Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi

Bupati mendapati Kantor Dinas Perikanan lengang dan lebih dari 60 persen pegawai tidak berada di tempat.

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi. (Foto: jambiekspres.disway)

Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi. (Foto: jambiekspres.disway)

Intiperistiwa.com, Bangko – Bupati Merangin M. Syukur menggelar sidak ASN Merangin pada Selasa, 1 September 2026. Ia mendatangi Dinas PPKB dan Dinas Perikanan setelah menerima laporan masyarakat. Laporan tersebut menyoroti rendahnya kedisiplinan ASN pada sejumlah organisasi perangkat daerah. Melalui sidak itu, Bupati memeriksa langsung kehadiran dan absensi pegawai.

M. Syukur lebih dahulu mendatangi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau PPKB. Kepala Dinas PPKB Sony Propesma menyambut kedatangan Bupati di kantor tersebut. Selanjutnya, Bupati langsung memeriksa daftar absensi para pegawai. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh aparatur hadir dan menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Namun, Bupati menemukan kondisi berbeda saat melanjutkan sidak menuju Kantor Dinas Perikanan. Selepas jam istirahat makan siang, suasana kantor terlihat lengang. M. Syukur mendapati lebih dari 60 persen pegawai tidak berada di tempat. Bahkan, Kepala Dinas Perikanan dan Sekretaris Dinas juga tidak terlihat selama sidak berlangsung.

Sidak ASN Merangin Temukan Dugaan Manipulasi Absensi

Bupati kemudian memeriksa silang dokumen absensi harian milik 23 pegawai PNS. Dari pemeriksaan tersebut, ia menemukan indikasi manipulasi pada daftar kehadiran pegawai. Sejumlah pegawai diduga membubuhkan tanda tangan absensi sore sejak pagi hari. Dengan cara tersebut, mereka tidak perlu kembali ke kantor setelah istirahat makan siang.

Baca Juga :  CPNS Sungai Penuh 2026, Ini Kabar Terbaru Usai BKPSDM Bertemu KemenPAN-RB

Selain itu, M. Syukur menemukan dugaan rekayasa keterangan kehadiran tanpa tanda tangan pegawai. Temuan tersebut memperkuat perhatian Bupati terhadap sistem absensi di Dinas Perikanan. Ia kemudian menyoroti kebiasaan pegawai yang mengisi absensi sore sejak pagi. Bupati juga mengaitkan temuan itu dengan kondisi kantor yang lengang selepas jam istirahat.

“Ini kebiasaan budaya ini, sudah tanda tangan dari pagi. Jam 2 sampai sore sudah tanda tangan. Nah, kalau hari ini wajar saya tengok hampir 60 persen siang itu sudah hilang semua,” tegas M. Syukur. Bupati menyayangkan pola absensi seperti itu tetap terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut berpengaruh terhadap kedisiplinan aparatur. Karena itu, ia meminta jajaran terkait segera memperbaiki pengawasan.

Bupati Soroti Pelayanan kepada Masyarakat

M. Syukur juga menyoroti posisi Dinas Perikanan yang berada di pusat kota. Menurutnya, instansi tersebut memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pegawai harus tetap menjalankan tugas pada jam kerja. Kehadiran aparatur menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan pemerintahan.

Baca Juga :  9 Taman Nasional Tutup Sementara Jalur Pendakian, TNKS Masuk Daftar

“Kalau pegawai kerjanya begini, siapa yang mau melayani masyarakat? Saya datang ke sini membuktikan laporan masyarakat bahwa kantor ini kalau siang kosong. Bahkan pagi juga banyak yang tidak hadir, baru datang jam 10 atau jam 11,” ujarnya. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan alasan Bupati melakukan pemeriksaan langsung. Ia ingin memastikan laporan masyarakat sesuai dengan kondisi di lapangan.

Atas temuan itu, Bupati menginstruksikan pejabat terkait memberi teguran tertulis kepada pegawai yang terbukti melanggar. Sanksi tersebut menyasar pegawai yang terbukti bolos maupun memanipulasi daftar absensi. Selain itu, M. Syukur meminta pimpinan Dinas Perikanan segera memperbaiki sistem pengawasan internal. Ia juga meminta jajaran menghentikan praktik penandatanganan absensi ganda.

Bupati menegaskan sidak ASN Merangin tidak akan berhenti pada dua kantor tersebut. Pemerintah akan melakukan pemeriksaan serupa secara berkala tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah itu bertujuan memastikan disiplin aparatur serta pelayanan publik berjalan optimal di bawah kepemimpinan Bupati Merangin M. Syukur. Ia juga ingin memastikan seluruh ASN menjalankan tugas sesuai ketentuan di Kabupaten Merangin. (iD/*)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya
274 Desa di Kerinci Sudah Cairkan Dana Desa Tahap II 2026, 11 Desa Masih Berproses
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026
Bahasa Duano dan Kerinci Terancam Punah, Balai Bahasa Jambi Ungkap Penyebabnya
Tak Hanya Stunting, Program 3S Sungai Penuh Kini Sasar Lansia hingga Anak Sekolah
Polres Merangin Tindak PETI di DAS Merangin, Dua Ekskavator Diamankan
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Buka Seleksi JPT Pratama 2026 untuk Lima Kepala OPD, Simak Syarat dan Jadwalnya

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Abizar Prandapo, Siswa SMPN 13 Kerinci, Borong Dua Prestasi di Jambi Open 2026

Kamis, 3 September 2026 - 19:00 WIB

Sidak ASN Merangin, Bupati M. Syukur Temukan Dugaan Manipulasi Absensi

Berita Terbaru

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Tips & Trik

Air Dispenser Panas Semua? Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB