Intiperistiwa.com – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali mencatat prestasi membanggakan. Wa’is Alqorni Ritonga meraih kesempatan menjadi delegasi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6. Wa’is merupakan mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam IAIN Kerinci. Selain itu, kesempatan tersebut membawa nama IAIN Kerinci ke forum yang lebih luas.
Keikutsertaan Wa’is dalam ICSM Batch 6 menunjukkan potensi mahasiswa IAIN Kerinci dalam berbagai program pengembangan diri. Mahasiswa juga memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan melalui kegiatan di luar lingkungan kampus. Selain itu, forum tersebut membuka ruang untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring. Wa’is juga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi serta memperoleh pengalaman baru sebagai generasi muda.
Rektor IAIN Kerinci Apresiasi Prestasi Wa’is
Rektor IAIN Kerinci, Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menyambut baik pencapaian Wa’is Alqorni Ritonga. Menurutnya, kegiatan ICSM dapat mendukung proses pengembangan kapasitas mahasiswa. Selain kemampuan akademik, mahasiswa juga perlu memiliki keberanian untuk tampil, berkomunikasi, dan membangun jejaring. Karena itu, setiap prestasi mahasiswa dapat memberi inspirasi kepada mahasiswa lain untuk mengembangkan potensi.
“Kami sangat mengapresiasi terpilihnya Wa’is Alqorni Ritonga sebagai delegasi International Conference Santri Mendunia Batch 6. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk menambah wawasan, pengalaman dan jejaring sekaligus membawa nama baik IAIN Kerinci,” ujar Rektor, Senin, (17/8). Jafar melihat kesempatan tersebut sebagai bagian penting dalam perjalanan pengembangan mahasiswa. Selain itu, Wa’is dapat membawa identitas almamater dalam ruang yang lebih luas.
Jafar menjelaskan bahwa IAIN Kerinci terus mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri. Kampus tidak hanya mengarahkan mahasiswa untuk mengejar pencapaian akademik dalam ruang perkuliahan. Selain itu, mahasiswa perlu mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, komunikasi, dan kepedulian sosial. Menurutnya, pengalaman dalam forum luas dapat menjadi bekal saat mahasiswa memasuki masyarakat maupun dunia profesional.
Karena itu, Jafar berharap Wa’is memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Ia ingin Wa’is menjadikan kegiatan itu sebagai proses belajar dan membangun kepercayaan diri. Selain itu, Wa’is dapat menyerap pengetahuan serta berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi motivasi untuk terus melahirkan prestasi lain.
“Kami berharap Wa’is dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, terus belajar, membangun jejaring dan membawa nama baik IAIN Kerinci. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi dan menginspirasi mahasiswa lainnya,” ungkapnya. Rektor juga meminta Wa’is mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, pengalaman tersebut dapat memberi manfaat bagi perkembangan dirinya.
Dorong Mahasiswa Berani Mengambil Peluang
International Conference Santri Mendunia Batch 6 memberi ruang kepada generasi muda untuk memperluas perspektif. Selain itu, kegiatan tersebut memperkenalkan potensi santri dalam berbagai bidang. Keikutsertaan Wa’is membuka kesempatan untuk memperkuat kemampuan berinteraksi dalam lingkungan yang lebih luas. Ia juga dapat membangun relasi dan bertukar gagasan bersama peserta lainnya.
Bagi IAIN Kerinci, pencapaian tersebut sejalan dengan semangat kampus dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan mahasiswa. Kampus mendorong mahasiswa meningkatkan kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Selain itu, IAIN Kerinci juga mendorong pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kreativitas mahasiswa. Dengan bekal tersebut, mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Keterpilihan Wa’is juga dapat memotivasi mahasiswa lain agar lebih aktif mencari berbagai peluang pengembangan diri. Mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan dalam bidang akademik, organisasi, kompetisi, maupun forum kepemudaan. Selain itu, setiap pengalaman dapat membantu pembentukan karakter serta meningkatkan daya saing mahasiswa. Karena itu, mahasiswa perlu berani memanfaatkan peluang yang sesuai dengan potensi masing-masing.
Jafar juga berharap pencapaian Wa’is tidak berhenti setelah ia menjadi delegasi ICSM Batch 6. Menurutnya, Wa’is dapat membawa pengalaman dan pengetahuan baru kembali ke lingkungan kampus. Selain itu, ia dapat membagikan manfaat kegiatan tersebut kepada mahasiswa lainnya. Langkah tersebut dapat mendorong mahasiswa lain agar berani bermimpi dan berusaha mengejar prestasi.
“Kami ingin setiap mahasiswa IAIN Kerinci memiliki keberanian untuk berkembang dan mengambil kesempatan. Prestasi Wa’is ini hendaknya menjadi contoh bahwa mahasiswa dari IAIN Kerinci mampu tampil di berbagai forum dan membawa nama baik almamater. Semoga ia dapat menjalankan amanah sebagai delegasi dengan baik dan terus memberikan prestasi terbaik,” tutup Rektor. Capaian tersebut sekaligus menambah catatan positif perjalanan prestasi mahasiswa IAIN Kerinci. (iD/*)











Komentar