Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN 2026 Segera Dibuka, Simak Syarat dan Jurusannya

Calon taruna STIN perlu memahami persyaratan dan pilihan jurusan sebelum pendaftaran resmi dibuka.

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN 2026 Segera Dibuka, Simak Syarat dan Jurusannya. (Foto: AI)

Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN 2026 Segera Dibuka, Simak Syarat dan Jurusannya. (Foto: AI)

Intiperistiwa.com – Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) segera membuka Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN 2026 untuk calon taruna baru. STIN berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN). Selain itu, kampus kedinasan tersebut menyiapkan lulusannya menjadi tenaga profesional di bidang intelijen guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Minat masyarakat terhadap STIN terus menunjukkan angka tinggi. Pada 2025, jumlah pendaftar mencapai 6.011 orang. Sementara itu, jumlah peminat pada 2024 mencapai 8.288 orang. Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini.

Daftar Jurusan di STIN

STIN menyediakan beberapa program studi pada jenjang sarjana terapan, sarjana, dan pascasarjana. Selain itu, setiap program memiliki fokus pembelajaran sesuai kebutuhan dunia intelijen. Karena itu, calon peserta dapat memilih jurusan sesuai minat dan ketentuan yang berlaku.

1Program Sarjana Terapan (D4)

  • D4 Keamanan dan Intelijen Siber
  • D4 Intelijen Teknologi
  • D4 Keamanan Ekonomi dan Intelijen Keuangan

2. Program Sarjana (S1)

  • S1 Agen Intelijen
  • S1 Analis Intelijen

3. Program Pascasarjana (S2)

  • S2 Kajian Intelijen
  • S2 Terapan Intelijen Medik
Baca Juga :  Honda New NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Big Bike Adventure Touring dengan Teknologi E-Clutch

Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN 2026

Calon peserta wajib memenuhi seluruh persyaratan sebelum mengikuti seleksi. Selain itu, daftar berikut mengacu pada proses penerimaan tahun sebelumnya. Namun, peserta tetap perlu menunggu pengumuman resmi apabila terdapat perubahan ketentuan.

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  4. Tidak pernah terlibat tindak pidana.
  5. Memiliki SKCK sebagai bukti berkelakuan baik.
  6. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
  7. Lulusan SMA, SMK, atau MA, bukan lulusan Paket C. Nilai rata-rata ijazah minimal 80 bagi lulusan satu hingga dua tahun sebelumnya atau nilai rata-rata rapor semester 1–5 minimal 75 bagi lulusan tahun berjalan.
  8. Lulusan sekolah luar negeri wajib menyetarakan ijazah di Kemendikbudristek.
  9. Pendaftar perempuan belum pernah melahirkan.
  10. Pendaftar laki-laki belum memiliki anak biologis.
  11. Tidak bertato atau memiliki bekas tato.
  12. Pendaftar perempuan tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh tidak lazim.
  13. Peserta laki-laki tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh mana pun.
  14. Sehat jasmani dan rohani serta tidak pernah mengalami patah tulang.
  15. Peserta berkacamata dengan ukuran maksimal +1 atau -1.
  16. Tidak buta warna.
  17. Tinggi badan minimal 165 sentimeter bagi laki-laki dan 160 sentimeter bagi perempuan. Selain itu, peserta harus memiliki berat badan seimbang.
  18. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per 31 Desember.
  19. Memperoleh persetujuan orang tua atau wali melalui surat pernyataan.
  20. Bukan personel atau mantan personel TNI, Polri, maupun PNS.
  21. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 tahun setelah lulus.
  22. Tidak terikat ikatan dinas dengan instansi lain.
  23. Memiliki kartu BPJS Kesehatan.
  24. Peserta yang bekerja sebagai pegawai tetap wajib memperoleh persetujuan atau rekomendasi pimpinan instansi. Selain itu, peserta harus bersedia berhenti apabila dinyatakan lolos seleksi.
Baca Juga :  Komdigi Minta Apple dan Google Hapus Aplikasi Hornet dari Indonesia, Ini Alasannya

Persiapkan Dokumen Sebelum Pendaftaran Dibuka

Calon peserta sebaiknya mulai melengkapi seluruh dokumen persyaratan sejak sekarang. Selain itu, persiapan lebih awal membantu memperlancar proses pendaftaran. Karena itu, peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan lebih siap ketika pendaftaran resmi dibuka. (iD/*)

Berita Terkait

Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027
Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya
10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana, Gaji Tembus Rp1,89 Miliar Setahun
Desil KIP Kuliah Berubah, Apakah Bantuan Otomatis Berhenti? Ini Penjelasan Kemdiktisaintek
Habi Sabda Ihsan, Mahasiswa IAIN Kerinci Raih Conditional Offer dari Dua Kampus Luar Negeri untuk Magister TESOL
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:00 WIB

Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya

Berita Terbaru