Intiperistiwa.com – Timnas Brasil harus puas berbagi poin saat menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan di New York/New Jersey Stadium, Minggu (16/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan skor 1-1.
Hasil tersebut membuat Brasil dan Maroko sama-sama membuka turnamen dengan satu poin. Menariknya, ini menjadi hasil imbang pertama dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Sebelumnya, Maroko pernah mengalahkan Brasil 2-1 pada laga uji coba 2023. Sementara itu, Brasil menang telak 3-0 pada Piala Dunia 1998.
Neymar belum bisa memperkuat Selecao karena cedera. Meski demikian, bintang Brasil itu tetap hadir mendampingi rekan-rekannya dari bangku cadangan.
Maroko Tampil Berani Sejak Menit Awal
Maroko langsung bermain agresif sejak peluit pertama berbunyi. Tim asal Afrika itu bahkan menguasai permainan pada fase awal pertandingan.
Peluang pertama hadir pada menit ketujuh melalui Neil El Aynaoui. Namun, Bruno Guimaraes berhasil menghalau ancaman tersebut.
Brasil kemudian mulai menemukan ritme permainan. Mereka mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan lawan.
Igor Thiago nyaris membawa Brasil unggul pada menit ke-14. Sayangnya, sundulannya memanfaatkan umpan Vinicius Jr melenceng dari sasaran.
Maroko akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-22. Ismael Saibari menerima umpan Brahim Diaz sebelum menaklukkan Alisson Becker.
Saibari mencungkil bola melewati Alisson dengan tenang. Gol itu membawa Maroko unggul 1-0 atas Brasil.
Setelah unggul, Maroko semakin percaya diri menyerang. Kombinasi Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, dan Bilal El Khannouss merepotkan Brasil.
Vinicius Balas, Skor Tetap Imbang
Brasil merespons tekanan lawan dengan cepat. Pada menit ke-32, Vinicius Jr menunjukkan kualitas individunya.
Penyerang Real Madrid itu menusuk dari sisi kiri. Selanjutnya, ia melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung Yassine Bounou.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1. Hingga turun minum, kedua tim gagal menambah gol.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat. Kedua tim saling menyerang untuk mencari gol kemenangan.
Pada menit ke-51, Igor Thiago melepaskan tembakan tepat sasaran dari jarak dekat. Namun, Yassine Bounou kembali menunjukkan refleks gemilang.
Sementara itu, Saibari sempat mengancam lagi pada menit ke-71. Akan tetapi, wasit lebih dahulu mengangkat bendera offside.
Jelang akhir pertandingan, Brasil memperoleh peluang melalui Raphinha. Sayangnya, Bounou dengan sigap mengamankan bola.
Double Save Alisson Selamatkan Selecao
Drama terjadi pada masa injury time. Maroko hampir mencuri kemenangan lewat dua peluang beruntun.
Alisson Becker menunjukkan kelasnya sebagai penjaga gawang elite. Ia menggagalkan tembakan jarak jauh El Aynaoui.
Tak berhenti di situ, Alisson kembali melakukan penyelamatan penting. Kiper Liverpool itu menepis bola rebound dari Amaimouni-Echghouyab.
Dua penyelamatan tersebut menjaga Brasil dari kekalahan. Tak lama kemudian, wasit meniup peluit panjang dengan skor akhir 1-1.
Susunan Pemain
Brasil (4-2-3-1):
Alisson Becker; Roger Ibanez (Danilo 46′), Marquinhos, Gabriel, Douglas Santos; Casemiro (Fabinho 46′), Bruno Guimaraes (Danilo Santos 80′); Raphinha, Lucas Paqueta (Cunha 61′), Vinicius Junior; Igor Thiago (Henrique 62′).
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Maroko (4-2-3-1):
Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui (Salah-Eddine 80′); Neil El Aynaoui, Ayyoub Bouaddi; Brahim Diaz (Talbi 65′), Azzedine Ounahi (Mourabet 65′), Bilal El Khannouss (Echghouyab 80′); Ismael Saibari (Rahimi 89′).(id/*)










Komentar