20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Juli 2026, Cek Kampusmu Sekarang

Webometrics merilis daftar terbaru 20 universitas terbaik di Indonesia berdasarkan visibilitas, keterbukaan, dan keunggulan akademik.

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Juli 2026, Cek Kampusmu Sekarang. (Foto: AI)

20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Juli 2026, Cek Kampusmu Sekarang. (Foto: AI)

Intiperistiwa.comWebometrics kembali merilis daftar 20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Juli 2026. Pemeringkatan terbaru tersebut mencakup lebih dari 32 ribu perguruan tinggi dari berbagai negara. Selain itu, Webometrics menerbitkan daftar tersebut secara rutin setiap Januari dan Juli. Karena itu, hasil pemeringkatan ini kembali menarik perhatian calon mahasiswa dan kalangan akademisi.

Webometrics.org menjelaskan bahwa komite pemeringkatan tidak hanya menilai kualitas penelitian setiap perguruan tinggi. Namun, komite juga menghitung eksistensi digital, pengaruh akademik, keterbukaan, serta visibilitas global. Dengan demikian, hasil pemeringkatan mencerminkan berbagai aspek penting yang dimiliki setiap kampus.

Sementara itu, sejumlah perguruan tinggi Indonesia kembali masuk dalam daftar terbaik nasional. Selain mempertahankan posisi, beberapa kampus juga menunjukkan daya saing pada tingkat internasional. Oleh karena itu, daftar ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin mengenal kualitas perguruan tinggi di Indonesia.

20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Juli 2026

Berikut daftar 20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Juli 2026 berdasarkan hasil pemeringkatan terbaru.

  1. Universitas Indonesia

  • Ranking dunia: 333
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 213
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 1.588
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 436
  1. Universitas Gadjah Mada

  • Ranking dunia: 439
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 308
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.007
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 576
  1. Universitas Airlangga

  • Ranking dunia: 582
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 687
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 1.956
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 562
  1. Universitas Pendidikan Indonesia

  • Ranking dunia: 608
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 635
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.857
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 500
  1. Universitas Brawijaya

  • Ranking dunia: 621
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 505
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.427
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 810
  1. Universitas Padjadjaran Bandung

  • Ranking dunia: 637
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 729
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.334
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 610
  1. Universitas Diponegoro

  • Ranking dunia: 652
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 616
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.382
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 801
  1. Universitas Sebelas Maret Surakarta

  • Ranking dunia: 670
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 699
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.744
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 656
  1. Institut Teknologi Bandung

  • Ranking dunia: 678
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 691
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.130
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 852
  1. IPB University

  • Ranking dunia: 704
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 606
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.239
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 1.030
  1. Universitas Negeri Malang

  • Ranking dunia: 739
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 936
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.571
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 631
  1. Universitas Hasanuddin

  • Ranking dunia: 806
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 777
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.501
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 1.021
  1. Telkom University

  • Ranking dunia: 816
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 341
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 3.571
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 1.343
  1. Universitas Negeri Yogyakarta

  • Ranking dunia: 817
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 931
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 2.996
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 751
  1. Universitas Negeri Padang

  • Ranking dunia: 818
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 1.014
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 3.155
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 608
  1. Universitas Lampung

  • Ranking dunia: 862
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 457
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 3.503
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 1.329
  1. Universitas Negeri Semarang

  • Ranking dunia: 867
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 996
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 3.151
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 755
  1. Universitas Negeri Jakarta

  • Ranking dunia: 893
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 775
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 3.463
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 1.035
  1. Universitas Negeri Surabaya

  • Ranking dunia: 899
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 994
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 3.563
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 746
  1. Universitas Andalas

  • Ranking dunia: 920
  • Ranking berdasarkan pengaruh: 538
  • Ranking berdasarkan keterbukaan: 3.357
  • Ranking berdasarkan keunggulan: 1.423
Baca Juga :  Pakai Kacamata Bisa Masuk Sekolah Kedinasan 2026?

Metodologi Pemeringkatan Webometrics

Webometrics menggunakan tiga indikator utama dalam proses penilaian. Selain itu, setiap indikator memiliki bobot yang berbeda.

  • Visibilitas: Dampak berdasarkan jumlah domain rujukan eksternal dari Ahrefs.com dengan bobot 50%.
  • Transparansi: Kutipan dari 310 peneliti paling banyak dikutip melalui profil Google Scholar dengan bobot 10%.
  • Keunggulan: Makalah penelitian pada 10 persen teratas yang paling banyak dikutip selama 2019–2023 berdasarkan Scopus/Scimago dengan bobot 40%.
Baca Juga :  BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Bunga KPR dan Cicilan Berpotensi Ikut Naik

Sementara itu, Webometrics juga mengukur dampak penelitian, keterbukaan akademik, keterlibatan digital, referensi pihak ketiga, serta kinerja pendidikan, penelitian, dan pelayanan publik. Namun, lembaga tersebut tidak memasukkan desain situs web, trafik pengunjung, maupun aktivitas pemasaran dalam penilaian. Selain itu, ukuran institusi dan pengelolaan domain dapat memengaruhi skor visibilitas sebuah perguruan tinggi. (iD/*)

Berita Terkait

Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu
Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis
SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung
Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027
Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya
10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana, Gaji Tembus Rp1,89 Miliar Setahun
Desil KIP Kuliah Berubah, Apakah Bantuan Otomatis Berhenti? Ini Penjelasan Kemdiktisaintek
Habi Sabda Ihsan, Mahasiswa IAIN Kerinci Raih Conditional Offer dari Dua Kampus Luar Negeri untuk Magister TESOL
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:00 WIB

Bantuan PIP Termin 3 Mulai Cair, Siswa SMA Berpeluang Terima Rp900 Ribu

Sabtu, 5 September 2026 - 10:00 WIB

Siswa SMPN 13 Kerinci Bersama Guru Coding Ciptakan Alat Pemilah Sampah Otomatis

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

SMPN 13 Kerinci Ciptakan Kartu Presensi Pintar, Kehadiran Siswa Bisa Dipantau Orang Tua secara Langsung

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Indonesia Kekurangan 65 Ribu Dokter Spesialis, Pemerintah Buka 25 Prodi Baru, Cek Daftarnya

Berita Terbaru