PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka, Tersedia 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan di Seluruh Indonesia

Kemensos membuka ribuan formasi tenaga kependidikan dengan proses pendaftaran melalui SSCASN.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka, Tersedia 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan di Seluruh Indonesia. (Foto: IA)

PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka, Tersedia 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan di Seluruh Indonesia. (Foto: IA)

Intiperistiwa.com – Kementerian Sosial (Kemensos) membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Sekolah Rakyat Tahun 2026. Program ini menyediakan 5.127 formasi tenaga kependidikan yang tersebar di berbagai daerah Indonesia.

Kesempatan tersebut menarik perhatian banyak pencari kerja. Selain jumlah formasinya besar, proses pendaftaran juga berlangsung secara daring melalui portal SSCASN.

Pelamar dapat mengakses laman SSCASN untuk membuat akun dan mengajukan lamaran. Karena itu, calon peserta perlu memahami syarat, tahapan, serta dokumen yang wajib di siapkan sebelum mendaftar.

Lima Jabatan yang Di buka

Kemensos menyediakan lima jenis jabatan tenaga kependidikan dalam rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026. Setiap posisi memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda.

Posisi pertama yaitu Wali Asuh. Jabatan ini berfokus pada pendampingan, pembinaan, serta pemantauan perkembangan peserta didik selama mengikuti pendidikan.

Posisi berikutnya yakni Wali Asrama. Petugas bertanggung jawab mengelola aktivitas asrama, menjaga kedisiplinan, dan mengawasi kegiatan harian siswa.

Selain itu, Kemensos juga membuka formasi Operator Sekolah. Jabatan tersebut menangani pengumpulan, pengolahan, dan penginputan data sekolah.

Kebutuhan lainnya mencakup Pengelola Keuangan dan Tenaga Administrasi. Kedua posisi itu mendukung kelancaran pengelolaan administrasi serta keuangan sekolah.

Seluruh jabatan mensyaratkan pendidikan minimal Diploma III atau setara sesuai ketentuan masing-masing formasi.

Langkah Pendaftaran di SSCASN

Calon pelamar wajib membuat akun SSCASN terlebih dahulu. Proses pembuatan akun menggunakan data kependudukan yang valid dan sesuai dokumen resmi.

Setelah akun aktif, pelamar dapat masuk menggunakan NIK dan kata sandi yang telah di buat. Selanjutnya, peserta harus melengkapi biodata dan informasi pendidikan secara lengkap.

Tahap berikutnya yaitu memilih formasi yang tersedia. Pelamar dapat menentukan satu jabatan sesuai latar belakang pendidikan dan persyaratan yang berlaku.

Baca Juga :  9 Jenis Kendaraan di Jakarta Dapat Tarif Pajak Lebih Murah, Hanya 0,5 Persen

Kemudian, peserta memilih satu wilayah penempatan. Setelah itu, pelamar menentukan lokasi pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Peserta juga wajib mengunggah seluruh dokumen persyaratan. Sebelum mengirimkan pendaftaran, pastikan seluruh data telah sesuai dan bebas kesalahan.

Dokumen yang Wajib Di siapkan

Pelamar harus menyiapkan pas foto formal terbaru dengan latar belakang merah. Selain itu, peserta juga perlu melampirkan surat lamaran dan surat pernyataan bermeterai.

Dokumen penting lainnya meliputi ijazah asli, transkrip nilai, serta sertifikat akreditasi program studi jika di perlukan. Pelamar yang memiliki sertifikat SDMKS juga dapat mengunggah dokumen tersebut.

Seluruh dokumen harus berupa hasil pindai berwarna dari dokumen asli. Dokumen yang tidak lengkap berpotensi menggagalkan proses seleksi administrasi.

Persyaratan Umum Pelamar

Seleksi ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia. Pelamar harus berusia antara 20 hingga 45 tahun saat mendaftar.

Peserta tidak boleh memiliki riwayat pidana dengan hukuman penjara dua tahun atau lebih. Selain itu, pelamar juga tidak boleh berstatus ASN, anggota TNI, maupun Polri.

Kemensos mewajibkan peserta bebas dari keterlibatan dalam kepengurusan partai politik. Pelamar juga harus memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang baik.

Persyaratan lainnya mencakup kepemilikan SKCK serta kualifikasi pendidikan yang sesuai. Khusus lulusan D3, D4, dan S1, pelamar wajib memiliki IPK minimal 3,10.

Selain itu, peserta harus bersedia di tempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Kemensos juga mengharuskan pelamar siap bekerja dengan sistem shift.

Pilihan Wilayah Penempatan

Pelamar hanya dapat memilih satu wilayah penempatan selama proses pendaftaran berlangsung.

Wilayah I

Aceh, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Wilayah II

Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Menkeu Tegaskan Indonesia Jauh dari Krisis

Wilayah III

Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

Wilayah IV

Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

Jadwal Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Kemensos mengumumkan seleksi pada 3 hingga 15 Juni 2026. Pendaftaran berlangsung mulai 8 hingga 14 Juni 2026.

Seleksi administrasi berjalan pada 8 sampai 16 Juni 2026. Kemensos mengumumkan hasil administrasi pada 17 Juni 2026.

Masa sanggah berlangsung pada 18 Juni 2026. Panitia memberikan jawaban sanggah pada 18 hingga 19 Juni 2026.

Pengumuman pascasanggah berlangsung pada 19 sampai 20 Juni 2026. Setelah itu, panitia melakukan penarikan data final pada 21 Juni 2026.

Penjadwalan CAT di laksanakan pada 22 hingga 23 Juni 2026. Lokasi ujian di umumkan pada 24 sampai 25 Juni 2026.

Pelaksanaan CAT BKN berlangsung mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Selanjutnya, panitia mengolah nilai pada 6 sampai 8 Juli 2026.

Pengumuman kelulusan CAT di jadwalkan pada 9 Juli 2026. Peserta yang lolos kemudian mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan pada 13 hingga 19 Juli 2026.

Kemensos mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Tambahan pada 22 Juli 2026. Setelah tahapan sanggah selesai, peserta mengisi DRH dan pemberkasan pada 28 Juli hingga 11 Agustus 2026.

Seluruh hasil seleksi akan tersedia melalui portal SSCASN dan laman resmi Kemensos. Karena itu, peserta perlu memantau informasi secara berkala agar tidak tertinggal jadwal penting.

Bagi calon pelamar, persiapan dokumen sejak awal menjadi langkah penting. Ketelitian saat mengisi data juga membantu menghindari kendala selama proses pendaftaran.(id/*)

Berita Terkait

Optimalkan Program MBG, Pemerintah Perkuat Tata Kelola BGN
Berapa Pendapatan Menjadi Anggota TNI? Simak Daftar Tunjangan yang Mereka Terima
Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non ASN Naik Jadi Rp2 Juta dan Cair Langsung ke Rekening
Jangan Lewatkan! MyPertamina Bagi Cashback dan Bonus Poin hingga Juli 2026
Rekrutmen BPJS Kesehatan 2026 Resmi Dibuka, Lulusan D3 dan S1 Bisa Daftar
Cek NISN Online 2026 Kini Lebih Mudah, Bisa Pakai Nama Siswa dan Ibu Kandung
Film Warkop DKI: Viralin Dong! Resmi Tayang Hari Ini, 11 Juni 2026
Rupiah Kembali Merosot Hari Ini, Dolar AS Sentuh Rp17.947
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:00 WIB

Optimalkan Program MBG, Pemerintah Perkuat Tata Kelola BGN

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:00 WIB

Berapa Pendapatan Menjadi Anggota TNI? Simak Daftar Tunjangan yang Mereka Terima

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non ASN Naik Jadi Rp2 Juta dan Cair Langsung ke Rekening

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Jangan Lewatkan! MyPertamina Bagi Cashback dan Bonus Poin hingga Juli 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:00 WIB

Rekrutmen BPJS Kesehatan 2026 Resmi Dibuka, Lulusan D3 dan S1 Bisa Daftar

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi terkait perbaikan implementasi tata kelola penyelenggaraan Program MBG. (Foto: catatanjurnalist)

Nasional

Optimalkan Program MBG, Pemerintah Perkuat Tata Kelola BGN

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:00 WIB