Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir Batang Merao, Target Penanganan Capai 57 Kilometer

Penanganan bertahap terus berjalan untuk mengurangi risiko banjir di Kerinci dan Sungai Penuh.

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir Batang Merao, Target Penanganan Capai 57 Kilometer. (Foto: suarabernas)

Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir Batang Merao, Target Penanganan Capai 57 Kilometer. (Foto: suarabernas)

Intiperistiwa.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat pengendalian banjir di DAS Batang Merao. Sungai tersebut melintasi wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jambi. Karena itu, pemerintah menyiapkan penanganan bertahap pada sejumlah titik yang rawan banjir.

Melalui BWS Sumatera VI Jambi, pemerintah membangun serta meningkatkan infrastruktur pengendalian banjir. Program tersebut menyasar kawasan permukiman, lahan pertanian, dan jalur aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko banjir yang mengganggu kehidupan warga.

Penanganan DAS Batang Merao membutuhkan waktu panjang karena cakupan wilayahnya cukup luas. Berdasarkan kajian dan Detail Engineering Design (DED), kebutuhan penanganan mencapai sekitar 57 kilometer. Dengan demikian, pemerintah menjalankan pekerjaan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran.

Penanganan Batang Merao Dilakukan Bertahap

Pemerintah tidak mengerjakan seluruh penanganan DAS Batang Merao secara bersamaan. Sebaliknya, BWS Sumatera VI Jambi menentukan tahapan berdasarkan kebutuhan dan ketersediaan anggaran. Hingga 2025, pekerjaan fisik pengendalian banjir telah mencapai 8,4 kilometer.

Selanjutnya, Kementerian PU melanjutkan pekerjaan pada Tahun Anggaran 2026. Tahun ini, pemerintah menargetkan penanganan sepanjang 2 kilometer. Pekerjaan tersebut menyasar sejumlah titik dengan tingkat kerawanan banjir yang tinggi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengendalian banjir Batang Merao. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memperhatikan kondisi bantaran sungai. Pemanfaatan ruang sekitar sungai turut menentukan keberhasilan upaya pengendalian banjir.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam program tersebut. Infrastruktur yang pemerintah bangun membutuhkan dukungan agar dapat berfungsi secara optimal. Dengan demikian, penanganan sungai dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok pada April 2026, Impor Energi Melonjak Tajam

Warga dan Tokoh Adat Dukung Penataan Sungai

Pelaksanaan pekerjaan di lapangan mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat. Perangkat desa, tokoh adat, dan warga ikut mendukung pembangunan pada kawasan rawan banjir. Dukungan tersebut juga membantu kelancaran pekerjaan di sejumlah lokasi.

Salah satu bentuk dukungan warga berupa penyediaan atau hibah lahan secara mandiri. Masyarakat memberikan lahan untuk kebutuhan pekerjaan tanpa menunggu proses lainnya. Selain itu, warga membantu menertibkan bangunan yang berada terlalu dekat dengan bantaran sungai.

Partisipasi tersebut penting karena pembangunan pengendalian banjir membutuhkan ruang yang memadai. Penataan bantaran juga membantu menjaga kelancaran aliran air sungai. Dengan begitu, aktivitas dan bangunan di sekitar sungai tidak kembali menghambat aliran air.

Masyarakat bersama tokoh adat juga menyatakan kesiapan mendukung pekerjaan pada lokasi lainnya. Dukungan itu mencakup titik yang belum mendapat penanganan. Selanjutnya, pemerintah berharap penataan dapat menjangkau titik prioritas secara bertahap.

Pengendalian Banjir Diharapkan Mendukung Ekonomi Warga

Penguatan pengendalian banjir Batang Merao diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian. Sebab, luapan sungai dapat merusak lahan dan sawah warga.

Jika risiko banjir menurun, lahan pertanian yang terdampak dapat kembali produktif. Kondisi tersebut juga dapat membantu masyarakat menjaga aktivitas ekonomi mereka. Terlebih, banyak warga bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber penghasilan.

Selain pertanian, pengendalian banjir juga berkaitan dengan kelancaran konektivitas. Luapan air sungai kerap mengganggu akses jalan di kawasan sekitar. Bahkan, kondisi tersebut dapat menyebabkan jalur transportasi terputus.

Baca Juga :  Lowongan Kerja BNI 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMA hingga S2 Berpeluang Bergabung, Simak Syaratnya

Dengan infrastruktur pengendalian yang berfungsi baik, risiko gangguan akses dapat berkurang. Mobilitas masyarakat pun dapat berjalan lebih lancar. Distribusi hasil pertanian juga diharapkan tetap berjalan ketika debit sungai meningkat.

Usulan Penanganan Masih Berlanjut

Perlindungan permukiman juga menjadi bagian penting dalam penanganan DAS Batang Merao. Pengurangan risiko luapan sungai dapat membantu melindungi masyarakat di kawasan rawan. Selain itu, warga dapat terhindar dari kerugian material akibat banjir berulang.

Namun, kebutuhan penanganan pada sejumlah titik masih menjadi perhatian. Masyarakat dan pemerintah daerah terus mendorong kelanjutan pembangunan pada lokasi prioritas. Bupati Kerinci dan Wali Kota Sungai Penuh juga telah menyampaikan usulan secara resmi.

Usulan tersebut mereka sampaikan kepada Kementerian PU untuk penanganan titik-titik krusial lainnya. Pemerintah daerah memprioritaskan kawasan yang membutuhkan penanganan segera. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak tetap diperlukan.

Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan tokoh adat menjadi bagian penting dalam program tersebut. Penanganan DAS Batang Merao tidak hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Namun, program itu juga membutuhkan pengelolaan kawasan dan dukungan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan penanganan bertahap dan terintegrasi, pemerintah berharap risiko banjir terus menurun. Upaya tersebut juga mendukung keberlangsungan permukiman dan lahan pertanian warga. Pada akhirnya, penataan DAS Batang Merao diharapkan menjaga aktivitas ekonomi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. (iD/*)

Berita Terkait

Pemprov Jambi Ajukan 1.800 Formasi CPNS 2027 Guru untuk 289 Satuan Pendidikan
Akibat Konflik Internal, Desa Semerah Kerinci Terancam Kehilangan Dana Desa pada 2027
Pembinaan ASN Kemenag Sungai Penuh, Wamenag Tekankan Amanah dan Integritas
Enam Wakil IAIN Kerinci Tembus Final PKM IV PTKIN Se-Sumatera di Palembang
Wali Kota Alfin Terima Aspirasi Tokoh Adat, Sejumlah Pembangunan Jadi Bahasan
Kerinci Tutup GSI SMP Provinsi Jambi 2026 dengan Gelar Juara dan Dua Penghargaan
Tujuh Kandidat Ikuti Seleksi Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kerinci
Sekolah Siaga Kependudukan MAN 2 Kerinci Resmi Diluncurkan, Wabup Tekankan Edukasi Generasi Muda
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Pemprov Jambi Ajukan 1.800 Formasi CPNS 2027 Guru untuk 289 Satuan Pendidikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Akibat Konflik Internal, Desa Semerah Kerinci Terancam Kehilangan Dana Desa pada 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Pembinaan ASN Kemenag Sungai Penuh, Wamenag Tekankan Amanah dan Integritas

Rabu, 30 September 2026 - 19:35 WIB

Enam Wakil IAIN Kerinci Tembus Final PKM IV PTKIN Se-Sumatera di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Alfin Terima Aspirasi Tokoh Adat, Sejumlah Pembangunan Jadi Bahasan

Berita Terbaru

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas. (Foto: goal)

Sport

Polemik Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus Makin Panas

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN. (Foto: Dok. Kemenaker)

Nasional

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Rombak Outsourcing BUMN

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:00 WIB

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026. (Gambar: Roblox)

Game

Game Roblox Populer yang Wajib Dicoba Oktober 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:00 WIB

Jangan Ketinggalan, Besok Mulai Pre-Order iPhone 18 Pro! (Foto: Hello Store/Blibli)

Teknologi

Jangan Ketinggalan, Besok Mulai Pre-Order iPhone 18 Pro!

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:00 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)

Sport

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:00 WIB