Rekomendasi Laptop untuk Editing Video 2026, Kenali Spesifikasi dan Keunggulannya

Lima pilihan laptop dari merek berbeda untuk kebutuhan penyuntingan video, mobilitas, hingga pekerjaan kreatif.

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rekomendasi Laptop untuk Editing Video 2026, Kenali Spesifikasi dan Keunggulannya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Rekomendasi Laptop untuk Editing Video 2026, Kenali Spesifikasi dan Keunggulannya. (Gambar: Ilustrasi AI)

Intiperistiwa.com — Memilih laptop untuk editing video memerlukan pertimbangan kemampuan perangkat dalam menjalankan aplikasi penyuntingan. Kebutuhannya semakin beragam, mulai dari konten media sosial hingga produksi video yang lebih serius. Karena itu, desain dan ukuran tidak cukup menjadi satu-satunya dasar pemilihan. Selain prosesor dan kartu grafis, pengguna perlu mempertimbangkan RAM, penyimpanan, serta kualitas layar.

1. MacBook Air 15 M4

MacBook Air 15 M4 menawarkan layar besar bagi kreator yang mengutamakan kepraktisan dan mobilitas. Laptop ini menggunakan panel Liquid Retina 15,3 inci dengan resolusi 2880 × 1864 piksel. Layarnya mendukung warna P3, tampilan hingga satu miliar warna, serta kecerahan 500 nit. Selain itu, chip M4 membawa Media Engine untuk membantu mempercepat pemrosesan dan ekspor sejumlah format video.

Menurut spesifikasi resmi Apple, baterainya mendukung streaming video hingga 18 jam. Namun, angka tersebut tidak menunjukkan durasi baterai saat menjalankan aplikasi editing. Desain tanpa kipas juga menjadi pertimbangan untuk pekerjaan berat dalam waktu panjang. Karena itu, pengguna perlu memperhatikan keterbatasan performa berkelanjutan ketika memilihnya untuk penyuntingan video.

2. ASUS ProArt P16 H7606WM

ASUS ProArt P16 H7606WM mengandalkan AMD Ryzen AI 9 HX 370 dengan 12 core dan 24 thread. Kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5060 mendukung pengolahan visual pada perangkat ini. Selain itu, RAM 32 GB menunjang pekerjaan berat, termasuk editing video beresolusi tinggi. Kombinasi tersebut juga mendukung kebutuhan pengolahan grafis bagi pengguna kreatif.

Sementara itu, panel OLED 16 inci menampilkan resolusi 3K atau 2880 × 1800 piksel dengan refresh rate 120 Hz. ASUS Indonesia mencantumkan cakupan warna 100% DCI-P3 serta dukungan layar sentuh dan stylus. Sumber artikel turut menyebut nilai Delta E di bawah 1 sebagai bagian dari kemampuan reproduksi warnanya. Dengan karakter tersebut, ProArt P16 menjadi pilihan laptop untuk editing video yang menitikberatkan kebutuhan visual.

Baca Juga :  Cara Aman Menyimpan Video YouTube ke Galeri HP Tanpa Risiko Malware

3. Acer Swift X 14 AI SFX14-72G

Konfigurasi Acer Swift X 14 AI dalam sumber menggunakan Intel Core Ultra 7 155H. Prosesor tersebut bekerja bersama NVIDIA GeForce RTX 4060 dengan VRAM 8 GB. Selain itu, RAM 32 GB mendukung multitasking dan pekerjaan yang membutuhkan kapasitas memori besar. Kombinasi komponennya dapat membantu encoding, rendering, serta pemrosesan efek video.

Laptop ini membawa layar OLED 14,5 inci beresolusi 2880 × 1800 piksel. Panelnya menawarkan refresh rate 120 Hz untuk kebutuhan tampilan. Selain itu, sumber mencantumkan cakupan warna 100% DCI-P3 dan sertifikasi CalMAN. Acer Swift X 14 AI menawarkan kombinasi performa dan ukuran relatif ringkas untuk pekerjaan kreatif.

4. HP Omen 16

HP Omen 16 dalam sumber menawarkan pilihan AMD Ryzen AI 9 365 atau Ryzen AI 7 350. Pilihan kartu grafisnya mencapai NVIDIA GeForce RTX 5070. Selain itu, kapasitas RAM 32 GB menunjang multitasking ketika pengguna mengerjakan proyek penyuntingan. Penyimpanan SSD NVMe PCIe Gen4 tersedia dalam kapasitas 1 TB atau 2 TB untuk menampung berkas proyek.

Layar 16 incinya menawarkan resolusi WQXGA 2560 × 1600 piksel dengan refresh rate hingga 240 Hz. Sumber artikel mencantumkan cakupan warna 100% sRGB dan 100% DCI-P3. Klaim cakupan warna tersebut masih memerlukan konfirmasi berdasarkan varian panel perangkat. Selain mendukung editing video, kombinasi spesifikasinya menawarkan kemampuan untuk bermain game.

5. MSI Summit E16 AI Studio

MSI Summit E16 AI Studio menggunakan Intel Core Ultra dengan NPU untuk menjalankan berbagai fitur berbasis AI. Konfigurasi dalam sumber mengandalkan NVIDIA GeForce RTX 4050 dengan dukungan NVIDIA Studio. Sementara itu, SSD NVMe PCIe Gen4x4 berkapasitas 1 TB menyediakan ruang penyimpanan. MSI mengonfirmasi ketersediaan varian RTX 4050 dalam keluarga Summit E16 AI Studio.

Untuk tampilan, laptop ini membawa panel IPS-Level 16 inci beresolusi QHD+ 2560 × 1600 piksel. Layarnya mendukung refresh rate 165 Hz. Selain itu, sumber mencantumkan cakupan warna 100% DCI-P3 untuk kebutuhan pekerjaan visual. Desain 2-in-1 dan layar sentuh melengkapi fleksibilitas penggunaannya.

Baca Juga :  China Luncurkan "Operator Seluler Darurat", Telepon dan Internet Tetap Aktif saat Bencana

Menentukan Laptop untuk Editing Video Sesuai Kebutuhan

ASUS ProArt P16 dan MSI Summit E16 menonjolkan fitur untuk mendukung pekerjaan kreatif. Sementara itu, HP Omen 16 menggabungkan kemampuan editing dengan kebutuhan gaming. MacBook Air 15 M4 mengutamakan efisiensi serta mobilitas, sedangkan Acer Swift X 14 AI menawarkan performa dalam ukuran relatif ringkas. Karena itu, sesuaikan pilihan dengan jenis proyek, kebutuhan performa, dan anggaran yang tersedia. (iD/*)


FAQ

1. Apa pertimbangan utama saat memilih laptop untuk editing video?

Pertimbangkan prosesor, kartu grafis, kapasitas RAM, penyimpanan, dan kualitas layar. Kemampuan perangkat perlu sesuai dengan aplikasi serta jenis proyek yang ingin Anda kerjakan. Selain itu, perhatikan kebutuhan mobilitas ketika menentukan ukuran laptop. Anggaran menjadi pertimbangan berikutnya untuk memilih perangkat yang sesuai.

2. Laptop mana dalam daftar ini yang memiliki layar OLED?

ASUS ProArt P16 H7606WM dan Acer Swift X 14 AI dalam sumber menggunakan layar OLED. ASUS menawarkan ukuran 16 inci, sementara Acer memakai layar 14,5 inci. Keduanya memiliki resolusi 2880 × 1800 piksel. Selain itu, masing-masing menawarkan refresh rate 120 Hz dan cakupan warna 100% DCI-P3 menurut spesifikasi dalam sumber.

3. Apakah baterai MacBook Air 15 M4 bertahan 18 jam untuk editing video?

Klaim baterai hingga 18 jam mengacu pada aktivitas streaming video. Angka tersebut tidak menyatakan durasi penggunaan untuk editing. Namun, chip M4 memiliki Media Engine yang membantu pemrosesan dan ekspor sejumlah format video. Desain tanpa kipas tetap menjadi pertimbangan untuk beban berat berkepanjangan.

Berita Terkait

Ganti Operator Tanpa Ganti Nomor? Komdigi Tunggu Putusan MK soal MNP
Strategi Telkomsel agar Pelanggan Makin Betah dan Tak Beralih ke Operator Lain
iOS 27 dan iPadOS 27 Meluncur 14 September, Cek Daftar iPhone dan iPad yang Kebagian Update
Rayakan 51 Tahun, Polytron Luncurkan 3 Produk Baru, Ada AC yang Bisa Dikontrol dengan Suara
3 Tablet Pengganti Laptop 3 Jutaan untuk Kerja
SIM Digital Korlantas Polri Bisa Ditunjukkan saat Pemeriksaan, Begini Cara Aktifkan dan Aturan jika SIM Hilang
10 Prompt Foto 80-an ChatGPT, dari Gaya Studio hingga Album Keluarga Jadul
10 Prompt Foto 80-an ChatGPT Bergaya Jadul dengan Motor Klasik, dari RX-King sampai Vespa
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:00 WIB

Rekomendasi Laptop untuk Editing Video 2026, Kenali Spesifikasi dan Keunggulannya

Jumat, 18 September 2026 - 07:00 WIB

Ganti Operator Tanpa Ganti Nomor? Komdigi Tunggu Putusan MK soal MNP

Kamis, 17 September 2026 - 10:00 WIB

Strategi Telkomsel agar Pelanggan Makin Betah dan Tak Beralih ke Operator Lain

Selasa, 15 September 2026 - 13:00 WIB

iOS 27 dan iPadOS 27 Meluncur 14 September, Cek Daftar iPhone dan iPad yang Kebagian Update

Selasa, 15 September 2026 - 10:00 WIB

Rayakan 51 Tahun, Polytron Luncurkan 3 Produk Baru, Ada AC yang Bisa Dikontrol dengan Suara

Berita Terbaru

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna? (Foto: Getty Images/manchestereveningnews)

Pendidikan

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:00 WIB