Bupati Monadi Tinjau Cetak Sawah Rakyat di Lempur Hilir, Kerinci Kejar Target Surplus Beras

Pemkab Kerinci memprioritaskan Desa Lempur Hilir untuk mendukung swasembada pangan dan meningkatkan produksi padi.

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Monadi Tinjau Cetak Sawah Rakyat di Lempur Hilir, Kerinci Kejar Target Surplus Beras. (Foto: explorenews)

Bupati Monadi Tinjau Cetak Sawah Rakyat di Lempur Hilir, Kerinci Kejar Target Surplus Beras. (Foto: explorenews)

Intiperistiwa.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat sektor pertanian melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan berada di Kecamatan Gunung Raya, tepatnya Desa Lempur Hilir. Selain itu, pemerintah berharap program tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Karena itu, berbagai tahapan persiapan terus dilakukan.

Pada Rabu (29/7/2026), Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., meninjau langsung lokasi rencana cetak sawah baru di Desa Lempur Hilir. Dalam kegiatan tersebut, Monadi didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Halis, serta Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto. Selanjutnya, rombongan meninjau potensi lahan yang akan dikembangkan melalui program tersebut. Peninjauan itu menjadi bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan di lapangan.

Dukung Swasembada Pangan Nasional

Program cetak sawah baru dan optimalisasi lahan menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Kerinci mempercepat swasembada pangan. Selain itu, pemerintah ingin memperkuat sektor pertanian yang lebih kompetitif. Melalui program tersebut, pemerintah juga menargetkan peningkatan produksi padi. Dengan demikian, Kabupaten Kerinci di harapkan mampu mewujudkan surplus beras.

Desa Lempur Hilir memiliki hamparan persawahan yang luas. Karena itu, wilayah tersebut menjadi salah satu sentra produksi padi di Kecamatan Gunung Raya. Potensi lahan yang tersedia di nilai sangat strategis untuk terus di kembangkan. Selain meningkatkan hasil panen, program ini juga di harapkan mendorong kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Sempat Unggul, Ana/Trias Gagal Juara Australian Open 2026 Usai Tumbang di Final

Monadi: Lahan Produktif Harus Dimanfaatkan

Bupati Monadi mengatakan peninjauan lokasi menjadi langkah awal untuk membuka lahan pertanian produktif. Menurutnya, pemerintah ingin memanfaatkan setiap lahan yang memiliki potensi. Selain itu, langkah tersebut akan memperkuat ketahanan pangan daerah. Pada saat yang sama, program ini juga di harapkan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Program ini bukan hanya untuk menambah luas areal persawahan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung program swasembada pangan nasional. Kita ingin lahan-lahan yang memiliki potensi dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produksi padi dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat,” ujar Monadi.

Monadi juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi tersebut, pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat di harapkan berjalan sesuai rencana. Selain itu, manfaat program dapat di rasakan masyarakat, khususnya petani di Kecamatan Gunung Raya dan wilayah lain di Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Mau Cari Mobil Baru Tapi Murah? Ini Mobil Termurah di Indonesia per Juli 2026

Lempur Hilir Jadi Lokasi Prioritas

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Halis, menjelaskan Desa Lempur Hilir menjadi salah satu lokasi prioritas Program Cetak Sawah Rakyat. Menurutnya, desa tersebut memiliki potensi lahan yang luas serta sangat mendukung pengembangan pertanian padi. Karena itu, pemerintah optimistis luas baku sawah di Kabupaten Kerinci akan terus bertambah.

Radium Halis menambahkan pemerintah akan mengawal seluruh tahapan program secara menyeluruh. Mulai dari survei, perencanaan, hingga pelaksanaan akan di lakukan secara matang. Selain itu, pemerintah ingin memastikan lahan yang di cetak benar-benar produktif dan dapat di manfaatkan secara berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, program tersebut di harapkan memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami akan memastikan seluruh tahapan program, mulai dari survei, perencanaan hingga pelaksanaan, dilakukan secara matang agar lahan yang dicetak benar-benar produktif dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis program ini akan memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Kerinci,” kata Radium Halis. (iD/*)

Berita Terkait

Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Perkuat Hilirisasi dan Dorong Kopi Lokal ke Panggung Dunia
Kerinci Perluas Kopi Arabika lewat Tanam Perdana 2026, Program Sasar 650 Hektare
Pemkot Tunjuk 5 Plt Kepala SMPN Sungai Penuh, Ini Daftar Nama dan Sekolahnya
Pasokan MinyaKita Tiga Pekan Tak Masuk, Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Memenuhi Permintaan
Perjuangkan Fasilitas RSUD Kerinci, Dinkes Jemput Bola ke Kemenkes RI
Mobile Banking Bank Jambi Belum Pulih, Sudirman Ungkap Dampaknya terhadap Dana Nasabah
Bupati Monadi Serahkan Bonus kepada Atlet NPC Kerinci Peraih Medali pada Peringatan HAORNAS 2026
Pemkab Kerinci Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Sakti, Simak Syarat dan Jadwal Seleksinya
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:00 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Perkuat Hilirisasi dan Dorong Kopi Lokal ke Panggung Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 16:00 WIB

Kerinci Perluas Kopi Arabika lewat Tanam Perdana 2026, Program Sasar 650 Hektare

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Tunjuk 5 Plt Kepala SMPN Sungai Penuh, Ini Daftar Nama dan Sekolahnya

Jumat, 18 September 2026 - 19:00 WIB

Pasokan MinyaKita Tiga Pekan Tak Masuk, Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Memenuhi Permintaan

Jumat, 18 September 2026 - 10:00 WIB

Perjuangkan Fasilitas RSUD Kerinci, Dinkes Jemput Bola ke Kemenkes RI

Berita Terbaru

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna? (Foto: Getty Images/manchestereveningnews)

Pendidikan

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:00 WIB