Intiperistiwa.com – Pemerintah Provinsi Jambi mempercepat persiapan operasional jalan khusus batu bara. Karena itu, Gubernur Jambi Al Haris menggelar rapat bersama Dinas Perhubungan, Sekretaris Daerah, dan pengusaha tambang. Selain itu, rapat tersebut membahas langkah percepatan penggunaan jalur khusus. Namun, pemerintah masih menunggu kesepakatan seluruh pemilik tambang sebelum memulai operasional.
Al Haris menyampaikan pemerintah telah menyelesaikan pembahasan awal bersama seluruh pihak terkait. Selanjutnya, para pemilik tambang harus menyepakati mekanisme penggunaan jalan khusus milik perusahaan swasta. Menurutnya, kesepakatan itu menjadi syarat utama sebelum operasional berlangsung. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong komunikasi antarperusahaan agar proses segera selesai.
Ruas 77 Kilometer Masuk Tahap Uji Coba
Pemprov Jambi akan memulai operasional melalui ruas sepanjang 77 kilometer. Jalur tersebut menghubungkan kawasan Jerukti hingga Tenam. Selanjutnya, pemerintah akan menggelar uji coba sebelum membuka operasional secara penuh. Dengan demikian, pemerintah dapat mengevaluasi kesiapan jalur tersebut.
Al Haris berharap uji coba mampu mengurangi kemacetan di kawasan Tembesi dan Jebak. Selain itu, jalan khusus itu dapat mengurangi jumlah truk batu bara yang melintasi jalan nasional. Karena itu, arus lalu lintas berpotensi menjadi lebih lancar. Bahkan, distribusi batu bara juga dapat berlangsung lebih tertib.
Pemerintah Berperan Sebagai Fasilitator
Al Haris menegaskan Pemprov Jambi hanya berperan sebagai fasilitator. Sementara itu, perusahaan swasta membangun dan mengelola jalan khusus tersebut sebagai investasi. Oleh sebab itu, para pemilik tambang akan menentukan tarif atau royalti melalui kesepakatan bersama. Setelah itu, pemerintah akan menyetujui hasil kesepakatan tersebut.
Menurut Al Haris, pemerintah tidak ikut menentukan besaran tarif penggunaan jalan. Sebaliknya, seluruh perusahaan tambang harus mencapai kesepakatan secara bersama. Dengan demikian, setiap pihak memiliki kepastian sebelum operasional dimulai. Selain itu, kesepakatan tersebut akan mendukung kelancaran penggunaan jalan khusus.
Menunggu Kesepakatan Perusahaan Tambang
Pemprov Jambi menargetkan uji coba berlangsung secepat mungkin. Namun, perusahaan tambang di Sarolangun dan Batanghari masih menyusun kesepakatan penggunaan jalan. Saat ini, mereka membahas tarif yang akan berlaku bagi seluruh pengguna. Setelah semua pihak mencapai kesepakatan, pemerintah segera memulai uji coba.
Al Haris optimistis pembahasan segera mencapai hasil. Karena itu, pemerintah terus memantau perkembangan komunikasi antarperusahaan. Selanjutnya, jalan khusus tersebut diharapkan mengurangi beban lalu lintas pada jalan nasional. Pada akhirnya, operasional jalur itu dapat menekan kemacetan sekaligus memperlancar distribusi batu bara di Jambi. (iD/*)











Komentar