Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan

Wisata kopi memadukan panorama alam, budaya, dan suasana sejuk di ketinggian 1.453 mdpl.

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan. (Foto: Dewi Wilona-JambiTV)

Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan. (Foto: Dewi Wilona-JambiTV)

Intiperistiwa.com – Depati Tujuh Coffee menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat libur panjang, termasuk libur Imlek. Destinasi ini berlokasi di Desa Sumur Gedang, Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh. Pengunjung dapat menikmati kopi langsung di kebun sambil memandang panorama pegunungan. Selain itu, suasana perbukitan memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan yang datang.

Kawasan wisata ini berada pada ketinggian sekitar 1.453 meter di atas permukaan laut. Pengelola memadukan wisata alam, edukasi kopi, dan nuansa budaya tempo dulu. Konsep tersebut menghadirkan suasana santai sekaligus memperkenalkan pengalaman menikmati kopi secara tradisional. Karena itu, pengunjung dapat menikmati alam sambil mengenal unsur budaya setempat.

Depati Tujuh Coffee Angkat Budaya dan Tradisi Kopi

General Manager Depati Tujuh Coffee, Fajrul Izmi, mengatakan pengelola menonjolkan budaya Kerinci dalam konsep wisata. Pengelola juga menghadirkan pengalaman menikmati kopi dengan cara tradisional. Selain itu, pengunjung dapat melihat miniatur alat pertanian, rumah adat, dan area kemping. Lokasi tersebut turut memiliki peralatan tradisional untuk menumbuk kopi.

Menurut Fajrul, Depati Tujuh Coffee berdiri pada April 2019 dan berawal dari hobi pemiliknya. Pemilik mendapat inspirasi setelah mengunjungi kawasan perkebunan kopi di Takengon. Kemudian, ia melihat potensi kopi arabika Kerinci untuk mengembangkan konsep wisata kopi. Pengelola terus mengembangkan destinasi itu secara bertahap hingga dikenal seperti sekarang.

Baca Juga :  Mulai Juni 2026, Pasien BPJS Wajib Ikuti Jadwal Kontrol

Fajrul juga menjelaskan jarak kawasan wisata dari pusat Kota Sungai Penuh. “Kawasan wisata ini juga berada tidak jauh dari Taman Nasional Kerinci Seblat, dengan jarak sekitar 15 kilometer atau 30–40 menit perjalanan dari pusat Kota Sungai Penuh. Lokasinya yang berbatasan dengan kawasan hutan menambah daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk dan pemandangan alami,” ujarnya, Selasa 17 Februari 2026. Selain itu, kawasan hutan di sekitar lokasi menambah suasana alami bagi wisatawan. Pengunjung juga dapat menikmati udara sejuk selama berada di kawasan tersebut.

Depati Tujuh Coffee Padukan Rekreasi, Edukasi, dan Konservasi

Depati Tujuh Coffee tidak hanya menawarkan tempat rekreasi bagi wisatawan. Pengelola juga memanfaatkan kawasan ini untuk kegiatan edukasi dan konservasi. Selain itu, destinasi tersebut cocok menjadi pilihan liburan keluarga pada akhir pekan. Konsep wisata itu memadukan rekreasi, kopi, alam, dan pembelajaran dalam satu kawasan.

Pengelola berharap pemerintah daerah terus meningkatkan akses jalan menuju lokasi wisata. Menurut pengelola, peningkatan akses dapat membantu mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan. Sementara itu, Depati Tujuh Coffee terus menawarkan pengalaman menikmati kopi di tengah panorama pegunungan. Kawasan ini juga menghadirkan unsur edukasi, konservasi, dan budaya dalam konsep wisatanya. (iD/*)

Baca Juga :  Amerika Serikat Tetap Menang 2-0 atas Bosnia Meski Bermain 10 Orang

FAQ

Di mana lokasi Depati Tujuh Coffee?

Depati Tujuh Coffee berlokasi di Desa Sumur Gedang, Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh. Kawasan tersebut berada di atas bukit dengan panorama pegunungan. Selain itu, lokasinya tidak jauh dari Taman Nasional Kerinci Seblat. Pengunjung menempuh perjalanan sekitar 30–40 menit dari pusat Kota Sungai Penuh.

Berapa ketinggian Depati Tujuh Coffee?

Depati Tujuh Coffee berada pada ketinggian sekitar 1.453 meter di atas permukaan laut. Ketinggian tersebut menghadirkan suasana perbukitan bagi pengunjung. Selain itu, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam di sekitar kebun kopi. Kawasan itu juga berbatasan dengan area hutan.

Apa saja yang bisa pengunjung temukan di Depati Tujuh Coffee?

Pengunjung dapat menemukan berbagai fasilitas yang berkaitan dengan wisata dan budaya. Kawasan ini memiliki miniatur alat pertanian dan rumah adat. Selain itu, pengelola menyediakan area kemping serta peralatan tradisional untuk menumbuk kopi. Pengelola juga menghadirkan kegiatan edukasi dan konservasi.

Sejak kapan Depati Tujuh Coffee berdiri?

Depati Tujuh Coffee berdiri sejak April 2019. Pemilik memulai pengembangan destinasi dari hobinya terhadap kopi. Kemudian, kunjungan ke perkebunan kopi Takengon memberi inspirasi untuk mengembangkan wisata kopi. Pengelola selanjutnya mengembangkan potensi kopi arabika Kerinci secara bertahap.

Berita Terkait

Polda Tangani 32 Kasus PETI di Jambi, 71 Orang Jadi Tersangka
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, Cek Kondisi 11 Kabupaten/Kota
Hujan Padamkan Api di 7 Titik TN Berbak, Petugas Dinginkan Gambut yang Masih Berasap
Polisi Tangkap FA, Terduga Pelaku Pembacokan Warga yang Protes PETI di Muaro Jambi
Warga Tebo Meninggal Saat Padamkan Kebakaran di Kebun Sendiri
MD Diperiksa Kortastipidkor terkait Dugaan TPPU dalam Kasus Penipuan Seleksi Bintara Polri di Jambi
DPRD Kota Jambi Pertanyakan Anggaran Kampung Bahagia, Jalan Rusak Jadi Sorotan
Karhutla di Taman Nasional Berbak dan Sembilang Meluas, Petugas Terkendala Sumber Air
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Polda Tangani 32 Kasus PETI di Jambi, 71 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, Cek Kondisi 11 Kabupaten/Kota

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polisi Tangkap FA, Terduga Pelaku Pembacokan Warga yang Protes PETI di Muaro Jambi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Warga Tebo Meninggal Saat Padamkan Kebakaran di Kebun Sendiri

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

MD Diperiksa Kortastipidkor terkait Dugaan TPPU dalam Kasus Penipuan Seleksi Bintara Polri di Jambi

Berita Terbaru