Intiperistiwa.com – Progres Jalan Tembus Solok Selatan–Dharmasraya terus menunjukkan perkembangan di sejumlah titik. Selain itu, masyarakat mulai memanfaatkan jalur tersebut untuk berbagai aktivitas. Kehadiran akses baru ini juga menarik perhatian karena mampu membuka konektivitas baru. Dengan demikian, jalan sepanjang sekitar 26,9 kilometer itu menjadi jalur alternatif menuju Kabupaten Dharmasraya.
Jalan tersebut berpotensi memangkas waktu tempuh dari wilayah selatan Solok Selatan menuju Kabupaten Dharmasraya. Selain mempercepat perjalanan, jalur ini juga mendukung mobilitas masyarakat antarwilayah. Karena itu, pemerintah terus mempercepat penyelesaian pembangunan di berbagai titik. Hingga kini, pekerjaan konstruksi masih berlangsung sesuai rencana.
Pembangunan Jalan Berlangsung di Sejumlah Lokasi
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan (DPUTRP) Solok Selatan, Yolly Hirlandes, mengatakan pembangunan melibatkan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang dan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Kedua pihak mengerjakan proyek secara bersamaan. Selain itu, kolaborasi tersebut bertujuan mempercepat penyelesaian jalan. Karena itu, pembangunan terus berjalan di beberapa lokasi.
BPJN III Padang mengerjakan pengaspalan sepanjang sekitar tujuh kilometer melalui anggaran Instruksi Presiden (Inpres) Jalan senilai Rp65 miliar. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan membuka jalur baru sekaligus melebarkan jalan menuju Simpang PDI. Pemerintah menjalankan pekerjaan tersebut melalui program Satu Kecamatan Satu Ekskavator. Dengan langkah itu, pembangunan berlangsung lebih cepat.
Yolly Hirlandes berharap kerja sama tersebut mempercepat penyelesaian proyek. Selain itu, pemerintah ingin masyarakat segera memanfaatkan ruas jalan secara optimal. Karena itu, seluruh pihak terus mendorong percepatan pembangunan. Selanjutnya, pekerjaan akan berlanjut hingga seluruh ruas tersambung.
Pelebaran Jalan Tingkatkan Kenyamanan Pengguna
Selain pengaspalan, pemerintah daerah juga melebarkan jalan di kawasan Jorong Log Batu Sandi. Pelebaran mencapai lebar sekitar 12 meter hingga perbatasan Kabupaten Dharmasraya sepanjang sekitar tujuh kilometer. Selanjutnya, pemerintah mengerahkan sejumlah alat berat untuk mendukung pekerjaan. Langkah tersebut membantu mempercepat penyelesaian proyek.
Pemerintah mengoperasikan dua unit ekskavator, satu grader, dua dump truck, serta satu vibro roller. Selain itu, seluruh alat berat bekerja di lapangan sesuai kebutuhan pembangunan. Dengan dukungan tersebut, pekerjaan berlangsung lebih efektif. Karena itu, progres jalan terus mengalami peningkatan.
Setelah pekerjaan selesai, ruas Sungai Kunyit–Sungai Rumbai akan memiliki jalan beraspal sepanjang sekitar 12 kilometer. Panjang tersebut mencakup hasil pembangunan pada tahap sebelumnya. Selain itu, kondisi jalan akan semakin nyaman bagi pengguna. Dengan demikian, masyarakat akan memperoleh akses yang lebih baik.
Warga Mulai Memanfaatkan Jalur Baru
Meski pembangunan masih berlangsung, kendaraan sudah dapat melintasi jalan tembus tersebut. Selain untuk beraktivitas, masyarakat juga memanfaatkan jalur itu menikmati suasana sore. Kondisi tersebut membuat aktivitas di ruas jalan terus meningkat. Karena itu, jumlah pengguna jalan bertambah setiap hari.
Setiap sore, pengendara roda dua maupun roda empat melintasi ruas jalan tersebut. Selain itu, banyak warga memilih jalur itu untuk berkendara santai. Panorama alam yang masih asri turut menarik perhatian masyarakat. Dengan demikian, jalan tembus tersebut mulai menjadi pilihan pengguna jalan.
Meningkatnya aktivitas masyarakat menunjukkan manfaat jalan mulai terasa. Selain itu, kondisi tersebut terjadi sebelum seluruh pekerjaan selesai. Pemerintah pun terus melanjutkan pembangunan hingga seluruh ruas rampung. Selanjutnya, jalan itu diharapkan mendukung mobilitas masyarakat secara lebih optimal.
Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Pemerintah memulai pembangunan Jalan Tembus Solok Selatan–Dharmasraya sejak 2023. Pada tahap awal, pemerintah mengaspal ruas jalan sepanjang lima kilometer. Selanjutnya, pemerintah melanjutkan pekerjaan hingga tahun ini. Langkah tersebut bertujuan mempercepat penyelesaian seluruh ruas.
Setelah pembangunan rampung, jalan ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah. Selain itu, akses tersebut akan mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Jalur baru ini juga membuka peluang investasi di Solok Selatan dan Dharmasraya. Karena itu, keberadaan jalan memiliki peran strategis bagi kedua daerah.
Jalan tembus tersebut juga diproyeksikan mendukung pengembangan sektor pariwisata. Selain mempermudah mobilitas wisatawan, akses tersebut memudahkan perjalanan menuju berbagai destinasi unggulan di Solok Selatan. Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, manfaat jalan mulai dirasakan masyarakat. (iD/*)











Komentar