Makan Telur Setiap Hari, Sehat atau Berbahaya? Ini Penjelasan Lengkapnya

Telur punya banyak manfaat, tetapi konsumsi berlebihan tetap perlu perhatian.

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Makan Telur Setiap Hari, Sehat atau Berbahaya? (Foto: Getty Images/hxyume/haibunda)

Makan Telur Setiap Hari, Sehat atau Berbahaya? (Foto: Getty Images/hxyume/haibunda)

Intiperistiwa.com – Banyak orang memilih telur sebagai menu harian karena praktis dan bergizi. Selain itu, telur juga mudah di olah menjadi berbagai hidangan.

Telur rebus, telur dadar, hingga campuran masakan sering hadir di meja makan keluarga. Karena itu, konsumsi telur setiap hari semakin umum.

Di balik manfaatnya, sebagian orang masih khawatir terhadap kandungan kolesterol telur. Pertanyaan soal keamanan konsumsi telur pun terus muncul.

Kandungan Nutrisi Telur Sangat Lengkap

Telur mengandung protein berkualitas tinggi yang di butuhkan tubuh setiap hari. Selain itu, telur juga memiliki banyak vitamin dan mineral penting.

Telur mengandung vitamin D, vitamin B12, kolin, selenium, serta lutein. Berbagai nutrisi tersebut membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

Karena kandungannya lengkap, telur sering menjadi pilihan menu sehat. Banyak orang mengandalkan telur untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

Manfaat Makan Telur Setiap Hari

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Protein

Telur memiliki sembilan asam amino esensial yang di butuhkan tubuh. Nutrisi itu membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Protein dalam telur juga mendukung kesehatan otot, kulit, dan organ tubuh. Karena itu, telur cocok menjadi sumber protein harian.

2. Membuat Kenyang Lebih Lama

Kandungan protein telur membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Akibatnya, keinginan makan berlebihan bisa berkurang.

Karena manfaat tersebut, banyak orang memilih telur untuk menu sarapan. Selain praktis, telur juga membantu mengontrol pola makan.

3. Menjaga Kesehatan Mata

Telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang baik untuk mata. Kedua zat itu membantu melindungi mata dari penuaan.

Baca Juga :  Cek Kesehatan Gratis di Lapas Dimulai, Pemerintah Targetkan Skrining TBC dan HIV

Selain itu, antioksidan dalam telur membantu menjaga penglihatan tetap optimal. Karena itu, telur termasuk makanan baik untuk kesehatan mata.

4. Mendukung Fungsi Otak

Kuning telur mengandung kolin yang penting bagi kesehatan otak. Nutrisi tersebut membantu fungsi saraf bekerja lebih baik.

Selain itu, kolin juga membantu pembentukan membran sel tubuh. Tubuh juga membutuhkan kolin untuk memproduksi neurotransmiter.

5. Membantu Menjaga Kesehatan Tulang

Telur mengandung vitamin D yang membantu penyerapan kalsium. Nutrisi itu penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi.

Karena itu, konsumsi telur dalam jumlah wajar dapat mendukung kesehatan tulang. Manfaat tersebut terasa penting bagi semua usia.

Apakah Makan Telur Setiap Hari Berbahaya?

Sebagian orang menghindari telur karena kandungan kolesterolnya cukup tinggi. Terutama, kolesterol banyak terdapat pada kuning telur.

Meski begitu, konsumsi telur dalam jumlah wajar umumnya tetap aman. Banyak penelitian menunjukkan telur tidak selalu menaikkan kolesterol darah secara signifikan.

Selain telur, kadar kolesterol juga di pengaruhi pola makan dan aktivitas fisik. Faktor berat badan dan genetik turut memengaruhi kondisi tersebut.

Karena itu, dampak konsumsi telur bisa berbeda pada setiap orang. Pola hidup secara keseluruhan tetap memegang peranan penting.

Risiko yang Perlu Di perhatikan

1. Menambah Asupan Kolesterol

Kuning telur mengandung kolesterol cukup tinggi bagi sebagian orang. Karena itu, penderita kolesterol tinggi perlu lebih berhati-hati.

Baca Juga :  Daftar Harga BBM Pertamina Se-Indonesia Juli 2026

Selain itu, penderita penyakit jantung juga perlu mengatur jumlah konsumsi telur. Konsultasi dengan dokter bisa membantu menentukan batas aman.

2. Menambah Lemak dan Kalori

Cara mengolah telur ikut memengaruhi kandungan gizinya. Telur goreng biasanya mengandung lebih banyak lemak dan kalori.

Jika terlalu sering di konsumsi, asupan lemak harian bisa meningkat. Karena itu, metode memasak sehat tetap penting di perhatikan.

3. Risiko Keracunan Makanan

Telur mentah atau kurang matang bisa membawa bakteri Salmonella. Bakteri tersebut dapat memicu gangguan pencernaan dan keracunan makanan.

Karena itu, telur sebaiknya di masak hingga matang sempurna. Langkah tersebut membantu mengurangi risiko infeksi bakteri.

4. Memicu Reaksi Alergi

Sebagian orang dapat mengalami alergi setelah makan telur. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak.

Gejalanya bisa berupa gatal, ruam kulit, hingga gangguan pernapasan. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan reaksi tubuh anak.

Berapa Batas Aman Konsumsi Telur?

Secara umum, konsumsi telur setiap hari masih tergolong aman. Banyak orang dewasa dapat mengonsumsi satu hingga dua butir telur per hari.

Namun, kebutuhan setiap orang tentu berbeda-beda. Usia, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan ikut memengaruhi kebutuhan gizi.

Karena itu, penting menjaga pola makan tetap seimbang. Perhatikan juga konsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol lainnya.

Bagi penderita diabetes, kolesterol tinggi, atau penyakit jantung, konsultasi dokter tetap penting. Dengan begitu, konsumsi telur tetap aman dan sesuai kondisi tubuh. (id/*)

Berita Terkait

6 Negara dengan Sistem Kesehatan Terbaik di Dunia 2026, Tiga Negara Asia Masuk Daftar
Kulit Telur Rebus Susah Dikupas? Coba Metode 10-5-10 yang Sedang Viral
Anak Terlambat Bicara? Kenali Tanda Speech Delay dan Cara Tepat Mengatasinya
MPLS Ramah 2026 Segera Dimulai, Begini Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa Baru
Riset Terbaru Ungkap Durasi Jalan Kaki yang Efektif, Risiko Penyakit Jantung Bisa Turun Drastis
Program MBG Kembali Disalurkan Mulai 13 Juli 2026, BGN Pastikan Distribusi Berjalan Lancar
Masih Sering Masukkan Makanan Panas ke Kulkas? Ketahui Risikonya Sebelum Terlambat
Banyak yang Tidak Tahu! Ternyata Makan Labu Siam Terlalu Banyak Bisa Memicu Efek Samping
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

6 Negara dengan Sistem Kesehatan Terbaik di Dunia 2026, Tiga Negara Asia Masuk Daftar

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

Kulit Telur Rebus Susah Dikupas? Coba Metode 10-5-10 yang Sedang Viral

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:00 WIB

Anak Terlambat Bicara? Kenali Tanda Speech Delay dan Cara Tepat Mengatasinya

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

MPLS Ramah 2026 Segera Dimulai, Begini Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa Baru

Senin, 13 Juli 2026 - 23:00 WIB

Riset Terbaru Ungkap Durasi Jalan Kaki yang Efektif, Risiko Penyakit Jantung Bisa Turun Drastis

Berita Terbaru