Jelang Berakhirnya Kontrak PPPK, BKPSDM Sungai Penuh Cari Kepastian ke KemenPAN-RB

BKPSDM Sungai Penuh menemui KemenPAN-RB untuk membahas perpanjangan PPPK penuh waktu dan paruh waktu.

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Berakhirnya Kontrak PPPK, BKPSDM Sungai Penuh Cari Kepastian ke KemenPAN-RB. (Foto: KOMPAS.COM/SUKOCO)

Jelang Berakhirnya Kontrak PPPK, BKPSDM Sungai Penuh Cari Kepastian ke KemenPAN-RB. (Foto: KOMPAS.COM/SUKOCO)

Intiperistiwa.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mencari kepastian terkait kontrak PPPK penuh waktu gelombang pertama. Kontrak tersebut akan berakhir pada 2027. Karena itu, Pemkot Sungai Penuh ingin mengetahui aturan perpanjangan yang berlaku. Langkah tersebut juga menyangkut masa depan PPPK yang menjalankan tugas pemerintahan.

BKPSDM Temui KemenPAN-RB

Untuk mendapat penjelasan resmi, BKPSDM Sungai Penuh berkoordinasi langsung dengan KemenPAN-RB. Tim BKPSDM berangkat ke Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi, dan Informasi BKPSDM Sungai Penuh, Roma Usman, menyampaikan hal tersebut. Menurutnya, pemerintah pusat belum menerbitkan aturan teknis mengenai perpanjangan kontrak PPPK penuh waktu gelombang pertama.

Masa kontrak PPPK penuh waktu gelombang pertama akan berakhir pada 2027. Hingga kini belum ada regulasi maupun instruksi resmi dari KemenPAN-RB terkait mekanisme perpanjangannya. Karena itu, kami memilih berkoordinasi langsung agar memperoleh kepastian,” ujar Roma Usman.

Menurut Roma, koordinasi tersebut penting bagi Pemkot Sungai Penuh. Pemerintah daerah membutuhkan dasar hukum sebelum menentukan kebijakan terkait status kepegawaian ASN. Selain itu, kejelasan aturan dapat membantu BKPSDM menyiapkan langkah berikutnya. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat mengambil keputusan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Soroti Distribusi LPG 3 Kg, Minta Pengawasan dan Kuota Dievaluasi

Kepala BKPSDM Sungai Penuh, Affan, membenarkan keberangkatan tim tersebut ke Jakarta. Ia menyebut koordinasi itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah memperjuangkan kepastian bagi PPPK. Selain itu, BKPSDM ingin memperoleh penjelasan langsung mengenai kebijakan pemerintah pusat. Langkah tersebut juga membantu daerah mempersiapkan kebutuhan administrasi.

Bahas Perpanjangan Kontrak PPPK

Affan mengatakan BKPSDM akan meminta penjelasan mengenai beberapa hal penting. Pembahasan mencakup regulasi, petunjuk teknis, serta mekanisme evaluasi kinerja. Selain itu, BKPSDM akan menanyakan prosedur administrasi jika pemerintah memperpanjang kontrak PPPK penuh waktu. Informasi tersebut akan menjadi bahan bagi Pemkot Sungai Penuh dalam mengambil langkah.

Affan menegaskan, koordinasi tersebut mengikuti arahan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Wali kota meminta BKPSDM proaktif menangani persoalan kepegawaian. Perhatian itu terutama menyangkut masa depan PPPK di lingkungan Pemkot Sungai Penuh. Karena itu, BKPSDM langsung mencari informasi kepada pemerintah pusat.

Selain PPPK penuh waktu, BKPSDM juga membawa persoalan PPPK paruh waktu dalam pembahasan. PPPK paruh waktu memiliki masa kontrak selama satu tahun. Karena itu, pemerintah daerah ingin mengetahui kebijakan setelah masa kontrak tersebut berakhir. Pemkot perlu memperoleh informasi tersebut agar dapat menyiapkan langkah secara tepat.

Baca Juga :  Menantang Adrenalin! Jembatan Gantung Situ Gunung Tawarkan Sensasi Berjalan di Atas Hutan

Kami juga akan meminta penjelasan mengenai kebijakan PPPK paruh waktu. Kami ingin mengetahui arah kebijakan pemerintah pusat agar daerah dapat mempersiapkan langkah yang tepat dan para ASN memperoleh kepastian mengenai status kepegawaiannya,” kata Affan.

PPPK Diminta Tetap Fokus Bekerja

Affan berharap koordinasi dengan KemenPAN-RB menghasilkan kepastian hukum bagi pemerintah daerah. Selain itu, hasil pembahasan diharapkan menjawab keresahan PPPK yang masa kontraknya segera berakhir. Ia meminta seluruh ASN tetap menjalankan tugas secara profesional. Sambil menunggu keputusan resmi, PPPK perlu fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Affan juga meminta PPPK penuh waktu dan paruh waktu tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Menurutnya, Pemkot Sungai Penuh terus memperjuangkan kepastian status kepegawaian mereka. Pemerintah daerah juga menghargai pengabdian ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, ia meminta para PPPK tetap menjalankan tanggung jawab masing-masing.

Kami meminta seluruh PPPK tetap tenang dan fokus menjalankan tugas. Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memperjuangkan kepastian status kepegawaian dan tidak akan mengabaikan pengabdian ASN yang telah bekerja melayani masyarakat,” tegasnya. (iD/*)

Berita Terkait

MTQ Nasional XXXI 2026 Berakhir, Ini Daftar Kafilah Jambi yang Raih Prestasi, Dua di Antaranya Juara Terbaik
Prestasi Jambi di MTQ Nasional XXXI 2026 Meningkat, Kini Tempati Peringkat 13 Nasional
Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir Meriah, Ini Daftar Lengkap Pemenang Kompetisi Kopi
Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Perkuat Hilirisasi dan Dorong Kopi Lokal ke Panggung Dunia
Kerinci Perluas Kopi Arabika lewat Tanam Perdana 2026, Program Sasar 650 Hektare
Pemkot Tunjuk 5 Plt Kepala SMPN Sungai Penuh, Ini Daftar Nama dan Sekolahnya
Pasokan MinyaKita Tiga Pekan Tak Masuk, Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Memenuhi Permintaan
Perjuangkan Fasilitas RSUD Kerinci, Dinkes Jemput Bola ke Kemenkes RI
Berita ini 35 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

MTQ Nasional XXXI 2026 Berakhir, Ini Daftar Kafilah Jambi yang Raih Prestasi, Dua di Antaranya Juara Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:00 WIB

Prestasi Jambi di MTQ Nasional XXXI 2026 Meningkat, Kini Tempati Peringkat 13 Nasional

Senin, 21 September 2026 - 07:00 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir Meriah, Ini Daftar Lengkap Pemenang Kompetisi Kopi

Minggu, 20 September 2026 - 19:00 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Perkuat Hilirisasi dan Dorong Kopi Lokal ke Panggung Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 16:00 WIB

Kerinci Perluas Kopi Arabika lewat Tanam Perdana 2026, Program Sasar 650 Hektare

Berita Terbaru