Polres Sarolangun Gelar Sayembara Pelapor Karhutla, Laporan Valid Diberi Imbalan

Polisi mengajak masyarakat melaporkan pelaku pembakaran hutan dan lahan dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Sarolangun Gelar Sayembara Pelapor Karhutla, Laporan Valid Diberi Imbalan. (Foto: jambitv

Polres Sarolangun Gelar Sayembara Pelapor Karhutla, Laporan Valid Diberi Imbalan. (Foto: jambitv

Intiperistiwa.comPolres Sarolangun menghadirkan cara baru untuk mempersempit ruang gerak pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepolisian mengajak masyarakat ikut melaporkan dugaan pelaku pembakaran. Selain itu, pelapor berhak menerima imbalan apabila informasi yang disampaikan terbukti valid. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah karhutla semakin meluas di Kabupaten Sarolangun.

Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Yosua Adrian mengatakan masyarakat dapat menyampaikan laporan apabila mengetahui dugaan pembakaran hutan dan lahan. Namun, pelapor wajib melengkapi laporan dengan bukti yang jelas. Selain itu, seluruh bukti harus dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, kepolisian dapat segera menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

Bukti pendukung dapat berupa foto atau dokumentasi kejadian. Selain itu, laporan juga harus memuat titik lokasi kebakaran, identitas terduga pelaku, serta sedikitnya dua orang saksi. Oleh karena itu, kepolisian mengharapkan masyarakat menyampaikan informasi secara lengkap. Langkah tersebut membantu proses penyelidikan berjalan lebih efektif.

“Laporan dapat disampaikan langsung ke Polres Sarolangun dengan melampirkan bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Identitas pelapor akan dirahasiakan,” ujar Yosua.

Laporan Valid Mendapat Imbalan

Yosua menjelaskan masyarakat yang memberikan informasi valid akan memperoleh imbalan. Selain itu, kepolisian memberikan apresiasi atas partisipasi warga dalam mencegah dan mengungkap kasus karhutla. Kebijakan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama sejumlah pihak terkait di Kabupaten Sarolangun. Langkah itu juga merespons meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 Juni 2026 Stabil, Antam Bertahan di Rp2,818 Juta per Gram

Polres Sarolangun berharap program tersebut mendorong keterlibatan masyarakat. Sebab, warga memiliki peran penting dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan maupun munculnya titik api. Selain itu, masyarakat juga dapat membantu pengawasan di wilayah yang sulit dijangkau petugas. Karena itu, kepolisian mengajak seluruh warga berpartisipasi aktif.

Laporan yang cepat membantu petugas menangani kebakaran sebelum api meluas. Selain itu, langkah tersebut mendukung upaya pencegahan agar dampak karhutla tidak semakin besar. Oleh sebab itu, kepolisian terus mendorong masyarakat menyampaikan informasi sejak dini. Dengan demikian, penanganan dapat berlangsung lebih cepat.

Pencegahan Karhutla Libatkan Semua Pihak

Selain penegakan hukum, Polres Sarolangun juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya karhutla. Kebakaran hutan dan lahan dapat merusak ekosistem serta mengancam kelestarian lingkungan. Selain itu, karhutla juga memicu kabut asap, mengganggu aktivitas masyarakat, dan berdampak terhadap kesehatan. Karena itu, kepolisian terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan karhutla demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan hidup bersama,” kata Yosua.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah menegaskan penanggulangan karhutla membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, dampak kebakaran sangat luas dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Selain kabut asap, kebakaran juga merusak ekosistem serta mengancam keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, kepolisian terus memperkuat langkah pencegahan bersama TNI dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  MTQ ke-52 Merangin Makin Dekat, Sungai Manau Siap Sambut Ribuan Kafilah

Polres Sarolangun bersama para pemangku kepentingan terus melaksanakan berbagai upaya pencegahan. Langkah tersebut meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan spanduk imbauan, patroli rutin, serta penanganan cepat ketika menemukan titik api. Selain itu, seluruh pihak terus memperkuat koordinasi di wilayah rawan kebakaran. Dengan demikian, potensi karhutla dapat ditekan sejak dini.

“Sinergitas lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam menekan angka kebakaran di wilayah Sarolangun. Upaya pencegahan terus diintensifkan agar potensi kebakaran dapat diminimalisir sejak dini, sebelum meluas dan sulit dikendalikan,” pungkas Wendi.

Melalui program sayembara tersebut, Polres Sarolangun berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton saat karhutla terjadi. Selain itu, warga diharapkan berani melaporkan dugaan pembakaran dengan menyertakan bukti yang akurat. Semakin cepat informasi diterima petugas, semakin besar peluang kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana. (iD/*)

Berita Terkait

IAIN Kerinci Tambah Dua Prodi Akreditasi Unggul, Kini Miliki 10 Program Studi Terbaik
Enam Pelaku Tambang Emas Ilegal di Bungo Ditangkap Polisi, Sejumlah Peralatan Diamankan
Progres Jalan Selampaung–Masgo Capai 30 Persen, PUPR Kerinci Percepat Pekerjaan
Jalan Nasional Kerinci Makin Mulus, BPJN Jambi Tuai Apresiasi Warga
Pemkot Sungai Penuh Larang Pengangkatan Honorer Baru, Seluruh OPD Wajib Patuhi Aturan
Viral Menu MBG di Kerinci Jadi Sorotan, SPPG Tegaskan Foto Viral Merupakan Menu Balita, Bukan Siswa
Kapolresta Jambi Ajak Warga Manfaatkan Call Center Polri 110 untuk Laporkan Keadaan Darurat
46 Calon Bintara Polri Mulai Pendidikan di SPN Polda Jambi, Kapolda Tekankan Integritas dan Literasi Digital
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:00 WIB

IAIN Kerinci Tambah Dua Prodi Akreditasi Unggul, Kini Miliki 10 Program Studi Terbaik

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00 WIB

Polres Sarolangun Gelar Sayembara Pelapor Karhutla, Laporan Valid Diberi Imbalan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Enam Pelaku Tambang Emas Ilegal di Bungo Ditangkap Polisi, Sejumlah Peralatan Diamankan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:00 WIB

Progres Jalan Selampaung–Masgo Capai 30 Persen, PUPR Kerinci Percepat Pekerjaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:00 WIB

Jalan Nasional Kerinci Makin Mulus, BPJN Jambi Tuai Apresiasi Warga

Berita Terbaru