Habi Sabda Ihsan, Mahasiswa IAIN Kerinci Raih Conditional Offer dari Dua Kampus Luar Negeri untuk Magister TESOL

Habi meraih tawaran bersyarat dari kampus di Inggris dan Selandia Baru saat masih menyelesaikan studi sarjana.

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Habi Sabda Ihsan, Mahasiswa IAIN Kerinci Raih Conditional Offer dari Dua Kampus Luar Negeri untuk Magister TESOL. (Foto: iainkerinci/diolah oleh AI)

Habi Sabda Ihsan, Mahasiswa IAIN Kerinci Raih Conditional Offer dari Dua Kampus Luar Negeri untuk Magister TESOL. (Foto: iainkerinci/diolah oleh AI)

Intiperistiwa.com, Kerinci – Habi Sabda Ihsan raih Conditional Offer dari dua perguruan tinggi luar negeri untuk melanjutkan studi magister. Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris IAIN Kerinci itu mendapat tawaran dari kampus di Inggris dan Selandia Baru. Kedua kampus tersebut yakni University of Nottingham dan University of Canterbury. Menariknya, Habi memperoleh kesempatan itu saat masih menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Kerinci.

University of Nottingham menawarkan program MA Teaching English to Speakers of Other Languages atau TESOL kepada Habi. Sementara itu, University of Canterbury menawarkan Master of Teaching English to Speakers of Other Languages atau MTESOL. Namun, Habi masih harus memenuhi sejumlah persyaratan sebelum memperoleh penerimaan final. Kedua program tersebut juga berkaitan erat dengan bidang keilmuan yang sedang ia tempuh.

Habi Sabda Ihsan Raih Conditional Offer Saat Masih Kuliah S1

Bagi Habi, capaian tersebut menjadi pengalaman penting sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan akademik. Selain itu, ia ingin terus memperkuat kemampuan bahasa Inggris. Habi bersyukur karena memperoleh kesempatan dari dua universitas internasional. Kedua program tersebut juga memiliki keterkaitan dengan bidang Tadris Bahasa Inggris yang sedang ia pelajari.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan Conditional Offer dari dua universitas, yaitu University of Nottingham dan University of Canterbury. Bagi saya, ini bukan hanya tentang diterima di universitas luar negeri, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk melanjutkan studi,” ujar Habi.

Habi menjelaskan bahwa kesempatan tersebut membutuhkan proses persiapan yang tidak singkat. Ia menyiapkan berbagai persyaratan akademik dan kemampuan bahasa Inggris untuk mengikuti proses seleksi. Selain itu, Habi berharap pencapaiannya dapat memotivasi mahasiswa IAIN Kerinci agar tidak membatasi diri. Ia juga ingin mahasiswa lain berani mengejar kesempatan pendidikan hingga tingkat internasional.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK dan 12 Pejabat Fungsional, Ini Daftar Lengkapnya

“Saya berharap apa yang saya capai ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman mahasiswa lainnya. Jangan takut untuk mencoba dan jangan merasa bahwa kuliah di daerah menjadi batas untuk bermimpi besar. Selama kita mau berusaha, mempersiapkan diri, dan terus belajar, insyaallah peluang untuk melanjutkan studi ke luar negeri terbuka,” katanya.

Prodi Tadris Bahasa Inggris Apresiasi Capaian Habi

Ketua Prodi Tadris Bahasa Inggris Musdizal, M.Pd., menyambut baik capaian Habi Sabda Ihsan. Menurutnya, Conditional Offer dari dua universitas luar negeri tersebut menjadi capaian yang patut mendapat apresiasi. Selain itu, keberhasilan itu menunjukkan kemampuan mahasiswa IAIN Kerinci untuk bersaing dalam lingkungan akademik lebih luas. Musdizal menilai pencapaian tersebut sejalan dengan upaya kampus meningkatkan kualitas mahasiswa.

“Kami sangat mengapresiasi capaian yang diraih Habi Sabda Ihsan. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa IAIN Kerinci memiliki potensi untuk bersaing dan mendapatkan kesempatan akademik di tingkat internasional. Prestasi seperti ini harus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kemampuan bahasa asing, dan berani mengambil peluang yang tersedia,” ujar Kaprodi.

Musdizal menilai pencapaian tersebut sejalan dengan upaya IAIN Kerinci meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, kampus mendorong peningkatan kompetensi akademik dan penguasaan bahasa asing mahasiswa. IAIN Kerinci juga mendorong mahasiswa memperluas wawasan global. Karena itu, Musdizal berharap capaian Habi dapat memotivasi mahasiswa lainnya.

Baca Juga :  Daftar 30 Pelajar Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Kerinci 2026, Lengkap dengan Asal Sekolahnya

Habi Masih Harus Memenuhi Persyaratan

Musdizal berharap Habi dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, Conditional Offer menjadi langkah awal yang membutuhkan persiapan matang. Karena itu, Habi perlu memenuhi seluruh persyaratan dari universitas tujuan. Musdizal berharap peluang tersebut dapat berlanjut menuju keberangkatan studi dan keberhasilan akademik.

“Kita berharap Habi dapat menyelesaikan seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh universitas tujuan dan melanjutkan pendidikan dengan membawa nama baik IAIN Kerinci. Kami juga ingin semakin banyak mahasiswa yang memiliki keberanian untuk bermimpi besar, mempersiapkan diri, dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri,” tegasnya.

Capaian Habi juga menjadi kabar positif bagi Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Kerinci. Dua tawaran tersebut membuka ruang bagi Habi untuk mengembangkan perjalanan akademik dan profesional. Selain itu, bidang pengajaran bahasa Inggris memiliki jejaring keilmuan internasional. Habi kini memiliki peluang melanjutkan pendidikan di salah satu dari dua universitas tujuan.

Dengan dua Conditional Offer tersebut, Habi memiliki peluang melanjutkan pendidikan magister setelah memenuhi seluruh persyaratan. Selain itu, capaian tersebut dapat memotivasi mahasiswa IAIN Kerinci lainnya untuk terus berprestasi. Mahasiswa juga dapat memperluas wawasan dan menjadikan pendidikan internasional sebagai bagian dari perjalanan akademik. Habi kini terus mempersiapkan diri untuk memenuhi persyaratan dari universitas tujuan. (iD/*)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya
274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027
Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026
Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya
10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana, Gaji Tembus Rp1,89 Miliar Setahun
Berita ini 30 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB