20 Pasangan Ikuti Bimwin Catin Kerinci 2026, Kemenag Bekali Calon Pengantin Jelang Menikah

Calon pengantin mendapat pembekalan agama, komunikasi keluarga, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan stunting.

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

20 Pasangan Ikuti Bimwin Catin Kerinci 2026, Kemenag Bekali Calon Pengantin Jelang Menikah. (Foto: kemenagkerinci.site)

20 Pasangan Ikuti Bimwin Catin Kerinci 2026, Kemenag Bekali Calon Pengantin Jelang Menikah. (Foto: kemenagkerinci.site)

Intiperistiwa.com, Kerinci — Sebanyak 20 pasangan dari 18 kecamatan mengikuti Bimwin Catin Kerinci 2026 Gelombang II. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan tersebut pada Kamis, 10 September 2026. Seksi Bimbingan Masyarakat Islam melaksanakan kegiatan di Aula PLHUT. Selain itu, kegiatan membekali calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Kankemenag Kerinci memberikan pembekalan dari sisi keagamaan, komunikasi keluarga, dan kesehatan. Melalui kegiatan ini, calon pengantin memperoleh pengetahuan serta keterampilan menghadapi kehidupan setelah menikah. Selain itu, peserta mempelajari cara membangun hubungan keluarga yang sehat dan bertanggung jawab. Bekal tersebut juga mencakup kesiapan menghadapi berbagai persoalan dalam rumah tangga.

Koordinator Urusan Kepegawaian Nafrizal K., S.H., M.H., mewakili Kepala Kankemenag Kerinci dalam kegiatan tersebut. Ia meminta peserta tidak menganggap Bimwin sebagai kegiatan formalitas semata. Menurutnya, calon pengantin perlu memanfaatkan pembekalan tersebut untuk mempersiapkan kehidupan keluarga. Ia kemudian menyampaikan pesan kepada seluruh peserta.

“Kami berharap Bimwin ini diikuti dengan sungguh-sungguh, karena ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Manfaatkan kesempatan dan fasilitas yang telah diberikan pemerintah ini sebaik-baiknya,” ujarnya. Pesan tersebut menekankan pentingnya keseriusan selama mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta mendapat kesempatan memanfaatkan fasilitas pembekalan dari pemerintah. Kankemenag Kerinci berharap materi tersebut memberi manfaat setelah peserta menikah.

Bimwin Catin Kerinci 2026 Bekali Pasangan Hadapi Kehidupan Keluarga

Kasi Bimas Islam Kankemenag Kerinci H. Firdaus, S.Ag., M.H., menjelaskan tujuan pembekalan tersebut. Menurutnya, pasangan tidak cukup hanya mempersiapkan diri untuk menikah. Mereka juga perlu memiliki kesiapan menjalani serta mempertahankan kehidupan keluarga. Karena itu, Bimwin Catin Kerinci 2026 membahas berbagai aspek kehidupan rumah tangga.

“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan untuk memulai kehidupan bersama, tetapi juga kesiapan untuk merawat, menghadapi perbedaan, menyelesaikan persoalan, dan saling menguatkan. Kami berharap calon pengantin memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk membangun keluarga yang harmonis, sehat, bertanggung jawab, serta sakinah, mawaddah, warahmah,” ungkapnya. Firdaus menekankan kemampuan pasangan dalam menghadapi perbedaan dan menyelesaikan persoalan. Selain itu, pasangan perlu saling menguatkan selama menjalani kehidupan keluarga. Pembekalan tersebut juga mengarahkan peserta membangun keluarga harmonis dan sehat.

Ketua Panitia Pardito Hardi menjelaskan bahwa panitia membagi kegiatan ke dalam dua sesi. Dr. H. Arzam, S.Ag., M.Ag., memberikan materi keagamaan kepada para peserta. Ia merupakan Dekan Fakultas Syariah IAIN Kerinci. Sementara itu, dr. Yuffa Ainayya, M.K.M., dan Bdn. Eka Fitriani, S.Tr.Keb., menyampaikan materi kesehatan.

Kedua narasumber kesehatan tersebut berasal dari Puskesmas Sanggaran Agung. Mereka memberikan pembekalan mengenai sejumlah aspek kesehatan sebelum pernikahan. Selain itu, panitia menggabungkan materi kesehatan dengan pembahasan keagamaan dan komunikasi keluarga. Pendekatan tersebut memberi peserta pembekalan dari beberapa aspek sekaligus.

Komunikasi Keluarga hingga Kesehatan Reproduksi

Pada sesi keagamaan, peserta mempelajari materi tentang membangun komunikasi harmonis dan mengelola konflik rumah tangga. Narasumber menjelaskan bahwa perbedaan dalam kehidupan keluarga merupakan hal yang wajar. Karena itu, pasangan perlu membangun komunikasi sehat dan saling memahami. Mereka juga perlu mendengarkan pasangan serta menyelesaikan persoalan dengan tenang dan bijak.

Sementara itu, sesi kesehatan membahas hak reproduksi dan persiapan kesehatan pranikah. Peserta juga memperoleh edukasi mengenai skrining imunisasi tetanus serta kesehatan organ reproduksi. Selain itu, narasumber membahas pencegahan infertilitas dan kewaspadaan terhadap Hepatitis B serta HIV/AIDS. Materi tersebut melengkapi pembekalan kesehatan bagi calon pengantin.

Narasumber juga menjelaskan pentingnya pencegahan stunting dalam persiapan membangun keluarga sehat. Selain itu, peserta mempelajari pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau HPK. Materi kesehatan tersebut menghubungkan kesiapan pranikah dengan kesehatan keluarga setelah pernikahan. Dengan demikian, calon pengantin mendapat pemahaman mengenai persiapan kesehatan sejak sebelum membangun rumah tangga.

Para peserta aktif mengikuti setiap sesi sepanjang kegiatan Bimwin Catin Kerinci 2026. Mereka menyimak materi serta menyampaikan pertanyaan kepada para narasumber. Selain itu, peserta terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Interaksi tersebut memberi ruang bagi calon pengantin untuk menggali berbagai persoalan kehidupan rumah tangga.

Kankemenag Kerinci memadukan materi agama, komunikasi keluarga, kesehatan reproduksi, dan pencegahan stunting dalam kegiatan tersebut. Melalui pembekalan itu, calon pengantin memperoleh persiapan sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Selain itu, kegiatan mendorong peserta membangun keluarga dengan kesiapan lebih matang, sehat, dan bertanggung jawab. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi pasangan dalam menjalani kehidupan keluarga. (iD/*)

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Lepas 41 Peserta Kafilah MTQ Sungai Penuh ke Tingkat Provinsi Jambi
Al Haris Targetkan Inklusi Keuangan Jambi Capai 93 Persen pada 2027
Prakiraan BMKG Jambi Hari Ini, Simak Kondisi Cuaca 11 Kabupaten/Kota
Kasus Pembobolan Bank Jambi Rp143,36 Miliar Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Tersangka Ditahan
Delapan Orang Diamankan Terkait Penyerangan Polres Merangin, Polisi Dalami Peran Mereka
Polda Tangani 32 Kasus PETI di Jambi, 71 Orang Jadi Tersangka
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, Cek Kondisi 11 Kabupaten/Kota
Hujan Padamkan Api di 7 Titik TN Berbak, Petugas Dinginkan Gambut yang Masih Berasap
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Wali Kota Alfin Lepas 41 Peserta Kafilah MTQ Sungai Penuh ke Tingkat Provinsi Jambi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Al Haris Targetkan Inklusi Keuangan Jambi Capai 93 Persen pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Prakiraan BMKG Jambi Hari Ini, Simak Kondisi Cuaca 11 Kabupaten/Kota

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kasus Pembobolan Bank Jambi Rp143,36 Miliar Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Tersangka Ditahan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Delapan Orang Diamankan Terkait Penyerangan Polres Merangin, Polisi Dalami Peran Mereka

Berita Terbaru