Intiperistiwa.com – Huawei bersiap membawa Pura 90s Pro Max ke pasar flagship Indonesia. Perusahaan mengandalkan kamera telephoto 200 MP sebagai salah satu fitur utamanya. Selain itu, Huawei mengklaim kamera tersebut mampu mempertahankan detail hingga pembesaran 20x. Kemampuan itu menjadi salah satu daya tarik menjelang kehadiran Pura 90 Series di Indonesia.
Huawei tidak hanya mengarahkan kamera telephoto tersebut untuk memotret objek jarak jauh. Perusahaan juga merancang kemampuan kameranya untuk menghadapi kondisi pencahayaan yang kompleks. Karena itu, Huawei menyoroti penggunaan Pura 90s Pro Max saat konser atau pertunjukan langsung. Situasi tersebut biasanya menghadirkan objek jauh serta pencahayaan panggung yang terus berubah.
Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, menjelaskan peningkatan kamera pada perangkat tersebut. Huawei membawa peningkatan perangkat keras sekaligus teknologi pencitraan pada Pura 90s Pro Max. “Yang kita bawa ini adalah 200MP Ultra-Large Sensor Telephoto Camera yang akan membawa detail ke depan mata Anda,” ujarnya. Selain itu, Huawei melengkapi perangkat dengan kamera Ultra Lighting HDR 50 MP.
Telephoto 200 MP Jadi Andalan
Huawei menggunakan sensor RYYB 200 MP pada kamera telephoto Pura 90s Pro Max. Selain itu, perusahaan memakai sistem prisma untuk menangkap lebih banyak cahaya secara efisien. Teknologi tersebut juga membantu Huawei menghemat ruang pada sistem kamera. Karena itu, perusahaan menempatkan kemampuan telephoto sebagai salah satu kekuatan utama perangkat.
Dalam demonstrasinya, Huawei menunjukkan beberapa komposisi foto dari satu posisi. Pengguna dapat mengambil gambar mulai dari pembesaran 1x hingga 20x. Selain itu, pengguna tidak perlu berpindah tempat untuk mendapatkan komposisi berbeda. Huawei mengklaim detail objek tetap terjaga saat pengguna memakai pembesaran tinggi.
“Di tempat yang sama kita mengambil 10x zoom, objek kedua Anda dapatkan tanpa harus mengubah posisinya,” kata Edy. Selanjutnya, Huawei memperlihatkan kemampuan pembesaran hingga 20x dari posisi yang sama. Perusahaan mengklaim kualitas gambar tetap mampu mempertahankan detail pada pembesaran tersebut. Karena itu, Pura 90s Pro Max bersiap bersaing dengan telephoto smartphone flagship lainnya.
Selain telephoto 200 MP, Huawei juga membawa Ultra Lighting HDR Camera 50 MP. Perusahaan turut melengkapi sistem kamera dengan True-to-Color Camera 2.0. Huawei memusatkan pengembangan pada telephoto, kondisi pencahayaan sulit, serta reproduksi warna. Dengan demikian, perusahaan menawarkan kombinasi kemampuan kamera untuk berbagai situasi pemotretan.
Huawei Bidik Pengguna yang Gemar Foto Konser
Huawei turut menonjolkan kemampuan Pura 90s Pro Max untuk fotografi konser dan live stage. Kondisi tersebut menantang karena objek sering berada jauh dari pengguna. Selain itu, pencahayaan panggung biasanya memiliki intensitas tinggi dan terus berubah. Karena itu, kamera perlu menjaga detail sekaligus mengendalikan warna serta kontras.
Dalam demonstrasi, Huawei memperlihatkan hasil foto menggunakan zoom mulai 4x hingga 20x. Perusahaan mengklaim kamera mampu menjaga detail wajah dan warna kulit. Selain itu, Huawei menyoroti kemampuan kamera mempertahankan pencahayaan serta kontras. “Hasil gambar yang benar-benar ideal dengan tekstur warna kulit yang tidak berubah sesuai dengan objek asli,” ujar Edy.
Huawei juga membandingkan hasil kameranya dengan smartphone flagship lain. Menurut perusahaan, perbedaannya terlihat pada warna, kontras, pencahayaan, serta detail objek. Selain itu, Huawei menyoroti kemampuan kamera mempertahankan lapisan warna pada objek. Perusahaan menggunakan perbandingan tersebut untuk menunjukkan kemampuan sistem pencitraan Pura 90s Pro Max.
Kemampuan telephoto juga tidak hanya berlaku untuk fotografi. Huawei membawa pembesaran tinggi tersebut ke perekaman video. Selain itu, perangkat menggunakan pemrosesan real-time untuk menjaga detail objek jarak jauh. Dalam demonstrasi video 20x, Huawei memperlihatkan tulisan, tekstur, warna kulit, serta pencahayaan.
“Detail yang lebih jelas, dari mulai tulisan, warna dan juga objek-objek,” kata Edy. Huawei menempatkan kemampuan tersebut sebagai bagian dari keunggulan kamera telephoto Pura 90s Pro Max. Sementara itu, model Pura 90s Pro menggunakan pendekatan kamera berbeda. Huawei membekali model tersebut dengan Ultra Lighting Macro Telephoto Camera 50 MP.
Kamera macro telephoto tersebut membantu pengguna memotret objek kecil dari jarak dekat. Contohnya mencakup serangga hingga butiran air. Sementara itu, Pura 90s Pro Max lebih menonjolkan telephoto 200 MP dengan pembesaran tinggi. Karena itu, kedua model menawarkan pendekatan kamera berbeda dalam Pura 90 Series.
Huawei menjadwalkan Pura 90s Pro Series hadir di Indonesia pada 28 Agustus 2026. Selain itu, perusahaan menawarkan bonus hingga Rp8 jutaan selama masa preorder. Pura 90s Pro Max membawa kamera telephoto 200 MP sebagai salah satu daya tarik utama. Huawei juga mengandalkan zoom 20x serta kemampuan foto dan video dalam kondisi pencahayaan sulit. (iD/*)
FAQ
Kapan Huawei Pura 90s Pro Series hadir di Indonesia?
Huawei menjadwalkan Pura 90s Pro Series hadir pada 28 Agustus 2026. Perusahaan juga menyiapkan masa preorder untuk perangkat tersebut. Selain itu, Huawei menawarkan bonus hingga Rp8 jutaan selama periode tersebut. Informasi sumber belum mencantumkan harga resmi perangkat.
Berapa resolusi kamera telephoto Huawei Pura 90s Pro Max?
Huawei membekali Pura 90s Pro Max dengan kamera telephoto 200 MP. Kamera tersebut menggunakan sensor RYYB dan sistem prisma. Selain itu, Huawei mengklaim sistem tersebut mampu menangkap lebih banyak cahaya. Kamera itu mendukung pembesaran hingga 20x.
Apakah Huawei Pura 90s Pro Max cocok untuk memotret konser?
Huawei memang menonjolkan kemampuan perangkat untuk memotret konser dan live stage. Kamera dapat melakukan pembesaran mulai 4x hingga 20x. Selain itu, perusahaan mengklaim kamera mampu menjaga detail wajah dan warna kulit. Huawei juga menyoroti kemampuan mengendalikan pencahayaan serta kontras.
Apakah kamera telephoto Pura 90s Pro Max bisa merekam video 20x?
Huawei membawa kemampuan pembesaran tinggi ke perekaman video. Perangkat menggunakan pemrosesan real-time untuk menjaga detail objek jarak jauh. Selain itu, demonstrasi Huawei memperlihatkan video telephoto dengan pembesaran 20x. Perusahaan menonjolkan detail tulisan, tekstur, warna kulit, dan pencahayaan.











Komentar