Mulai Juli 2026, Liburan ke Vietnam Tak Bisa Sembarangan, Ada Syarat Baru untuk Wisatawan

Aturan baru berlaku untuk penumpang yang masuk, keluar, maupun transit di Vietnam.

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai Juli 2026, Liburan ke Vietnam Tak Bisa Sembarangan, Ada Syarat Baru untuk Wisatawan. (Foto: Shutterstock/detik)

Mulai Juli 2026, Liburan ke Vietnam Tak Bisa Sembarangan, Ada Syarat Baru untuk Wisatawan. (Foto: Shutterstock/detik)

Intiperistiwa.com – Wisatawan yang berencana mengunjungi Vietnam perlu memperhatikan aturan baru yang segera berlaku. Mulai 1 Juli 2026, pemerintah Vietnam mewajibkan seluruh pelaku perjalanan mengisi formulir deklarasi kesehatan sebelum melakukan perjalanan.

Kebijakan tersebut berlaku bagi penumpang yang masuk, keluar, maupun transit di wilayah Vietnam. Pemerintah mengambil langkah ini untuk memperkuat pengawasan kesehatan di tengah meningkatnya mobilitas internasional.

Selain itu, otoritas Vietnam ingin mempercepat deteksi potensi penyakit menular yang dapat menyebar antarnegara. Dengan demikian, langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.

Berlaku untuk Seluruh Pelaku Perjalanan Internasional

Pemerintah Vietnam menetapkan aturan tersebut melalui Decree No. 165/2026/ND-CP. Regulasi itu mengharuskan setiap pelaku perjalanan internasional menyampaikan deklarasi kesehatan sebelum keberangkatan.

Formulir tersebut memuat informasi mengenai kondisi kesehatan dan riwayat perjalanan. Selanjutnya, pemerintah akan menggunakan data tersebut untuk mendukung pengawasan kesehatan di pintu masuk negara.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, wisatawan harus mengisi formulir paling lambat tujuh hari sebelum perjalanan. Aturan ini berlaku baik untuk kedatangan, keberangkatan, maupun transit di Vietnam.

Baca Juga :  Mau Cari Mobil Baru Tapi Murah? Ini Mobil Termurah di Indonesia per Juli 2026

Kementerian Kesehatan Vietnam menyediakan formulir dalam dua bahasa. Wisatawan dapat mengisi dokumen tersebut menggunakan bahasa Vietnam atau bahasa Inggris.

Mekanisme Pengisian Masih Menunggu Petunjuk Resmi

Hingga saat ini, pemerintah Vietnam belum mengumumkan platform resmi yang akan digunakan. Namun, otoritas setempat diperkirakan segera merilis panduan teknis sebelum aturan mulai berlaku.

Laporan dari perusahaan imigrasi global Fragomen menyebutkan bahwa seluruh pelaku perjalanan internasional wajib mematuhi ketentuan tersebut. Karena itu, wisatawan perlu mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah Vietnam.

Selain kewajiban utama tersebut, pemerintah juga menyiapkan langkah tambahan apabila terjadi wabah penyakit menular. Dalam kondisi tertentu, Kementerian Kesehatan Vietnam dapat mengeluarkan petunjuk khusus sesuai situasi kesehatan yang berkembang.

Uji Coba Sudah Berlangsung di Ho Chi Minh City

Sebelum menerapkan kebijakan secara nasional, Vietnam lebih dahulu menjalankan program uji coba di Bandara Internasional Tan Son Nhat, Ho Chi Minh City.

Program tersebut mulai berjalan pada 21 April 2026. Dalam tahap uji coba, wisatawan asing mengisi formulir kesehatan secara daring paling lambat tiga hari sebelum kedatangan.

Baca Juga :  Swiss Menggila! Bosnia Dibantai 4-1 di Piala Dunia 2026

Pada masa awal pelaksanaan, sejumlah pihak memperkirakan adanya penyesuaian operasional. Karena itu, proses pemeriksaan imigrasi berpotensi mengalami perlambatan sementara.

Fragomen juga mengingatkan pelaku perjalanan untuk mengantisipasi perubahan sistem. Selain itu, perusahaan dan agen perjalanan perlu menyesuaikan prosedur keberangkatan dengan aturan baru tersebut.

Bagian dari Modernisasi Sistem Imigrasi

Kebijakan deklarasi kesehatan menjadi bagian dari agenda digitalisasi layanan perbatasan Vietnam. Pemerintah ingin menciptakan sistem perjalanan yang lebih efisien dan terintegrasi.

Sebelumnya, Vietnam telah memperkenalkan kartu kedatangan digital untuk mempercepat proses pemeriksaan di bandara. Langkah tersebut membantu mengurangi antrean sekaligus meningkatkan kualitas layanan imigrasi.

Melalui penerapan formulir kesehatan digital, pemerintah berharap pengawasan perjalanan internasional menjadi lebih efektif. Di sisi lain, wisatawan tetap dapat menikmati proses perjalanan yang lebih tertata dan aman.

Meski demikian, masa adaptasi kemungkinan masih terjadi pada tahap awal pelaksanaan. Oleh sebab itu, wisatawan yang akan berkunjung ke Vietnam sebaiknya mempersiapkan dokumen perjalanan lebih awal agar perjalanan berlangsung lancar. (id/*)

Berita Terkait

TNKS Buka Kembali Pendakian Gunung Kerinci, Ini Aturannya
10 Pantai Terbaik se-Asia 2026, Dua di Antaranya dari Indonesia
Jarang Dilirik Wisatawan, 10 Negara Ini Ternyata Punya Daya Tarik Unik
IGIC 2026 di Masjid Istiqlal Perkuat Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia
Pencinta Tantangan Ekstrem, Ini 10 Wisata Terekstrem di Dunia yang Memacu Adrenalin
Di Indonesia Ikan Nila Banyak Dicari, tapi Spesies Ini Jadi Ancaman di Negara Tetangga, Ada Apa?
Festival Kopi Kerinci 2026 Segera Digelar, Usung Tema “Kopi Kerinci Tanah Surga Menuju Panggung Kopi Dunia”
Depati Tujuh Coffee, Sensasi Ngopi di Atas Bukit dengan Panorama Pegunungan
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:00 WIB

TNKS Buka Kembali Pendakian Gunung Kerinci, Ini Aturannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

10 Pantai Terbaik se-Asia 2026, Dua di Antaranya dari Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Jarang Dilirik Wisatawan, 10 Negara Ini Ternyata Punya Daya Tarik Unik

Senin, 28 September 2026 - 07:00 WIB

IGIC 2026 di Masjid Istiqlal Perkuat Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia

Selasa, 22 September 2026 - 19:00 WIB

Pencinta Tantangan Ekstrem, Ini 10 Wisata Terekstrem di Dunia yang Memacu Adrenalin

Berita Terbaru