10 Kota Paling Layak Huni 2026, Mana yang Jadi Favoritmu?

EIU menempatkan Kopenhagen sebagai kota paling layak huni 2026, sementara Jepang membawa dua wakil.

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

10 Kota Paling Layak Huni 2026, Mana yang Jadi Favoritmu? (Foto: Alexander Spatari/Getty Images/businessinsider)

10 Kota Paling Layak Huni 2026, Mana yang Jadi Favoritmu? (Foto: Alexander Spatari/Getty Images/businessinsider)

Intiperistiwa.com – Economist Intelligence Unit (EIU) merilis daftar kota paling layak huni dunia pada 2026. Kopenhagen, Denmark, menempati posisi teratas dalam pemeringkatan tersebut. Lalu, kota mana saja yang masuk jajaran terbaik dunia? Menariknya, Jepang membawa dua kota ke dalam daftar 10 besar.

EIU menggunakan Global Liveability Index untuk mengukur kualitas 173 kota dunia. Indeks tersebut menilai lebih dari 30 faktor kualitatif dan kuantitatif. Selanjutnya, EIU membagi faktor tersebut ke dalam lima kategori utama. Kelima kategori itu mencakup stabilitas, kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, serta infrastruktur.

Cara EIU Menilai Kelayakan Hidup

EIU menggunakan indikator kualitatif dan kuantitatif dalam proses penilaian. Untuk indikator kualitatif, analis internal dan kontributor lokal memberikan penilaian. Sementara itu, indikator kuantitatif mengacu pada kinerja relatif dari sejumlah data eksternal. EIU juga memakai data kuantitatif untuk membandingkan hasil penilaian kualitatif.

Setelah itu, EIU menggabungkan setiap skor berdasarkan bobot dalam masing-masing kategori. Hasilnya menghasilkan skor kategori dengan rentang 1 hingga 100. Skor 1 menunjukkan kondisi yang tidak dapat ditoleransi. Sebaliknya, skor 100 menunjukkan kondisi paling ideal.

Kemudian, EIU menggabungkan skor seluruh kategori dengan bobot masing-masing. Proses tersebut menghasilkan skor keseluruhan kelayakan hidup dengan nilai maksimal 100. Karena itu, skor akhir memberikan gambaran kualitas kehidupan setiap kota. Penilaian tersebut juga membantu pembaca melihat perbedaan kondisi antarwilayah.

EIU membagi hasil akhir ke dalam beberapa tingkat kelayakan hidup. Kota dengan skor di atas 80 masuk kategori dapat diterima. Sementara itu, skor di bawah 40 mencakup kategori dapat ditoleransi hingga tidak dapat ditoleransi. Berikut pengelompokan skor yang EIU gunakan:

  • Dapat diterima: lebih dari 80 dari 100.
  • Dapat ditoleransi, tidak nyaman, tidak diinginkan, atau tidak dapat ditoleransi: kurang dari 40.
Baca Juga :  Hyundai menyiapkan 1.500 kendaraan dan teknologi robotika untuk mendukung FIFA World Cup 2026

Eropa dan Australia Kuasai 10 Besar

Global Liveability Index 2026 menunjukkan dominasi kota Eropa dan Australia. Masing-masing kawasan menyumbang empat kota dalam daftar 10 besar. Sementara itu, Jepang menyumbang dua kota dari kawasan Asia. Dengan demikian, Jepang menjadi satu-satunya negara Asia yang masuk daftar tersebut.

Kopenhagen menjadi contoh kota dengan tingkat kelayakan hidup tinggi. Kota tersebut mencatat nilai tinggi dalam layanan publik dan keamanan lingkungan. Selain itu, Kopenhagen menawarkan transportasi efisien serta layanan kesehatan yang baik. Faktor tersebut mendukung kualitas kehidupan masyarakat di ibu kota Denmark.

Kota-kota besar Australia juga mencatat kualitas kehidupan perkotaan yang baik. Selain itu, wilayah tersebut memiliki layanan publik yang luas dan sistem kesehatan yang baik. Tingkat konflik yang rendah turut mendukung kondisi kehidupan masyarakat. Kemudian, stabilitas politik dan akses layanan publik ikut memengaruhi kualitas hidup.

Daftar 10 Kota Paling Layak Huni 2026

Berikut daftar lengkap kota paling layak huni dunia berdasarkan Global Liveability Index 2026:

  1. Kopenhagen, Denmark — Skor 98
  2. Wina, Austria — Skor 97
  3. Melbourne, Australia — Skor 97
  4. Sydney, Australia — Skor 97
  5. Zurich, Swiss — Skor 96
  6. Geneva, Swiss — Skor 96
  7. Osaka, Jepang — Skor 96
  8. Adelaide, Australia — Skor 96
  9. Vancouver, Kanada — Skor 96
  10. Tokyo, Jepang — Skor 96
Baca Juga :  5 Makanan Ini Sebaiknya Jangan Disimpan dalam Wadah Plastik

Osaka dan Tokyo menjadi dua kota Asia yang masuk daftar 10 besar. Keduanya berasal dari Jepang dan sama-sama meraih skor 96. Selain itu, Jepang menjadi satu-satunya negara Asia dalam jajaran tersebut. Pencapaian itu menempatkan dua kota Jepang sejajar dengan kota-kota unggulan Eropa dan Australia.

Kota dengan Tingkat Kelayakan Hidup Terendah

Di sisi lain, sejumlah kota menghadapi kondisi yang menurunkan tingkat kelayakan hidup. Tingkat konflik tinggi menjadi salah satu persoalan utama di sejumlah wilayah. Selain itu, ketidakstabilan politik dan tekanan ekonomi turut memengaruhi kehidupan masyarakat. Akses layanan publik yang sulit juga menjadi faktor penting dalam penilaian.

Beberapa kota masuk kelompok paling tidak layak huni pada 2026. Harare di Zimbabwe menjadi salah satu kota yang masuk kelompok tersebut. Selain itu, Port Moresby di Papua Nugini dan Lagos di Nigeria juga tercatat. Dhaka di Bangladesh serta Tripoli di Libya turut masuk kelompok kota dengan tingkat kelayakan hidup rendah.

Dengan demikian, Global Liveability Index 2026 memperlihatkan perbedaan kondisi kehidupan antarwilayah. Kopenhagen memimpin daftar dengan skor 98. Sementara itu, Osaka dan Tokyo menjadi wakil Asia dengan skor masing-masing 96. (iD/*)

Berita Terkait

IGIC 2026 di Masjid Istiqlal Perkuat Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia
Di Indonesia Ikan Nila Banyak Dicari, tapi Spesies Ini Jadi Ancaman di Negara Tetangga, Ada Apa?
Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu
Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan
Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Terjadi Tanpa Hujan Deras, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Karhutla Dunia Hanguskan 112,3 Juta Hektare Lahan, Negara Mana yang Paling Terdampak?
Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Orang Tertua di Dunia yang Masih Hidup
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:00 WIB

IGIC 2026 di Masjid Istiqlal Perkuat Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia

Sabtu, 19 September 2026 - 19:00 WIB

Di Indonesia Ikan Nila Banyak Dicari, tapi Spesies Ini Jadi Ancaman di Negara Tetangga, Ada Apa?

Minggu, 6 September 2026 - 11:00 WIB

Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Purba Ungkap Kehidupan Jutaan Tahun Lalu

Jumat, 4 September 2026 - 21:00 WIB

Kylian Mbappe Masuk Daftar 26 Target Jaringan Kriminal di Prancis, Diduga Jadi Sasaran Penculikan

Kamis, 3 September 2026 - 23:00 WIB

Pulau Misterius di Danau Williston Sempat Hilang, Muncul Lagi 32 Kilometer dari Lokasi Awal

Berita Terbaru

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan. (Foto: Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI)

Tips & Trik

Jangan Asal Simpan! 5 Buah Ini Rusak Jika Dibekukan

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:00 WIB

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas. (Foto: goal)

Sport

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN. (Foto: Dok. Kemenaker)

Nasional

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:00 WIB

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026. (Gambar: Roblox)

Game

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:00 WIB

Jangan Ketinggalan, Besok Mulai Pre-Order iPhone 18 Pro! (Foto: Hello Store/Blibli)

Teknologi

Jangan Ketinggalan, Besok Mulai Pre-Order iPhone 18 Pro!

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:00 WIB