Intiperistiwa.com – Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) segera membuka Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN 2026 untuk calon taruna baru. STIN berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN). Selain itu, kampus kedinasan tersebut menyiapkan lulusannya menjadi tenaga profesional di bidang intelijen guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Minat masyarakat terhadap STIN terus menunjukkan angka tinggi. Pada 2025, jumlah pendaftar mencapai 6.011 orang. Sementara itu, jumlah peminat pada 2024 mencapai 8.288 orang. Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan seluruh persyaratan sejak dini.
Daftar Jurusan di STIN
STIN menyediakan beberapa program studi pada jenjang sarjana terapan, sarjana, dan pascasarjana. Selain itu, setiap program memiliki fokus pembelajaran sesuai kebutuhan dunia intelijen. Karena itu, calon peserta dapat memilih jurusan sesuai minat dan ketentuan yang berlaku.
1Program Sarjana Terapan (D4)
- D4 Keamanan dan Intelijen Siber
- D4 Intelijen Teknologi
- D4 Keamanan Ekonomi dan Intelijen Keuangan
2. Program Sarjana (S1)
- S1 Agen Intelijen
- S1 Analis Intelijen
3. Program Pascasarjana (S2)
- S2 Kajian Intelijen
- S2 Terapan Intelijen Medik
Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIN 2026
Calon peserta wajib memenuhi seluruh persyaratan sebelum mengikuti seleksi. Selain itu, daftar berikut mengacu pada proses penerimaan tahun sebelumnya. Namun, peserta tetap perlu menunggu pengumuman resmi apabila terdapat perubahan ketentuan.
- Warga Negara Indonesia.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Tidak pernah terlibat tindak pidana.
- Memiliki SKCK sebagai bukti berkelakuan baik.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Lulusan SMA, SMK, atau MA, bukan lulusan Paket C. Nilai rata-rata ijazah minimal 80 bagi lulusan satu hingga dua tahun sebelumnya atau nilai rata-rata rapor semester 1–5 minimal 75 bagi lulusan tahun berjalan.
- Lulusan sekolah luar negeri wajib menyetarakan ijazah di Kemendikbudristek.
- Pendaftar perempuan belum pernah melahirkan.
- Pendaftar laki-laki belum memiliki anak biologis.
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato.
- Pendaftar perempuan tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh tidak lazim.
- Peserta laki-laki tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh mana pun.
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak pernah mengalami patah tulang.
- Peserta berkacamata dengan ukuran maksimal +1 atau -1.
- Tidak buta warna.
- Tinggi badan minimal 165 sentimeter bagi laki-laki dan 160 sentimeter bagi perempuan. Selain itu, peserta harus memiliki berat badan seimbang.
- Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per 31 Desember.
- Memperoleh persetujuan orang tua atau wali melalui surat pernyataan.
- Bukan personel atau mantan personel TNI, Polri, maupun PNS.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 tahun setelah lulus.
- Tidak terikat ikatan dinas dengan instansi lain.
- Memiliki kartu BPJS Kesehatan.
- Peserta yang bekerja sebagai pegawai tetap wajib memperoleh persetujuan atau rekomendasi pimpinan instansi. Selain itu, peserta harus bersedia berhenti apabila dinyatakan lolos seleksi.
Persiapkan Dokumen Sebelum Pendaftaran Dibuka
Calon peserta sebaiknya mulai melengkapi seluruh dokumen persyaratan sejak sekarang. Selain itu, persiapan lebih awal membantu memperlancar proses pendaftaran. Karena itu, peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan lebih siap ketika pendaftaran resmi dibuka. (iD/*)











Komentar