menjelaskan sistem kerja sama pemasok ban di MotoGP. Produsen ban justru membayar promotor agar memperoleh hak sebagai pemasok eksklusif. Skema tersebut juga berlaku di Formula 1 dan beberapa ajang balap internasional lainnya. Oleh sebab itu, kerja sama tersebut melibatkan perjanjian finansial yang cukup kompleks.
Nilai kerja sama mencakup biaya produksi ban, logistik, personel lintasan, serta berbagai layanan pendukung. Selanjutnya, kedua pihak membagi sebagian biaya sesuai kesepakatan. Selain itu, seluruh tim MotoGP memperoleh pasokan ban tanpa mengeluarkan biaya. Sebaliknya, tim WorldSBK, Moto2, dan Moto3 tetap membeli ban yang mereka gunakan.
Mengapa Ban MotoGP Tidak Dijual Bebas?
Barbier menegaskan regulasi MotoGP melarang penjualan ban balap kepada masyarakat. Aturan tersebut menjaga eksklusivitas ban dan mencegah pengujian pribadi di luar jadwal resmi. Karena itu, pabrikan maupun tim tidak bisa membeli ban MotoGP secara bebas. Regulasi itu juga menjaga persaingan tetap adil.
Setiap pabrikan hanya menerima jatah ban pengembangan dalam jumlah terbatas. Selain itu, penyelenggara menyesuaikan alokasi tersebut dengan sistem konsesi MotoGP. Dengan mekanisme itu, seluruh peserta tetap memiliki kesempatan yang seimbang dalam mengembangkan performa motor selama kompetisi berlangsung. (iD/*)











Komentar