Elon Musk Makin Dekat Jadi Triliuner Pertama Dunia, Kekayaannya Bisa Lampaui Ekonomi Banyak Negara

Valuasi terbaru SpaceX membuka peluang Elon Musk mencetak sejarah baru dalam dunia bisnis global.

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Elon Musk Makin Dekat Jadi Triliuner Pertama Dunia. (Foto: SHUTTERSTOCK/FREDERIC LEGRAND - COMEO/kompas)

Elon Musk Makin Dekat Jadi Triliuner Pertama Dunia. (Foto: SHUTTERSTOCK/FREDERIC LEGRAND - COMEO/kompas)

Intiperistiwa.com – Nama Elon Musk kembali menjadi sorotan dunia bisnis internasional. Pendiri Tesla dan SpaceX itu kini berada sangat dekat dengan pencapaian yang belum pernah diraih siapa pun sebelumnya.

Jika rencana penawaran saham perdana atau IPO SpaceX berjalan sesuai target, Musk berpotensi menjadi triliuner pertama dalam sejarah modern. Pencapaian tersebut dapat mengubah peta kekayaan global secara drastis.

Valuasi SpaceX Jadi Kunci Lonjakan Kekayaan

SpaceX baru saja mengumumkan rencana IPO senilai 75 miliar dolar AS. Langkah tersebut berpotensi mendorong valuasi perusahaan hingga sekitar 1,77 triliun dolar AS.

Saat ini, sebagian besar kekayaan Musk berasal dari Tesla. Nilai saham dan opsi saham yang ia miliki mencapai sekitar 273 miliar dolar AS.

Namun, angka tersebut masih bisa bertambah sangat besar. Sebab, Musk menguasai hampir separuh kepemilikan saham SpaceX yang nilainya terus meningkat.

Jika valuasi SpaceX mencapai target, porsi kepemilikan Musk dapat bernilai sekitar 841 miliar dolar AS. Dengan demikian, total kekayaannya dari Tesla dan SpaceX berpotensi menembus 1,11 triliun dolar AS.

Angka tersebut setara dengan lebih dari Rp20.000 triliun berdasarkan kurs saat ini. Karena itu, banyak pengamat menilai Musk semakin dekat dengan status triliuner pertama dunia.

Kekayaan Besar, Tetapi Masih di Atas Kertas

Meski nilainya sangat fantastis, sebagian besar kekayaan Musk belum berbentuk uang tunai. Nilai tersebut berasal dari kepemilikan saham yang mengikuti pergerakan pasar.

Karena itu, perubahan sentimen investor dapat memengaruhi nilai kekayaannya. Jika harga saham turun, total kekayaan Musk juga dapat berubah dalam waktu singkat.

Sebaliknya, apabila investor terus memberikan penilaian tinggi kepada Tesla dan SpaceX, nilai kekayaannya berpeluang meningkat lebih jauh.

Baca Juga :  Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, Dapatkan Football Token Gratis

Seberapa Besar Nilai 1 Triliun Dolar AS?

Angka 1 triliun dolar AS setara dengan satu juta juta dolar. Nilai sebesar itu sulit dibayangkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai ilustrasi, seseorang yang menghabiskan 1 juta dolar setiap jam tetap membutuhkan lebih dari 100 tahun untuk menghabiskan 1 triliun dolar AS.

Karena itu, para ekonom sering menggunakan perbandingan dengan negara, kota, atau industri besar untuk menggambarkan besarnya angka tersebut.

Lebih Besar dari Ekonomi Banyak Negara

Data Dana Moneter Internasional menunjukkan hanya sekitar 20 negara yang memiliki produk domestik bruto lebih besar dari 1,1 triliun dolar AS.

Artinya, mayoritas negara di dunia memiliki ukuran ekonomi yang lebih kecil. Beberapa di antaranya termasuk Taiwan, Irlandia, Swedia, Singapura, hingga Afrika Selatan.

Jika prediksi kekayaan Musk terwujud, nilai hartanya dapat melampaui total ekonomi sejumlah negara tersebut.

Menyaingi Ekonomi Manhattan

Pulau Manhattan di Amerika Serikat dikenal sebagai pusat keuangan dunia. Kawasan ini menjadi rumah bagi Wall Street dan banyak perusahaan besar global.

Pada 2024, ekonomi Manhattan menghasilkan lebih dari 1 triliun dolar AS. Namun, angka tersebut berpotensi berada di bawah estimasi kekayaan Musk jika valuasi SpaceX terus meningkat.

Melebihi Nilai Seluruh Properti Houston

Houston merupakan salah satu kota terbesar di Amerika Serikat. Kota ini juga menjadi pusat industri energi dan minyak dunia.

Meski memiliki aktivitas ekonomi yang besar, total nilai seluruh properti di Houston mencapai sekitar 879 miliar dolar AS. Nilai tersebut masih berada di bawah proyeksi kekayaan Musk.

Lebih Tinggi dari Penjualan Mobil Baru Amerika

Harga rata-rata mobil baru di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada 2025. Sepanjang tahun itu, warga Amerika membeli sekitar 16,3 juta kendaraan baru.

Baca Juga :  Afrika Bangun Tembok Hijau Sepanjang 8.000 Km, Proyek Raksasa Ini Bukan Terbuat dari Batu

Total transaksi pembelian kendaraan tersebut mencapai sekitar 789 miliar dolar AS. Angka itu tetap lebih rendah dibanding estimasi kekayaan Musk saat ini.

Melampaui Gabungan Empat Miliarder Teknologi

Elon Musk masih mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di dunia. Bahkan, selisih kekayaannya dengan para pesaing utama semakin lebar.

Jika kekayaan empat tokoh teknologi setelahnya digabungkan, nilainya mencapai sekitar 1,09 triliun dolar AS. Daftar tersebut mencakup Larry Page, Sergey Brin, Larry Ellison, dan Jeff Bezos.

Meski demikian, total gabungan mereka masih sedikit berada di bawah proyeksi kekayaan Musk.

Bisa Membeli Hampir Seluruh Tim Olahraga Termahal

Banyak miliarder memilih berinvestasi di klub olahraga profesional. Namun, nilai 1 triliun dolar AS berada jauh di atas harga pasar industri olahraga global.

Sebagai perbandingan, 50 tim olahraga paling bernilai di dunia memiliki total nilai sekitar 353 miliar dolar AS. Angka tersebut hanya sepertiga dari proyeksi kekayaan Musk.

Bahkan, tim olahraga termahal saat ini, Dallas Cowboys, memiliki nilai sekitar 13 miliar dolar AS. Nilai itu terlihat kecil jika dibandingkan dengan potensi kekayaan sang pendiri SpaceX.

Rekor Baru dalam Sejarah Kekayaan Dunia

Rencana IPO SpaceX menjadi faktor penting dalam perjalanan Elon Musk menuju tonggak sejarah baru. Jika seluruh skenario berjalan sesuai proyeksi, ia akan menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS.

Meski begitu, nilai tersebut masih bergantung pada pergerakan pasar dan kepercayaan investor. Namun untuk saat ini, Elon Musk berada di posisi terdepan untuk mencatatkan rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah dunia bisnis.(id/*)

Berita Terkait

Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Kuliner Terbaik Dunia 2026, Ungguli Thailand hingga Singapura
University of Silicon Valley di AS Buka Beasiswa Khusus Gamers 2026, Tertarik Mendaftar?
10 Negara Ini Tidak Memungut Pajak Penghasilan Pribadi dari Warganya, Bagaimana dengan Indonesia?
Tarif Baru Trump untuk 60 Negara Resmi Berlaku, Indonesia Kena 10%
Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi
China Selangkah Lagi Wujudkan ‘Matahari Buatan’, Target Hasilkan Listrik Fusi pada 2030
Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran-AS Kembali Picu Kekhawatiran Pasokan
Sangat Unik! Warga Pulau Ini Berkomunikasi dengan Cara Bersiul
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:00 WIB

Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Kuliner Terbaik Dunia 2026, Ungguli Thailand hingga Singapura

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:00 WIB

University of Silicon Valley di AS Buka Beasiswa Khusus Gamers 2026, Tertarik Mendaftar?

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

10 Negara Ini Tidak Memungut Pajak Penghasilan Pribadi dari Warganya, Bagaimana dengan Indonesia?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tarif Baru Trump untuk 60 Negara Resmi Berlaku, Indonesia Kena 10%

Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB

Final Piala Dunia 2026 Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Polisi

Berita Terbaru