Hati-Hati! Celah Keamanan Zoom Bisa Dimanfaatkan Hacker untuk Curi Data dan Pasang Malware

Celah Zoom memungkinkan hacker menjalankan kode berbahaya tanpa tindakan korban.

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hati-Hati! Celah Keamanan Zoom Bisa Dimanfaatkan Hacker untuk Curi Data dan Pasang Malware. (Foto Ilustrasi: Facebook/Business Today)

Hati-Hati! Celah Keamanan Zoom Bisa Dimanfaatkan Hacker untuk Curi Data dan Pasang Malware. (Foto Ilustrasi: Facebook/Business Today)

Intiperistiwa.com – Peneliti menemukan celah keamanan berbahaya pada aplikasi Zoom. Celah tersebut dapat membantu hacker menjalankan kode berbahaya di perangkat target. Zoom Workspace yang terdampak mencakup Windows, Mac, Android, iOS, dan Linux. Karena itu, pengguna perlu segera memperhatikan pembaruan aplikasi Zoom.

Peneliti dari A Security menemukan celah tersebut dengan bantuan model AI yang tersedia secara publik. Mereka menggunakan kurang dari 20 prompt AI untuk membuat exploit tersebut. Proses pengembangan exploit itu berlangsung kurang dari 24 jam. Temuan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam kemampuan mengembangkan eksploitasi keamanan.

“Kemampuan seperti ini sebelumnya hanya tersedia bagi aktor pengancam yang dibekingi negara, model yang membutuhkan tim elit, upaya berbulan-bulan, dan anggaran besar telah runtuh,” tulis A Security dalam postingan blognya, seperti dikutip dari Engadget, Kamis (13/8/2026).

“Saat ini seorang peneliti yang beraksi tunggal mampu mengembangkan eksploitasi tingkat negara dalam waktu kurang dari sehari,” sambungnya.

Celah Zoom Berkaitan dengan Fitur Anotasi

Celah keamanan Zoom tersebut berkaitan dengan fitur anotasi dalam aplikasi. Fitur ini memungkinkan pengguna menggambar pada layar saat melakukan screen sharing. Pengguna dapat memakai fitur tersebut ketika mengikuti rapat online bersama peserta lain. Namun, celah itu membuka peluang bagi hacker untuk menjalankan serangan.

Baca Juga :  AI dan Cloud Buka Harapan Baru bagi Penderita Penyakit Langka, Diagnosis Kini Lebih Cepat

Melalui celah tersebut, hacker dapat bergabung atau memulai rapat online melalui Zoom. Setelah itu, mereka dapat menjalankan kode berbahaya pada perangkat target. Serangan tersebut juga dapat membantu hacker mencuri data dari perangkat. Selain itu, hacker dapat mengaktifkan kamera atau mikrofon hingga memasang malware.

Yang membuat celah ini semakin berbahaya ialah minimnya tanda serangan. Korban tidak perlu melakukan tindakan apa pun agar serangan berjalan. Bahkan, perangkat tidak menunjukkan petunjuk visual yang menandakan aktivitas mencurigakan. Akibatnya, pengguna dapat mengalami serangan tanpa menyadarinya.

Zoom Sudah Merilis Pembaruan Keamanan

A Security langsung melaporkan temuan tersebut kepada Zoom setelah menemukan celah. Selanjutnya, Zoom memperbaiki masalah tersebut melalui sejumlah pembaruan aplikasi. Platform konferensi video itu juga meminta pengguna segera memperbarui aplikasi Zoom. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko dari celah keamanan yang ditemukan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini, 30 Juni 2026 Kembali Anjlok, Buyback Ikut Merosot

Pengguna Zoom Workspace dapat memeriksa pembaruan sesuai sistem operasi perangkat masing-masing. Celah tersebut menyentuh aplikasi Zoom pada Windows, Mac, Android, iOS, dan Linux. Karena itu, pengguna berbagai perangkat perlu memperhatikan pembaruan yang tersedia. Jangan sampai aplikasi tetap menggunakan versi yang belum mendapatkan perbaikan.

Apple Juga Hadapi Masalah Keamanan di Mac

Masalah keamanan serupa sebelumnya juga muncul pada perangkat Mac. Kondisi tersebut mendorong Apple merilis sejumlah pembaruan untuk sistem operasi MacOS. Kini, Apple menyatakan seluruh versi terbaru sudah aman. Pembaruan tersebut mencakup Tahoe 26.6.1, Sequoia 15.7.9, dan Sonoma 14.8.9.

Dengan demikian, pengguna Mac juga perlu memastikan sistem menjalankan versi terbaru. Sementara itu, pengguna Zoom sebaiknya segera memasang pembaruan yang tersedia. Temuan ini juga memperlihatkan bagaimana AI dapat membantu pengembangan eksploitasi keamanan. (iD/*)

Berita Terkait

Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Ini Bocoran Spesifikasi Lengkapnya
Satelit Pemantul Cahaya Matahari Picu Kontroversi, Astronom Mulai Khawatir
Redmagic 11S Pro Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Kipas 24.000 RPM
Google Pixel 11 Pro Resmi Meluncur, Layar 3.600 Nits dan Kamera Makin Canggih
Ilmuwan Temukan Planet Berlian di Luar Angkasa, Ternyata Bukan Planet Biasa
UGM Kembangkan Riset AI untuk Skrining Kanker Serviks, Sampel Urine Jadi Salah Satu Gagasan
Petani Rugi Besar Gara-Gara AI, 10 Hektar Bibit Wijen Mati
Ingin Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom? Startup Ini Siapkan Habitatnya
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Segera Hadir, Ini Bocoran Spesifikasi Lengkapnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Satelit Pemantul Cahaya Matahari Picu Kontroversi, Astronom Mulai Khawatir

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Hati-Hati! Celah Keamanan Zoom Bisa Dimanfaatkan Hacker untuk Curi Data dan Pasang Malware

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Redmagic 11S Pro Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Kipas 24.000 RPM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Google Pixel 11 Pro Resmi Meluncur, Layar 3.600 Nits dan Kamera Makin Canggih

Berita Terbaru