Intiperistiwa.com – Pemerintah Kabupaten Merangin meresmikan operasional Depo Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo) di Bangko, Kamis (18/6/2026). Kehadiran fasilitas tersebut menjadi tonggak baru dalam distribusi minyak goreng di Provinsi Jambi.
Depo yang berdiri di belakang Pasar Rakyat Bangko itu tercatat sebagai depo Pomindo pertama di Jambi. Pemerintah daerah berharap keberadaannya mampu mempermudah masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau.
Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, mewakili Bupati Merangin M. Syukur dalam peresmian tersebut. Sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah turut menghadiri kegiatan itu.
Mereka terdiri dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Bangko, serta para lurah se-Kecamatan Bangko.
Pemkab Merangin Beri Dukungan Penuh
Dalam sambutannya, Zulhifni menyampaikan apresiasi atas investasi yang di lakukan PT Parama Artha Buwana. Menurutnya, kehadiran Depo Pomindo dapat memperkuat ketahanan distribusi minyak goreng di daerah.
Selain itu, pemerintah daerah berharap depo tersebut mampu menjaga kestabilan harga di pasaran. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi menghadapi gejolak harga yang merugikan.
“Artinya, kegiatan Bapak ini kami dukung mulai dari Pemerintah Kabupaten Merangin, sehingga kegiatan ini dapat di laksanakan dengan baik setelah launching ini,” ujar Zulhifni.
Karena menjadi depo pertama di Provinsi Jambi, Zulhifni meminta manajemen Pomindo tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan. Ia mendorong perluasan jaringan hingga menyentuh seluruh kecamatan.
Distribusi hingga Pelosok Jadi Harapan
Zulhifni mengajak Pomindo memperbanyak outlet atau kios penjualan. Langkah tersebut di nilai penting agar manfaat depo dapat di rasakan lebih luas.
Ia menilai Kabupaten Merangin memiliki potensi besar untuk pengembangan jaringan distribusi. Wilayah itu mencakup 205 desa dan 10 kelurahan yang membutuhkan akses kebutuhan pokok.
“Dengan di bukanya depo dapil 1, berarti menunggu dapil 2, dapil 3, dan dapil 4. Di bawah depo ada outlet. Outlet kita di sini banyak. Kami berharap kegiatan depo ini nanti bisa di sosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa tahu,” jelasnya.
Zulhifni juga menyoroti kondisi masyarakat di daerah terpencil. Mereka sering menghadapi kendala transportasi saat mencari bahan pokok.
Karena itu, ia meminta Pomindo menghadirkan layanan hingga wilayah yang sulit di jangkau. Menurutnya, dunia usaha perlu memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kita juga berbisnis jangan berpikir yang enak-enaknya saja, tetapi bagaimana ada kontribusi yang bisa di nikmati masyarakat yang jauh,” tegasnya.
Takaran dan Kualitas Jadi Perhatian
Pemerintah Kabupaten Merangin turut menekankan perlindungan konsumen. Pengawasan terhadap kualitas dan kuantitas produk menjadi perhatian utama.
Zulhifni memastikan sistem tera terus mengawasi takaran minyak goreng yang di jual melalui mesin Pomindo. Pengawasan rutin tersebut bertujuan menjaga kepercayaan masyarakat.
“Masalah takaran sudah ada pengawasan melalui tera. Saya yakin takaran liternya sesuai. Mudah-mudahan harga minyak goreng stabil dan kualitasnya terjamin,” katanya.
Peresmian Depo Pomindo Bangko berlangsung meriah. Panitia menandai momen itu melalui pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.
Setelah itu, para tamu meninjau fasilitas depo secara langsung. Panitia juga membagikan minyak goreng gratis kepada masyarakat yang hadir.(id/*)










Komentar