Intiperistiwa.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat sektor pertanian melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Salah satu wilayah yang menjadi fokus pengembangan berada di Kecamatan Gunung Raya, tepatnya Desa Lempur Hilir. Selain itu, pemerintah berharap program tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Karena itu, berbagai tahapan persiapan terus dilakukan.
Pada Rabu (29/7/2026), Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., meninjau langsung lokasi rencana cetak sawah baru di Desa Lempur Hilir. Dalam kegiatan tersebut, Monadi didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Halis, serta Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto. Selanjutnya, rombongan meninjau potensi lahan yang akan dikembangkan melalui program tersebut. Peninjauan itu menjadi bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan di lapangan.
Dukung Swasembada Pangan Nasional
Program cetak sawah baru dan optimalisasi lahan menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Kerinci mempercepat swasembada pangan. Selain itu, pemerintah ingin memperkuat sektor pertanian yang lebih kompetitif. Melalui program tersebut, pemerintah juga menargetkan peningkatan produksi padi. Dengan demikian, Kabupaten Kerinci di harapkan mampu mewujudkan surplus beras.
Desa Lempur Hilir memiliki hamparan persawahan yang luas. Karena itu, wilayah tersebut menjadi salah satu sentra produksi padi di Kecamatan Gunung Raya. Potensi lahan yang tersedia di nilai sangat strategis untuk terus di kembangkan. Selain meningkatkan hasil panen, program ini juga di harapkan mendorong kesejahteraan petani.
Monadi: Lahan Produktif Harus Dimanfaatkan
Bupati Monadi mengatakan peninjauan lokasi menjadi langkah awal untuk membuka lahan pertanian produktif. Menurutnya, pemerintah ingin memanfaatkan setiap lahan yang memiliki potensi. Selain itu, langkah tersebut akan memperkuat ketahanan pangan daerah. Pada saat yang sama, program ini juga di harapkan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Program ini bukan hanya untuk menambah luas areal persawahan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung program swasembada pangan nasional. Kita ingin lahan-lahan yang memiliki potensi dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produksi padi dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat,” ujar Monadi.
Monadi juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi tersebut, pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat di harapkan berjalan sesuai rencana. Selain itu, manfaat program dapat di rasakan masyarakat, khususnya petani di Kecamatan Gunung Raya dan wilayah lain di Kabupaten Kerinci.
Lempur Hilir Jadi Lokasi Prioritas
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Halis, menjelaskan Desa Lempur Hilir menjadi salah satu lokasi prioritas Program Cetak Sawah Rakyat. Menurutnya, desa tersebut memiliki potensi lahan yang luas serta sangat mendukung pengembangan pertanian padi. Karena itu, pemerintah optimistis luas baku sawah di Kabupaten Kerinci akan terus bertambah.
Radium Halis menambahkan pemerintah akan mengawal seluruh tahapan program secara menyeluruh. Mulai dari survei, perencanaan, hingga pelaksanaan akan di lakukan secara matang. Selain itu, pemerintah ingin memastikan lahan yang di cetak benar-benar produktif dan dapat di manfaatkan secara berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, program tersebut di harapkan memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami akan memastikan seluruh tahapan program, mulai dari survei, perencanaan hingga pelaksanaan, dilakukan secara matang agar lahan yang dicetak benar-benar produktif dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis program ini akan memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Kerinci,” kata Radium Halis. (iD/*)











Komentar