Tak Hanya Stunting, Program 3S Sungai Penuh Kini Sasar Lansia hingga Anak Sekolah

Program 3S memperluas sasaran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin. (Foto: Desi Hermila/rri)

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin. (Foto: Desi Hermila/rri)

Intiperistiwa.com, Sungai Penuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat Program 3S Sungai Penuh bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini kini menyasar anak stunting, keluarga berisiko stunting, ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), lansia, dan anak sekolah. Selain itu, pemerintah memperluas bantuan kepada keluarga kurang mampu yang memerlukan perhatian dan dukungan. Perluasan tersebut membuat cakupan program tidak lagi hanya berfokus pada persoalan stunting.

Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, menyebut program tersebut sebagai wujud kepedulian bersama. Menurutnya, gerakan ini melibatkan ASN, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pihak lainnya. Sri Kartini menyampaikan hal itu saat mengunjungi sasaran program dan menyerahkan bantuan secara langsung. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung kelompok masyarakat yang menerima dukungan melalui Program 3S.

Sri Kartini menjelaskan, bantuan kini tidak hanya berfokus pada penanganan stunting. Program tersebut juga menjangkau masyarakat kurang mampu dan lansia yang membutuhkan perhatian. Karena itu, pemerintah memperluas sasaran agar bantuan dapat menjawab kebutuhan kelompok masyarakat lainnya. “Program 3S ini merupakan wujud kepedulian terhadap masalah stunting, masyarakat tidak mampu dan lansia,” ujar Sri Kartini Alfin.

Baca Juga :  Terungkap! Polda Jambi Bongkar Pembobolan Bank Jambi, Tiga Tersangka Diamankan

Program 3S Sungai Penuh Sasar Lebih Banyak Kelompok

Pada penyaluran kali ini, Program 3S Sungai Penuh menyasar beberapa kelompok dengan kebutuhan berbeda. Sasaran tersebut mencakup anak stunting dan keluarga yang menghadapi risiko stunting. Selain itu, bantuan menjangkau ibu hamil KEK yang berpotensi melahirkan anak berisiko stunting. Program ini juga menyasar lansia serta anak sekolah dari keluarga kurang mampu.

Sri Kartini menegaskan program tersebut membawa semangat gotong royong dalam membantu masyarakat. Selain itu, program ini memperkuat upaya pemerintah daerah dalam penanganan stunting dan persoalan sosial. Keterlibatan banyak pihak membuat dukungan tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Dengan demikian, masyarakat dan berbagai organisasi dapat ikut memperluas kepedulian kepada kelompok yang membutuhkan.

Baca Juga :  Pemkot dan DPRD Sepakati Perubahan KUA dan PPAS Sungai Penuh 2026, Jadi Pijakan Perubahan APBD

Gotong Royong Perkuat Kepedulian

Sri Kartini berharap lebih banyak ASN, masyarakat, organisasi, dan pihak lain ikut berpartisipasi. Menurutnya, partisipasi tersebut dapat menjaga keberlanjutan kepedulian melalui Program 3S Sungai Penuh. Selain itu, keterlibatan bersama dapat memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Ia berharap gerakan tersebut terus berkembang dan menjangkau masyarakat yang memerlukan dukungan.

Pemerintah berharap Program 3S memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Kota Sungai Penuh. Melalui semangat kebersamaan, program tersebut juga mendorong perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pemerintah berharap gerakan ini mempercepat penanganan stunting di Kota Sungai Penuh. Kepedulian berbagai pihak pun menjadi bagian penting dalam memperkuat tujuan program tersebut. (iD/*)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya
274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026
Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi
Bahasa Duano dan Kerinci Terancam Punah, Balai Bahasa Jambi Ungkap Penyebabnya
Polres Merangin Tindak PETI di DAS Merangin, Dua Ekskavator Diamankan
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026

Kamis, 3 September 2026 - 19:00 WIB

Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB