Intiperistiwa.com – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci terus mendorong perubahan dan peningkatan pelayanan publik. Karena itu, sebanyak 30 ASN dari berbagai satuan kerja menampilkan gagasan inovatif. Mereka mengikuti Presentasi dan Demonstrasi Inovasi Pemilihan Pegawai Inovatif Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memaparkan inovasi yang mereka gagas pada satuan kerja masing-masing. Selain itu, mereka menunjukkan bukti, hasil, serta manfaat dari inovasi tersebut. Peserta juga mendemonstrasikan inovasi yang telah mereka kembangkan. Dengan demikian, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperlihatkan gagasan dan penerapannya.
Kepala Kemenag Kerinci Dorong Inovasi yang Berdampak
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M., mengapresiasi gagasan para peserta. Menurutnya, setiap inovasi harus memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja di tempat tugas masing-masing. Karena itu, ia mendorong ASN terus mengembangkan ide baru. Ia juga meminta seluruh jajaran meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Semoga apa yang telah digagas dan ide-ide yang disampaikan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja di tempat tugas kita masing-masing. Mari bersama-sama meningkatkan kualitas SDM, terutama diri kita sendiri, sehingga terus muncul inovasi-inovasi terbaru,” jelasnya.
Selain itu, H. Pahrizal menekankan pentingnya inovasi yang aplikatif dan mudah dipahami. Menurutnya, inovasi peserta harus sederhana dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan begitu, gagasan tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia juga berharap inovasi peserta mampu menjawab kebutuhan di lingkungan kerja.
“Pemilihan ASN inovatif ini hendaknya betul-betul menghadirkan inovasi terbaru yang bersifat aplikatif, tidak berbelit-belit dan mudah dicerna oleh ASN dan masyarakat. Sehingga hasil pemilihan Pegawai Inovatif ini dapat meningkatkan kualitas SDM di jajaran Kemenag Kerinci,” tegasnya.
Bukan Sekadar Ajang Seremonial
Lebih lanjut, H. Pahrizal menegaskan bahwa pemilihan Pegawai Inovatif bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menginginkan peserta menghadirkan ide yang baik dan layak digunakan. Jika inovasi tersebut memberikan manfaat, pihaknya akan mendorong penerapannya. Dengan demikian, gagasan peserta dapat berkembang di kantor dan satuan kerja Kemenag Kerinci.
“Ajang pemilihan Pegawai Inovatif ini bukan hanya seremonial. Kita benar-benar menginginkan peserta memunculkan ide dan gagasan yang baik dan layak dipergunakan. Jika inovasi tersebut memberikan manfaat, tentu akan kita dorong untuk diaplikasikan di kantor dan satuan kerja kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Hamdi, S.E., Ak., M.Pd.I., menyampaikan harapan serupa. Ia berharap kegiatan tersebut menghasilkan inovasi terbaik yang dapat terus dikembangkan. Selain itu, inovasi tersebut dapat diterapkan pada satuan kerja lainnya. Karena itu, peserta perlu menunjukkan bukti, hasil, manfaat, dan cara kerja inovasi masing-masing.
“Peserta dapat memaparkan inovasi, menunjukkan bukti, hasil dan manfaat, serta mendemonstrasikan inovasi yang telah dilaksanakan. Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan inovasi terbaik yang terus dikembangkan dan dapat diaplikasikan di satuan kerja yang lain,” ujar H. Hamdi.
Daftar 30 ASN dan Inovasi yang Mereka Tampilkan
Sebanyak 30 ASN mengikuti presentasi dan demonstrasi dalam Pemilihan Pegawai Inovatif 2026. Para peserta berasal dari Kantor Kemenag Kerinci, KUA, serta sejumlah madrasah. Berikut nama peserta beserta satuan kerja dan inovasi yang mereka tampilkan.
Kantor Kemenag dan KUA
- Yan Ariska, S.Kom. – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, inovasi SIMAPAN.
- Muhammad Yusril Haffandi, S.T., M.Kom. – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, inovasi E-Legalisir.
- Dedi Iria Putra, M.Sos., MH. – KUA Kecamatan Siulak, inovasi Konten Dakwah Digital.
- Jokson – KUA Batang Merangin, inovasi SIKHA (Sistem Informasi dan Konsultasi Hukum Agama).
- Efan Hanif, S.H. – KUA Kayu Aro, inovasi Chatbot Penyuluh Agama Islam “Suluh Kincai”.
- Dzikra Melinda, A.Md.Kom. – KUA Kecamatan Bukit Kerman, inovasi Pojok Konsultasi.
- Salman Alparisi – KUA Kecamatan Danau Kerinci, inovasi Pelestarian Lingkungan: Pemanfaatan Limbah Popok Bayi Menjadi Pupuk dan Media Tanam.
- Mulyani, S.HI. – KUA Kecamatan Sitinjau Laut, inovasi Sahabat Ngaji Digital (SANDI).
- Al Aziari, S.H. – KUA Kecamatan Siulak Mukai, inovasi Media Edukasi Dakwah Micro-Learning.
MAN 1, MAN 2, dan MAN 3 Kerinci
- Farhan Fajar Pratama, M.Pd. – MAN 1 Kerinci, inovasi Aplikasi GETAR (Gerakan Tertib Bareng).
- Eka Kerestiana, S.Pd. – MAN 1 Kerinci, inovasi GEMA KOMPETEN.
- Risnaldi, S.Sy., M.H. – MAN 1 Kerinci, inovasi PTSP Digital.
- Neli Elmi, S.Pd. – MAN 1 Kerinci, inovasi Kartu Izin Masuk Terlambat dan Kartu Kendali Izin Keluar Madrasah.
- Nesya Puspita, M.Pd. – MAN 2 Kerinci, inovasi Green Smart Learning.
- Cahaya Putri Khairani, S.Psi., M.Pd. – MAN 2 Kerinci, inovasi MTBM (Modul Tangguh Belajar Madrasah).
- Sysca Mukhtar, S.Pd. – MAN 2 Kerinci, inovasi GEMA NEWS.
- Qori Wahyuni, S.Pd.I. – MAN 2 Kerinci, inovasi Inisiasi Pembentukan Perkumpulan Himpunan Siswa-i MAN 2 Kerinci Wilayah 4 Desa Koto Majidin.
- Tati Afrianti, S.Pd. – MAN 3 Kerinci, inovasi Aplikasi Administrasi Guru.
- Yony Haerony – MAN 3 Kerinci, inovasi SIMFONI KAMI MAN 3 Kerinci.
MIN dan MTsN Kerinci
- Gita Erwilya – MIN 1 Kerinci, inovasi SIMSURAT (Sistem Informasi Surat Menyurat Madrasah).
- Fauzan – MTsN 1 Kerinci, inovasi Rapor Ciri Khas Madrasah.
- Dwi Setiawan, S.Si. – MTs Negeri 2 Kerinci, inovasi Sistem Digital Terpadu MTs Negeri 2 Kerinci.
- Eka Mutia, S.Pd. – MTsN 4 Kerinci, inovasi PESONA DIGITAL.
- Suci Kurnia Sari S, S.Pd. – MTsN 5 Kerinci, inovasi LOST FRIEND.
- Evi Santia, S.Pd. – MTsN 5 Kerinci, inovasi SIPINTAR IPA.
- Denis Satria Parnadi – MTsN 5 Kerinci, inovasi SILADO-M.
- Rian Putra H, S.Pd., M.Pd. – MTsN 6 Kerinci, inovasi Smart Learning Hub.
- Febrita Melati Setiawan, S.Pd. – MTsN 6 Kerinci, inovasi DIAROMA ECO 3D.
- Tiska Febrial, S.Pd. – MTsN 6 Kerinci, inovasi PTSP MTsN 6 Kerinci.
- Ilisnawati – MTsN 6 Kerinci, inovasi MABARPREN (Madrasah Berbasis Pesantren).
Kemenag Kerinci Dorong Inovasi Terus Berkembang
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Kabupaten Kerinci berharap para ASN terus mengembangkan inovasi. Selain itu, mereka dapat mereplikasi inovasi yang memiliki manfaat pada satuan kerja lainnya. Upaya tersebut diharapkan mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan. Pada akhirnya, inovasi tersebut juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag Kabupaten Kerinci.
Dengan demikian, Pemilihan Pegawai Inovatif 2026 tidak hanya menampilkan gagasan dari 30 peserta. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai inovasi dari KUA hingga madrasah. Selanjutnya, Kemenag Kerinci berharap inovasi tersebut terus berkembang dan memberikan dampak nyata. Informasi lainnya dapat Anda ikuti melalui. (iD/*)











Komentar