Intiperistiwa.com, Kerinci — MTsN 6 Kerinci menghadirkan inovasi kreatif melalui Pembelajaran Informatika lewat Komik Edukatif. Comic Education membantu siswa memahami materi yang memuat banyak istilah asing dan teknis. Selain itu, siswa tidak hanya membaca komik selama kegiatan berlangsung. Mereka juga mengolah materi Informatika menjadi karya sesuai kreativitas masing-masing.
Dalam kegiatan pembelajaran, siswa membawa HP masing-masing untuk mendukung proses belajar. Mereka kemudian mempraktikkan cara membuat komik dari materi Informatika. Selain itu, siswa menyusun cerita, dialog, dan gambar dengan kreativitas masing-masing. Dengan cara tersebut, pembelajaran memberi ruang bagi siswa untuk belajar sekaligus berkarya.
Pembelajaran Informatika lewat Komik Edukatif Dorong Kreativitas
Suasana pembelajaran berlangsung penuh antusias. Siswa tampak bersemangat saat membuat komik edukatif mereka. Selain itu, mereka semakin tertarik membaca komik yang mereka hasilkan sendiri. Kegiatan tersebut sekaligus mendorong minat belajar, minat membaca, kreativitas, dan literasi digital.
Pembelajaran Informatika lewat Komik Edukatif memberi cara berbeda untuk menghadapi istilah asing dan teknis. Siswa mengubah materi menjadi cerita, dialog, dan gambar yang lebih menarik. Karena itu, materi yang sebelumnya terasa sulit menjadi lebih dekat bagi siswa. Comic Education juga membantu siswa memahami isi pelajaran dengan lebih mudah.
HP Jadi Media Belajar dan Berkarya
Menurut Ilisnawati, penggunaan HP dalam pembelajaran perlu mengarah pada kegiatan yang bermanfaat. Ia menekankan agar siswa tidak menjadikan HP hanya sebagai sarana hiburan. Sebaliknya, siswa dapat memanfaatkan perangkat tersebut sebagai media belajar dan berkarya secara positif. Dengan demikian, penggunaan teknologi tetap terkait langsung dengan kegiatan pembelajaran.
Dalam praktiknya, siswa menggunakan HP untuk mendukung proses pembuatan komik. Mereka membaca, menyusun cerita, menulis dialog, dan mengembangkan gambar sesuai kreativitas. Selain itu, kegiatan tersebut mempertemukan pembelajaran Informatika dengan pemanfaatan perangkat digital. Cara ini sekaligus mendukung literasi digital siswa melalui kegiatan belajar.
Materi Informatika Jadi Lebih Mudah Dipahami
Comic Education membantu siswa menghadapi materi Informatika yang memuat banyak istilah asing. Siswa menuangkan materi tersebut ke dalam cerita, dialog, dan gambar. Karena itu, materi yang terasa sulit menjadi lebih dekat dan menarik. Pendekatan tersebut juga membantu siswa memahami pelajaran melalui karya mereka sendiri.
Melalui Pembelajaran Informatika lewat Komik Edukatif, MTsN 6 Kerinci menghadirkan suasana belajar yang lebih kreatif. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga menghasilkan karya dari pembelajaran tersebut. Selain itu, kegiatan ini mendorong minat belajar, minat membaca, kreativitas, dan literasi digital. Comic Education membantu siswa memahami materi Informatika yang banyak memuat istilah asing dan teknis. (iD/*)
FAQ
Apa itu Comic Education di MTsN 6 Kerinci?
Comic Education memanfaatkan komik sebagai bagian dari pembelajaran Informatika. MTsN 6 Kerinci menggunakan pendekatan tersebut untuk membantu siswa memahami materi. Siswa tidak hanya membaca komik dalam kegiatan pembelajaran. Mereka juga membuat komik melalui cerita, dialog, dan gambar.
Bagaimana siswa menggunakan HP dalam pembelajaran?
Siswa membawa HP masing-masing ketika mengikuti kegiatan Informatika. Mereka memanfaatkan perangkat tersebut untuk membaca dan membuat komik edukatif. Menurut Ilisnawati, siswa sebaiknya tidak hanya menjadikan HP sebagai sarana hiburan. Karena itu, pembelajaran mengarahkan penggunaan HP untuk belajar dan berkarya secara positif.
Apa manfaat komik edukatif bagi siswa?
Kegiatan tersebut mendorong minat belajar dan minat membaca siswa. Selain itu, pembuatan komik memberi ruang bagi kreativitas masing-masing. Siswa juga memanfaatkan perangkat digital selama proses pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan tersebut turut mendorong literasi digital siswa.
Mengapa Comic Education membantu pembelajaran Informatika?
Materi Informatika banyak memuat istilah asing dan teknis. Comic Education mengajak siswa menuangkan materi menjadi cerita, dialog, dan gambar. Karena itu, materi menjadi lebih dekat dan menarik bagi siswa. Pendekatan tersebut membantu siswa memahami materi Informatika dengan lebih mudah.











Komentar