Mobil Jarang Dipakai? Waspadai 6 Komponen Ini yang Cepat Rusak Tanpa Disadari

Terlalu lama terparkir bisa memicu kerusakan dan meningkatkan biaya perbaikan.

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Jarang Dipakai? Waspadai 6 Komponen Ini yang Cepat Rusak Tanpa Disadari. (Foto: hartonorentcar)

Mobil Jarang Dipakai? Waspadai 6 Komponen Ini yang Cepat Rusak Tanpa Disadari. (Foto: hartonorentcar)

Intiperistiwa.com – Kenaikan harga bahan bakar membuat sebagian pemilik mobil mengurangi penggunaan kendaraan. Banyak mobil akhirnya lebih sering terparkir di garasi daripada digunakan beraktivitas.

Namun, kebiasaan tersebut menyimpan risiko yang sering luput dari perhatian. Mobil yang terlalu lama diam tetap membutuhkan perawatan rutin agar kondisinya tetap prima.

Pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic Solo, Iwan, menjelaskan bahwa mobil yang jarang digunakan dapat mengalami berbagai gangguan. Kerusakan bahkan bisa muncul pada beberapa komponen penting.

Aki Cepat Tekor

Iwan mengatakan aki menjadi salah satu komponen paling rentan bermasalah. Sel aki jarang menerima pengisian optimal ketika mobil terlalu lama terparkir.

“Accu atau aki sering tekor karena sel-selnya jarang terisi penuh. Akibatnya, sel aki lebih cepat rusak,” ujar Iwan kepada Kompas.com, belum lama ini.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, mobil berpotensi sulit dinyalakan. Pemilik kendaraan pun harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti aki.

Baca Juga :  Sebelum Ditangkap, Taufik Ternyata Sempat Datangi Dedi Mulyadi

Ban Kehilangan Kelenturan

Selain aki, ban juga memerlukan perhatian khusus. Mobil yang lama tidak bergerak sering mengalami tekanan angin berkurang.

Tak hanya itu, permukaan karet ban dapat mengeras seiring waktu. Kondisi tersebut mengurangi kelenturan dan daya cengkeram ban di jalan.

Menurut Iwan, pemilik mobil tidak boleh menganggap masalah ini sepele. Ban yang mengeras dapat menurunkan kenyamanan berkendara.

Selain itu, risiko kecelakaan juga meningkat. Ban lebih mudah pecah dan kendaraan dapat kehilangan kestabilan saat melaju kencang.

Rem dan Oli Ikut Terdampak

Komponen berbahan logam juga menghadapi ancaman kerusakan. Piringan rem dan kaliper lebih mudah mengalami karat ketika mobil jarang digunakan.

“Komponen logam seperti piringan rem dan kaliper bisa berkarat. Oli mesin juga mengendap karena jarang bersirkulasi,” kata Iwan.

Sirkulasi oli yang tidak optimal dapat memengaruhi pelumasan mesin. Akibatnya, performa mesin berpotensi menurun dalam jangka panjang.

Karet Mudah Retak

Berbagai komponen berbahan karet juga tidak luput dari masalah. Seal mesin, karet bodi, hingga bilah wiper dapat kehilangan elastisitas.

Baca Juga :  Bukan Mobil atau Motor Listrik, Tesla Kini Meluncurkan Sepeda Anak dengan Desain Unik

Seiring waktu, material karet menjadi keras dan mudah retak. Kondisi tersebut berpotensi memicu kebocoran pada beberapa bagian kendaraan.

Karena itu, pemilik mobil perlu memeriksa kondisi komponen karet secara berkala. Langkah sederhana ini dapat mencegah kerusakan lebih besar.

Waspadai Sistem Bahan Bakar

Masalah juga dapat muncul pada sistem bahan bakar. BBM yang terlalu lama tersimpan berisiko mengalami pengendapan di dalam tangki.

Endapan tersebut dapat menyumbat saluran bahan bakar. Akibatnya, kinerja mesin tidak lagi bekerja secara optimal.

Iwan menyarankan pemilik mobil tetap memanaskan kendaraan secara berkala. Selain itu, ajak mobil berjalan dalam jarak tertentu agar seluruh komponen tetap bekerja normal.

Dengan cara tersebut, usia pakai komponen bisa lebih panjang. Pemilik kendaraan juga dapat menghindari biaya perbaikan yang tidak perlu.(id/*)

Berita Terkait

Kawasaki Ninja 300 2027 Hadir, Mesin 2 Silinder Jadi Andalan
Cara Membaca Arti Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia, Ketahui Makna Huruf, Angka, dan Warnanya
Rekomendasi Motor Listrik Tahan Hujan dengan Proteksi Air Terbaik 2026
4 Motor Bertangki Bensin Jumbo, Sekali Isi Bisa Tempuh Ratusan Kilometer
Honda New NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Big Bike Adventure Touring dengan Teknologi E-Clutch
Kawasaki Z250 2026 Resmi Meluncur, Motor Naked Sport Bermesin 248 cc Dijual Rp77 Jutaan
BAIC T1 Hadir dengan Fitur Parkir Otomatis, Mobil Listrik Rp300 Jutaan Rasa Premium
Cara Mengurus BPKB Hilang 2026 Tanpa Calo, Lengkap Syarat dan Biaya Resmi
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kawasaki Ninja 300 2027 Hadir, Mesin 2 Silinder Jadi Andalan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Cara Membaca Arti Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia, Ketahui Makna Huruf, Angka, dan Warnanya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Rekomendasi Motor Listrik Tahan Hujan dengan Proteksi Air Terbaik 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:00 WIB

4 Motor Bertangki Bensin Jumbo, Sekali Isi Bisa Tempuh Ratusan Kilometer

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:00 WIB

Honda New NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Big Bike Adventure Touring dengan Teknologi E-Clutch

Berita Terbaru