Intiperistiwa.com – Peneliti menemukan celah keamanan berbahaya pada aplikasi Zoom. Celah tersebut dapat membantu hacker menjalankan kode berbahaya di perangkat target. Zoom Workspace yang terdampak mencakup Windows, Mac, Android, iOS, dan Linux. Karena itu, pengguna perlu segera memperhatikan pembaruan aplikasi Zoom.
Peneliti dari A Security menemukan celah tersebut dengan bantuan model AI yang tersedia secara publik. Mereka menggunakan kurang dari 20 prompt AI untuk membuat exploit tersebut. Proses pengembangan exploit itu berlangsung kurang dari 24 jam. Temuan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam kemampuan mengembangkan eksploitasi keamanan.
“Kemampuan seperti ini sebelumnya hanya tersedia bagi aktor pengancam yang dibekingi negara, model yang membutuhkan tim elit, upaya berbulan-bulan, dan anggaran besar telah runtuh,” tulis A Security dalam postingan blognya, seperti dikutip dari Engadget, Kamis (13/8/2026).
“Saat ini seorang peneliti yang beraksi tunggal mampu mengembangkan eksploitasi tingkat negara dalam waktu kurang dari sehari,” sambungnya.
Celah Zoom Berkaitan dengan Fitur Anotasi
Celah keamanan Zoom tersebut berkaitan dengan fitur anotasi dalam aplikasi. Fitur ini memungkinkan pengguna menggambar pada layar saat melakukan screen sharing. Pengguna dapat memakai fitur tersebut ketika mengikuti rapat online bersama peserta lain. Namun, celah itu membuka peluang bagi hacker untuk menjalankan serangan.
Melalui celah tersebut, hacker dapat bergabung atau memulai rapat online melalui Zoom. Setelah itu, mereka dapat menjalankan kode berbahaya pada perangkat target. Serangan tersebut juga dapat membantu hacker mencuri data dari perangkat. Selain itu, hacker dapat mengaktifkan kamera atau mikrofon hingga memasang malware.
Yang membuat celah ini semakin berbahaya ialah minimnya tanda serangan. Korban tidak perlu melakukan tindakan apa pun agar serangan berjalan. Bahkan, perangkat tidak menunjukkan petunjuk visual yang menandakan aktivitas mencurigakan. Akibatnya, pengguna dapat mengalami serangan tanpa menyadarinya.
Zoom Sudah Merilis Pembaruan Keamanan
A Security langsung melaporkan temuan tersebut kepada Zoom setelah menemukan celah. Selanjutnya, Zoom memperbaiki masalah tersebut melalui sejumlah pembaruan aplikasi. Platform konferensi video itu juga meminta pengguna segera memperbarui aplikasi Zoom. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko dari celah keamanan yang ditemukan.
Pengguna Zoom Workspace dapat memeriksa pembaruan sesuai sistem operasi perangkat masing-masing. Celah tersebut menyentuh aplikasi Zoom pada Windows, Mac, Android, iOS, dan Linux. Karena itu, pengguna berbagai perangkat perlu memperhatikan pembaruan yang tersedia. Jangan sampai aplikasi tetap menggunakan versi yang belum mendapatkan perbaikan.
Apple Juga Hadapi Masalah Keamanan di Mac
Masalah keamanan serupa sebelumnya juga muncul pada perangkat Mac. Kondisi tersebut mendorong Apple merilis sejumlah pembaruan untuk sistem operasi MacOS. Kini, Apple menyatakan seluruh versi terbaru sudah aman. Pembaruan tersebut mencakup Tahoe 26.6.1, Sequoia 15.7.9, dan Sonoma 14.8.9.
Dengan demikian, pengguna Mac juga perlu memastikan sistem menjalankan versi terbaru. Sementara itu, pengguna Zoom sebaiknya segera memasang pembaruan yang tersedia. Temuan ini juga memperlihatkan bagaimana AI dapat membantu pengembangan eksploitasi keamanan. (iD/*)











Komentar