Intiperistiwa.com – Pendaftaran IPDN 2026 menjadi kesempatan bagi peserta yang ingin mengikuti pendidikan kedinasan. Namun, calon peserta perlu memahami aturan yang berlaku setelah mereka lolos seleksi. IPDN menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta yang berhasil menjadi calon praja. Karena itu, peserta sebaiknya memahami aturan dan ikatan dinas sejak sebelum mendaftar.
Sebagai sekolah kedinasan, IPDN menerapkan ketentuan yang mengatur pendidikan hingga penempatan setelah lulus. Selain itu, calon praja harus siap memenuhi berbagai komitmen selama menjalani pendidikan. Aturan tersebut juga mengatur larangan mengundurkan diri serta ketentuan perkawinan. Dengan demikian, peserta perlu mempertimbangkan kesiapan sebelum mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
Aturan dan Ikatan Dinas Calon Praja IPDN 2026
Pengumuman penerimaan IPDN 2026 memuat sejumlah aturan bagi peserta yang lolos menjadi calon praja. Ketentuan tersebut mencakup disiplin, pendidikan, penempatan, serta status setelah menyelesaikan pendidikan. Selain itu, IPDN mengatur konsekuensi bagi peserta yang mengundurkan diri setelah lulus seleksi. Panitia juga menetapkan aturan terkait keaslian identitas dan dokumen persyaratan.
Berikut ketentuan yang harus calon praja pahami:
- IPDN tidak mengizinkan calon praja mengundurkan diri setelah lolos seleksi.
- Calon praja harus sanggup tidak menikah atau kawin selama masa pendidikan.
- Peserta harus bersedia menerima pengangkatan sebagai CPNS/PNS setelah memenuhi ketentuan.
- Calon praja harus bersedia menerima tugas atau penempatan di seluruh wilayah Indonesia.
- Peserta harus bersedia mengikuti pendidikan di seluruh kampus IPDN sesuai kebutuhan.
- Calon praja wajib mematuhi seluruh peraturan yang berlaku selama pendidikan.
- IPDN dapat memberhentikan praja yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin.
- Peserta yang lolos lalu mengundurkan diri wajib mengembalikan biaya seleksi ke kas negara.
- Panitia akan menggugurkan peserta yang terbukti memalsukan identitas atau dokumen persyaratan.
Aturan tersebut menunjukkan besarnya komitmen yang harus calon praja jalani selama pendidikan. Karena itu, peserta tidak hanya perlu mempersiapkan kemampuan untuk menghadapi seleksi. Mereka juga harus mempertimbangkan kesiapan menjalani pendidikan dan penempatan setelah lulus. Selain itu, setiap peserta perlu memastikan seluruh dokumen yang mereka gunakan benar dan sesuai ketentuan.
Jadwal Seleksi Masuk IPDN 2026
Pendaftaran online IPDN 2026 berlangsung mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Sementara itu, panitia melakukan verifikasi dokumen pada 18 Agustus hingga 1 September 2026. Panitia kemudian mengumumkan hasil verifikasi pada 2 hingga 3 September 2026. Setelah itu, peserta mendapat kesempatan menggunakan masa sanggah sesuai jadwal.
Berikut jadwal lengkap seleksi masuk IPDN 2026:
- Pendaftaran online: 18–30 Agustus 2026
- Verifikasi dokumen: 18 Agustus–1 September 2026
- Pengumuman verifikasi dokumen: 2–3 September 2026
- Masa sanggah: 4–5 September 2026
- Jawab masa sanggah: 4–6 September 2026
- Pengumuman pasca masa sanggah: 7–8 September 2026
- Pembayaran biaya SKD: 11–15 September 2026
- Pengumuman jadwal SKD: 18–21 September 2026
- Pelaksanaan SKD: 22 September–7 Oktober 2026
- Pengumuman hasil SKD: Oktober 2026
- Verifikasi faktual tahap 1 dan gladi bersih tes bahasa Inggris: Oktober 2026
- Pelaksanaan tes bahasa Inggris: Oktober 2026
- Pengumuman verifikasi faktual administrasi tahap 1 dan tes bahasa Inggris: Oktober 2026
- Tes kesehatan tahap 1: Oktober 2026
- Pengumuman hasil tes kesehatan: Oktober 2026
- Gladi tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
- Pengumuman hasil tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
- Penerimaan peserta dan verifikasi faktual administrasi tahap 2: Oktober–November 2026
- Tes kesehatan tahap 2: Oktober–November 2026
- Tes kesamaptaan dan antropometri: Oktober–November 2026
- Pengumuman hasil kelulusan akhir: November 2026
- Registrasi calon praja: November 2026
Rangkaian seleksi berlangsung hingga November 2026 melalui beberapa tahap yang harus peserta ikuti. Setelah SKD, peserta masih menghadapi tes bahasa Inggris, kesehatan, psikologi, integritas, serta kejujuran. Selanjutnya, peserta juga menjalani kesamaptaan dan antropometri sebelum pengumuman kehttps://intiperistiwa.com/nilai-ambang-batas-skd-sekolah-kedinasan-2026/lulusan akhir. Karena itu, calon peserta perlu memahami seluruh jadwal dan ketentuan sejak awal pendaftaran. (iD/*)











Komentar