Purbaya Bawa Kabar Baik dari China, Indonesia Dapat Suntikan Dana Rp303 Triliun

AIIB dan otoritas keuangan China memperkuat dukungan pembiayaan untuk Indonesia.

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Purbaya Bawa Kabar Baik dari China, Indonesia Dapat Suntikan Dana Rp303 Triliun. (Foto: Dok. Kemenkeu/publika)

Purbaya Bawa Kabar Baik dari China, Indonesia Dapat Suntikan Dana Rp303 Triliun. (Foto: Dok. Kemenkeu/publika)

Intiperistiwa.comMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa sejumlah hasil penting dari kunjungannya ke China. Ia berhasil memperoleh komitmen pendanaan besar dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Selain itu, pemerintah China juga mendukung rencana penerbitan Panda Bond Indonesia.

Komitmen tersebut mencerminkan kepercayaan lembaga keuangan internasional terhadap kondisi fiskal Indonesia. Karena itu, pemerintah optimistis dapat memperluas sumber pembiayaan pembangunan dalam beberapa tahun mendatang.

Dalam pertemuan bersama AIIB di Beijing, Purbaya mengamankan komitmen pendanaan senilai US$17 miliar. Nilai tersebut setara sekitar Rp303,04 triliun dengan asumsi kurs Rp17.826 per dolar AS. Pemerintah akan mengarahkan dana itu untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional selama periode 2025 hingga 2029.

Purbaya menyampaikan bahwa komitmen tersebut menjadi salah satu hasil utama dari pertemuan bilateral dengan pimpinan AIIB. Menurutnya, kerja sama itu akan memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan strategis di Indonesia.

Baca Juga :  Purbaya Beri Ultimatum, Anggaran Kementerian dan Daerah Terancam Dipangkas Jika Hambat Investasi

AIIB Tertarik Perluas Kerja Sama

Selain menawarkan dukungan pendanaan, AIIB juga menunjukkan minat untuk memperluas kehadirannya di Indonesia. Lembaga tersebut mempertimbangkan pembukaan kantor perwakilan di Jakarta. Langkah itu bertujuan memperkuat koordinasi dan mempercepat pelaksanaan proyek yang mendapat dukungan AIIB.

Purbaya menjelaskan bahwa kehadiran kantor perwakilan akan meningkatkan efektivitas kerja sama kedua pihak. Dengan demikian, Indonesia dan AIIB dapat membangun kemitraan yang lebih erat dalam jangka panjang.

Dukungan Kuat untuk Panda Bond

Di sela kunjungan tersebut, Purbaya juga bertemu Menteri Keuangan China, People’s Bank of China (PBOC), serta sejumlah investor. Dari pertemuan itu, Indonesia memperoleh dukungan terhadap rencana penerbitan Panda Bond di pasar keuangan China.

Menurut Purbaya, respons yang di berikan pemerintah China dan PBOC sangat positif. Dukungan tersebut di nilai penting karena dapat memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.

Baca Juga :  Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Terlemah Asia Versi Forbes, Indonesia Peringkat Berapa?

Ia mengatakan pemerintah Indonesia juga meminta percepatan proses perizinan penerbitan Panda Bond. PBOC merespons permintaan itu dengan baik. Bahkan, otoritas tersebut menyatakan kesiapan mempercepat proses setelah menerima dokumen pengajuan resmi.

Di Versifikasi Sumber Pendanaan

Pemerintah menjadikan Panda Bond sebagai bagian dari strategi di versifikasi pembiayaan pembangunan. Melalui langkah ini, Indonesia tidak bergantung pada satu mata uang maupun satu pasar keuangan tertentu.

Selain memperluas pilihan pendanaan, strategi tersebut sejalan dengan kerja sama transaksi mata uang lokal antara Indonesia dan China. Karena itu, pemerintah berharap stabilitas pembiayaan pembangunan dapat terjaga di tengah dinamika ekonomi global. (id/*)

Berita Terkait

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu
Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan
Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?
Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Orang Tertua di Dunia yang Masih Hidup
China Bangun Lift Kaca 288 Meter di Tebing, Perjalanan Anak Sekolah Kini Hanya 30 Menit
Daftar 10 Kota Paling Berpolusi di Dunia, Jakarta Berada di Posisi Berapa?
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:00 WIB

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu

Jumat, 4 September 2026 - 21:00 WIB

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan

Kamis, 3 September 2026 - 23:00 WIB

Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB