Sebanyak 1.555 warga binaan Lapas Kelas IIA Jambi menempati kompleks baru di Muaro Jambi

Pemindahan Warga Binaan Lapas Jambi

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 1.555 warga binaan Lapas Kelas IIA Jambi menempati kompleks baru di Muaro Jambi untuk mengatasi kelebihan kapasitas.(Foto: Dimas Sanjaya/detik)

Sebanyak 1.555 warga binaan Lapas Kelas IIA Jambi menempati kompleks baru di Muaro Jambi untuk mengatasi kelebihan kapasitas.(Foto: Dimas Sanjaya/detik)

Intiperistiwa.comLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi resmi memindahkan operasional ke gedung baru di Kabupaten Muaro Jambi. Proses tersebut berlangsung pada Sabtu, Juni 2026. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu pemindahan warga binaan terbesar di lingkungan pemasyarakatan Provinsi Jambi.

Sebanyak 1.555 warga binaan menempati kompleks pemasyarakatan yang baru. Karena jumlah penghuni cukup besar, petugas menjalankan proses perpindahan secara bertahap. Dengan demikian, seluruh tahapan dapat berlangsung tertib dan sesuai prosedur yang berlaku.

Petugas pemasyarakatan mengawal seluruh warga binaan selama perjalanan menuju lokasi baru. Di sisi lain, unsur pengamanan eksternal turut memberikan dukungan untuk menjaga situasi tetap kondusif sepanjang kegiatan berlangsung.

Pengamanan Ketat Libatkan TNI dan Brimob

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan perhatian khusus terhadap proses pemindahan ini. Oleh karena itu, Direktur Pengamanan dan Intelijen, Tatan Dirsan Atmaja, hadir langsung untuk memantau pelaksanaan di lapangan.

Kehadiran jajaran pusat bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keamanan. Selain itu, petugas juga menerapkan langkah mitigasi risiko guna mengantisipasi berbagai kemungkinan selama pemindahan berlangsung.

Baca Juga :  Mau Mendaki Gunung Kerinci? Simak Cara Daftar Online, Tarif, dan Aturan Pendakian Terbarunya

Pengamanan semakin kuat dengan dukungan 12 personel TNI dan 24 personel Brimob Polda Jambi. Mereka bersiaga di sejumlah titik untuk mendukung kelancaran kegiatan. Dengan dukungan tersebut, petugas dapat mengendalikan situasi secara maksimal.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, juga memimpin pengawasan langsung bersama jajaran. Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, mengoordinasikan seluruh petugas selama proses berlangsung.

Selain petugas internal, Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dari berbagai daerah di Jambi turut membantu kegiatan tersebut. Dukungan tersebut mempercepat proses perpindahan sekaligus menjaga efektivitas pengamanan.

Solusi Atasi Overkapasitas

Pemindahan 1.555 warga binaan menjadi langkah penting dalam perjalanan Lapas Kelas IIA Jambi. Pasalnya, kapasitas lapas lama sudah tidak mampu menampung jumlah penghuni yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Syahroni Ali menjelaskan bahwa lapas lama hanya memiliki kapasitas sekitar 400 orang. Namun, jumlah penghuni telah mencapai sekitar 1.500 warga binaan. Karena itu, kondisi tersebut mendorong pihak lapas mencari solusi yang lebih memadai.

Baca Juga :  Swiss Pastikan Tiket Terakhir Perempat Final setelah Taklukkan Kolombia Lewat Adu Penalti

Menurut Syahroni, kompleks baru di kawasan Bukit Baling menawarkan fasilitas yang lebih baik. Blok hunian memiliki ruang yang lebih layak. Selain itu, sistem sanitasi juga memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi warga binaan.

Dukung Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Kompleks pemasyarakatan yang baru berdiri di atas lahan seluas 6,2 hektare. Luasan tersebut memberikan ruang yang cukup untuk mendukung berbagai program pembinaan.

Selain meningkatkan kualitas hunian, lahan yang tersedia juga membuka peluang pengembangan kegiatan produktif. Salah satunya melalui program ketahanan pangan yang melibatkan warga binaan.

Pihak lapas berharap fasilitas baru dapat mendukung pembinaan yang lebih optimal. Dengan demikian, warga binaan memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan selama menjalani masa pidana. Di saat yang sama, lingkungan yang lebih representatif juga mendukung pelaksanaan program pemasyarakatan secara berkelanjutan.(id/*)

Berita Terkait

DPRD Sidak Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh, Kontraktor Diminta Percepat Pekerjaan
Jalan Tembus Solok Selatan–Dharmasraya Sudah Bisa Dilalui, Warga Mulai Ramai Melintas
IAIN Kerinci Tambah Dua Prodi Akreditasi Unggul, Kini Miliki 10 Program Studi Terbaik
Polres Sarolangun Gelar Sayembara Pelapor Karhutla, Laporan Valid Diberi Imbalan
Enam Pelaku Tambang Emas Ilegal di Bungo Ditangkap Polisi, Sejumlah Peralatan Diamankan
Progres Jalan Selampaung–Masgo Capai 30 Persen, PUPR Kerinci Percepat Pekerjaan
Jalan Nasional Kerinci Makin Mulus, BPJN Jambi Tuai Apresiasi Warga
Pemkot Sungai Penuh Larang Pengangkatan Honorer Baru, Seluruh OPD Wajib Patuhi Aturan
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:00 WIB

DPRD Sidak Proyek Pasar Beringin Sungai Penuh, Kontraktor Diminta Percepat Pekerjaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Jalan Tembus Solok Selatan–Dharmasraya Sudah Bisa Dilalui, Warga Mulai Ramai Melintas

Senin, 27 Juli 2026 - 13:00 WIB

IAIN Kerinci Tambah Dua Prodi Akreditasi Unggul, Kini Miliki 10 Program Studi Terbaik

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00 WIB

Polres Sarolangun Gelar Sayembara Pelapor Karhutla, Laporan Valid Diberi Imbalan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Enam Pelaku Tambang Emas Ilegal di Bungo Ditangkap Polisi, Sejumlah Peralatan Diamankan

Berita Terbaru