Intiperistiwa.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa sejumlah hasil penting dari kunjungannya ke China. Ia berhasil memperoleh komitmen pendanaan besar dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Selain itu, pemerintah China juga mendukung rencana penerbitan Panda Bond Indonesia.
Komitmen tersebut mencerminkan kepercayaan lembaga keuangan internasional terhadap kondisi fiskal Indonesia. Karena itu, pemerintah optimistis dapat memperluas sumber pembiayaan pembangunan dalam beberapa tahun mendatang.
Dalam pertemuan bersama AIIB di Beijing, Purbaya mengamankan komitmen pendanaan senilai US$17 miliar. Nilai tersebut setara sekitar Rp303,04 triliun dengan asumsi kurs Rp17.826 per dolar AS. Pemerintah akan mengarahkan dana itu untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional selama periode 2025 hingga 2029.
Purbaya menyampaikan bahwa komitmen tersebut menjadi salah satu hasil utama dari pertemuan bilateral dengan pimpinan AIIB. Menurutnya, kerja sama itu akan memperkuat pelaksanaan berbagai program pembangunan strategis di Indonesia.
AIIB Tertarik Perluas Kerja Sama
Selain menawarkan dukungan pendanaan, AIIB juga menunjukkan minat untuk memperluas kehadirannya di Indonesia. Lembaga tersebut mempertimbangkan pembukaan kantor perwakilan di Jakarta. Langkah itu bertujuan memperkuat koordinasi dan mempercepat pelaksanaan proyek yang mendapat dukungan AIIB.
Purbaya menjelaskan bahwa kehadiran kantor perwakilan akan meningkatkan efektivitas kerja sama kedua pihak. Dengan demikian, Indonesia dan AIIB dapat membangun kemitraan yang lebih erat dalam jangka panjang.
Dukungan Kuat untuk Panda Bond
Di sela kunjungan tersebut, Purbaya juga bertemu Menteri Keuangan China, People’s Bank of China (PBOC), serta sejumlah investor. Dari pertemuan itu, Indonesia memperoleh dukungan terhadap rencana penerbitan Panda Bond di pasar keuangan China.
Menurut Purbaya, respons yang di berikan pemerintah China dan PBOC sangat positif. Dukungan tersebut di nilai penting karena dapat memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.
Ia mengatakan pemerintah Indonesia juga meminta percepatan proses perizinan penerbitan Panda Bond. PBOC merespons permintaan itu dengan baik. Bahkan, otoritas tersebut menyatakan kesiapan mempercepat proses setelah menerima dokumen pengajuan resmi.
Di Versifikasi Sumber Pendanaan
Pemerintah menjadikan Panda Bond sebagai bagian dari strategi di versifikasi pembiayaan pembangunan. Melalui langkah ini, Indonesia tidak bergantung pada satu mata uang maupun satu pasar keuangan tertentu.
Selain memperluas pilihan pendanaan, strategi tersebut sejalan dengan kerja sama transaksi mata uang lokal antara Indonesia dan China. Karena itu, pemerintah berharap stabilitas pembiayaan pembangunan dapat terjaga di tengah dinamika ekonomi global. (id/*)










Komentar