Mau Kuliah Kedokteran? Ini Rincian Biaya Kedokteran Jalur Mandiri di 10 PTN Favorit 2026

Uang pangkal Kedokteran di PTN mencapai ratusan juta rupiah, tetapi beberapa kampus menyediakan skema cicilan.

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mau Kuliah Kedokteran? Ini Rincian Biaya Kedokteran Jalur Mandiri di 10 PTN Favorit 2026. (Foto: ipb)

Mau Kuliah Kedokteran? Ini Rincian Biaya Kedokteran Jalur Mandiri di 10 PTN Favorit 2026. (Foto: ipb)

Intiperistiwa.com – Program studi Kedokteran masih menjadi incaran banyak calon mahasiswa. Namun, jalur mandiri menuntut kesiapan finansial yang lebih besar. Selain UKT, mahasiswa umumnya wajib membayar uang pangkal.

Setiap perguruan tinggi menggunakan istilah berbeda. Ada yang menyebutnya Iuran Pengembangan Institusi (IPI), Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF), hingga Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI). Meski demikian, tujuan pembiayaan tersebut tetap sama.

Kampus memanfaatkan dana itu untuk menunjang kualitas pembelajaran. Mereka juga mengembangkan laboratorium serta fasilitas medis berstandar tinggi. Pemerintah pun tetap mengawasi penetapan biaya agar mempertimbangkan kemampuan ekonomi keluarga.

Karena itu, calon mahasiswa perlu memahami rincian biaya sejak awal. Langkah tersebut membantu orang tua menyusun strategi keuangan sebelum daftar ulang.

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

UGM menerapkan skema IPI bagi mahasiswa jalur Seleksi Mandiri CBT dan PBU. Kampus hanya membebankan biaya ini kepada mahasiswa dengan kemampuan ekonomi tertentu. Mahasiswa penerima subsidi UKT Pendidikan Unggul tidak terkena IPI.

Besaran IPI Kedokteran mencapai Rp30 juta. UGM juga menyediakan pilihan pembayaran yang lebih fleksibel. Mahasiswa dapat melunasi sekaligus atau mencicil dua kali.

2. Universitas Indonesia (UI)

UI menentukan besaran IPI berdasarkan kelompok kemampuan ekonomi mahasiswa. Sistem ini menyesuaikan kelompok UKT yang di terima mahasiswa. Dengan demikian, nominalnya menjadi lebih proporsional.

Rinciannya sebagai berikut:

  • IPI 1 (UKT 1-2): Rp0
  • IPI 2 (UKT 3-4): Rp60 juta
  • IPI 3 (UKT 5-8): Rp90 juta
  • IPI 4 (UKT 9-11): Rp120 juta

3. Universitas Airlangga (UNAIR)

UNAIR menetapkan IPI Kedokteran sebesar Rp200 juta. Nominal tersebut berlaku pada jalur mandiri reguler. Jalur tersebut mencakup seleksi prestasi, UTBK Plus, dan ujian tulis.

Baca Juga :  Kode Redeem FF Terbaru 7 Agustus 2026, Cek Daftar dan Cara Klaim Hadiahnya

Calon mahasiswa perlu mempersiapkan dana sejak dini. Sebab, biaya tersebut belum termasuk UKT setiap semester.

4. IPB University

IPB membagi BPIF Fakultas Kedokteran ke dalam tiga klasifikasi. Pembagian ini mempertimbangkan kemampuan ekonomi mahasiswa. Oleh sebab itu, nominalnya berbeda pada setiap kelompok.

Rinciannya meliputi:

  • Klasifikasi I: Rp135 juta
  • Klasifikasi II: Rp142,5 juta
  • Klasifikasi III: Rp150 juta

5. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Unpad menetapkan IPI minimal Kedokteran sebesar Rp195 juta. Selain itu, mahasiswa juga membayar UKT setiap semester. Besaran UKT mencapai Rp20,5 juta.

Karena itu, orang tua perlu menghitung total kebutuhan pendidikan. Persiapan matang dapat mencegah kendala administrasi.

6. Universitas Brawijaya (UB)

UB membagi IPI Kedokteran ke dalam lima kelompok. Kampus menyesuaikan pembagian tersebut dengan kapasitas finansial orang tua. Sistem ini memberikan lebih banyak pilihan.

Berikut rinciannya:

  • Kelompok 1: Rp150 juta
  • Kelompok 2: Rp165 juta
  • Kelompok 3: Rp175 juta
  • Kelompok 4: Rp200 juta
  • Kelompok 5: Rp225 juta

7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

ITS menawarkan skema pembayaran yang cukup ringan. Mahasiswa dapat melunasi IPI sekaligus atau mencicilnya. Opsi ini menjadi salah satu keunggulan ITS.

Mahasiswa cukup membayar 50 persen saat daftar ulang. Selanjutnya, mereka dapat mencicil sisanya hingga lima semester.

Rinciannya:

  • Kedokteran: Rp150 juta
  • Teknologi Kedokteran: Rp50 juta-Rp75 juta

8. UPN Veteran Jakarta (UPNVJ)

UPNVJ menetapkan IPI Kedokteran melalui beberapa pilihan nominal. Besaran biaya bergantung pada kelompok yang di tentukan kampus. Karena itu, calon mahasiswa perlu mencermati ketentuannya.

Pilihan IPI meliputi:

  • Rp260 juta
  • Rp270 juta
  • Rp280 juta

9. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Unesa menerapkan SPI yang di pilih langsung saat pendaftaran. Kampus juga memberi kemudahan pembayaran secara bertahap. Kebijakan ini dapat mengurangi beban awal keluarga.

Baca Juga :  Purbaya: Sejumlah Daerah Sempat Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Pusat Akan Ambil Alih Gaji Guru PPPK Mulai 2027

Mahasiswa membayar 50 persen pada semester pertama. Mereka melunasi sisanya pada semester kedua.

Besaran SPI meliputi:

  • SPI 1: Rp250 juta
  • SPI 2: Rp300 juta
  • SPI 3: Rp350 juta
  • SPI 4: Rp400 juta

10. Universitas Sebelas Maret (UNS)

UNS membagi IPI Kedokteran menjadi tiga kelompok. Pembagian tersebut mengacu pada keputusan rektor. Selain itu, mahasiswa juga membayar BKT setiap semester.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Kelompok I: Rp25 juta
  • Kelompok II: Rp75 juta
  • Kelompok III: Rp269,92 juta

Sementara itu, BKT Kedokteran mencapai Rp33,74 juta per semester.

Strategi Finansial untuk Orang Tua

Biaya Kedokteran jalur mandiri memang tidak sedikit. Namun, sejumlah kampus menawarkan solusi yang lebih ramah. Karena itu, orang tua tidak perlu langsung berkecil hati.

UGM dan UI menerapkan kebijakan yang mempertimbangkan kemampuan ekonomi. Bahkan, sebagian mahasiswa bisa memperoleh uang pangkal Rp0. Kebijakan tersebut membuka akses pendidikan yang lebih luas.

Selain itu, ITS, UGM, dan Unesa menyediakan fasilitas cicilan. Orang tua dapat membagi pembayaran dalam beberapa tahap. Dengan begitu, tekanan keuangan pada awal kuliah menjadi lebih ringan.

Sebelum mendaftar, pastikan seluruh informasi admisi telah di pahami. Teliti setiap skema pembayaran yang tersedia. Langkah sederhana ini dapat membantu keluarga menyusun rencana keuangan secara lebih bijak.

Bagi calon dokter masa depan, persiapan akademik memang penting. Namun, kesiapan finansial juga tidak kalah menentukan. Semakin awal menyusun strategi, semakin besar peluang menjalani perkuliahan tanpa hambatan administratif.(id/*)

Berita Terkait

Dua Mahasiswa IAIN Kerinci Ikuti OASE III PTKIN 2026 di Yogyakarta
Nunuk Ungkap Syarat CPNS Guru 2027, Non-ASN dan Fresh Graduate Bisa Ikut
Kemdiktisaintek Tegaskan Kuliah Tetap Berjalan di Tengah Karhutla, Ini Penyesuaian bagi Kampus
Fauzan Mahesa Firdaus, Siswa MAN 1 Sungai Penuh Juara 1 OMI 2026 dan Wakili Jambi ke Tingkat Nasional
Cara Cek NPK Guru Kemenag Lewat EMIS GTK, Ikuti Langkah-Langkahnya
Perkuat Pelayanan Publik, MTsN 1 Kerinci Optimalkan Layanan Prima melalui PTSP dan Kemudahan Administrasi
Siswi MAN 1 Kerinci Fera Syntia Melati Raih Emas OSPN Kimia, Melaju ke Nasional
Maisa Ferlina, Siswi MAN 1 Kerinci, Raih Medali Emas dan Perunggu di Dua Kompetisi Akademik Nasional
Berita ini 33 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:14 WIB

Dua Mahasiswa IAIN Kerinci Ikuti OASE III PTKIN 2026 di Yogyakarta

Minggu, 1 November 2026 - 13:24 WIB

Nunuk Ungkap Syarat CPNS Guru 2027, Non-ASN dan Fresh Graduate Bisa Ikut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kemdiktisaintek Tegaskan Kuliah Tetap Berjalan di Tengah Karhutla, Ini Penyesuaian bagi Kampus

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Fauzan Mahesa Firdaus, Siswa MAN 1 Sungai Penuh Juara 1 OMI 2026 dan Wakili Jambi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Cara Cek NPK Guru Kemenag Lewat EMIS GTK, Ikuti Langkah-Langkahnya

Berita Terbaru