Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Mendunia

Viral di Indonesia, Jadi Perhatian Media Asing

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lagu

Lagu "Mas Bahlil Ganteng" Mendunia (Foto: Antara/pontianakpost.jawapos)

Intiperistiwa.com – Popularitas lagu “Mas Bahlil Ganteng” ternyata tidak hanya ramai di Indonesia. Bahkan, media ternama Singapura turut menyoroti fenomena tersebut karena penyebarannya yang begitu masif di media sosial.

Media Singapura The Straits Times mengulas lagu tersebut dalam artikel berjudul Indonesia’s Latest AI-Generated Earworm Is an Ode to Its Energy Minister. Dalam laporannya, media itu menilai lagu yang dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan atau AI tersebut berhasil menarik perhatian publik Indonesia dalam waktu singkat.

Sejak pertengahan Mei 2026, lagu itu terus bermunculan di berbagai platform digital. Mulai dari TikTok, Instagram, hingga grup WhatsApp, pengguna internet membagikan beragam versi kreatif yang membuat popularitasnya semakin meluas.

Bermunculan dalam Berbagai Versi Kreatif

The Straits Times mencatat bahwa lagu “Mas Bahlil Ganteng” memicu lahirnya banyak konten turunan. Pengguna media sosial membuat video tarian, animasi kartun, hingga remix dengan berbagai gaya musik.

Baca Juga :  Thailand memastikan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 usai menaklukkan Malaysia 3-2

Selain itu, sejumlah kreator juga menghadirkan versi berbahasa Inggris dan Mandarin. Sementara itu, pengguna lainnya membuat cover biola, aransemen ska, hingga versi a cappella yang ikut memperkaya variasi konten tersebut.

Fenomena itu menunjukkan bagaimana sebuah karya berbasis AI dapat berkembang melalui kreativitas komunitas digital. Karena itu, lagu tersebut terus beredar dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Berawal dari Istilah MBG

Dalam ulasannya, The Straits Times menyebut lagu viral tersebut memiliki kaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut media tersebut, sejumlah pengguna internet kemudian mengubah singkatan MBG menjadi “Mas Bahlil Ganteng”. Dari situlah istilah tersebut berkembang menjadi bahan candaan yang kemudian melahirkan lagu viral.

Meski demikian, hingga kini belum ada informasi pasti mengenai sosok yang pertama kali menciptakan lagu tersebut. Namun, The Straits Times menegaskan bahwa lagu itu tidak muncul dari kampanye politik maupun iklan politik.

Baca Juga :  Rupiah Kembali Merosot Hari Ini, Dolar AS Sentuh Rp17.947

Sebaliknya, lagu tersebut diduga lahir dari berbagai komentar warganet mengenai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Selanjutnya, teknologi AI menyusun komentar-komentar tersebut menjadi lirik yang dipadukan dengan melodi digital.

Cerminan Gaya Politik Digital Indonesia

Lebih jauh, The Straits Times menilai fenomena “Mas Bahlil Ganteng” tidak sekadar membahas sosok Bahlil Lahadalia. Media itu melihat fenomena tersebut sebagai gambaran khas cara masyarakat Indonesia membicarakan isu politik.

Menurut ulasan tersebut, publik Indonesia kerap mengemas topik politik yang serius melalui humor, budaya populer, serta bahasa internet yang mudah diterima berbagai kalangan. Karena itu, konten politik sering berkembang dalam bentuk yang ringan dan menghibur.

Fenomena “Mas Bahlil Ganteng” pun memperlihatkan bagaimana teknologi AI, kreativitas digital, dan budaya internet dapat berpadu menjadi perbincangan nasional. Bahkan, gaungnya kini mulai menarik perhatian media internasional. (id/*)

Berita Terkait

FIFA Siapkan Fan Festival Terbesar Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Hadir di 13 Kota
Negara Tetangga Indonesia Siaga Penuh, Ancaman Siber Berbasis AI Kian Mengkhawatirkan
Los Angeles Stadium Siap Jadi Panggung Besar Piala Dunia 2026
Elon Musk Makin Dekat Jadi Triliuner Pertama Dunia, Kekayaannya Bisa Lampaui Ekonomi Banyak Negara
Sudah Habiskan Jutaan Dolar, 6 Film Besar Ini Gagal Tayang Meski Syuting Sudah Dimulai
Thailand memastikan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 usai menaklukkan Malaysia 3-2
Tsunami Terdeteksi di 9 Wilayah Indonesia Usai Gempa 7,7 M Filipina, BMKG Tetapkan Status Siaga
AI Rancang Vaksin Baru untuk Hadapi Ancaman Pandemi Masa Depan
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:00 WIB

FIFA Siapkan Fan Festival Terbesar Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Hadir di 13 Kota

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:00 WIB

Negara Tetangga Indonesia Siaga Penuh, Ancaman Siber Berbasis AI Kian Mengkhawatirkan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:00 WIB

Los Angeles Stadium Siap Jadi Panggung Besar Piala Dunia 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:00 WIB

Elon Musk Makin Dekat Jadi Triliuner Pertama Dunia, Kekayaannya Bisa Lampaui Ekonomi Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Sudah Habiskan Jutaan Dolar, 6 Film Besar Ini Gagal Tayang Meski Syuting Sudah Dimulai

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi terkait perbaikan implementasi tata kelola penyelenggaraan Program MBG. (Foto: catatanjurnalist)

Nasional

Optimalkan Program MBG, Pemerintah Perkuat Tata Kelola BGN

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:00 WIB