Pasokan MinyaKita Tiga Pekan Tak Masuk, Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Memenuhi Permintaan

Pedagang biasanya menerima 20 hingga 30 dus setiap pekan, sementara penjualan harian bisa mencapai 30 liter.

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasokan MinyaKita Tiga Pekan Tak Masuk, Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Memenuhi Permintaan. (Foto: Desi Hermila/rri)

Pasokan MinyaKita Tiga Pekan Tak Masuk, Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Memenuhi Permintaan. (Foto: Desi Hermila/rri)

Intiperistiwa.com, Sungai Penuh — Sejumlah pedagang pasar tradisional Kota Sungai Penuh, Jambi, mengeluhkan ketiadaan pasokan MinyaKita selama tiga pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat pedagang kesulitan memenuhi permintaan masyarakat terhadap minyak goreng dengan harga terjangkau. Padahal, masyarakat membutuhkan minyak goreng sebagai salah satu kebutuhan pokok sehari-hari. Karena itu, terhentinya pasokan menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan minyak goreng murah bagi konsumen.

Salah seorang pedagang, Dewi Willona, menjelaskan bahwa masyarakat banyak memilih MinyaKita karena pertimbangan harga. Menurutnya, produk tersebut menawarkan harga lebih terjangkau daripada minyak goreng kemasan lainnya. Dengan harga tersebut, MinyaKita menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng. Tingginya minat pembeli membuat pedagang biasanya menjual habis persediaan dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh dan BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Pasokan MinyaKita Biasanya Mencapai 20 hingga 30 Dus per Pekan

Dalam kondisi normal, pedagang memperoleh pasokan MinyaKita dari Perum Bulog sekitar 20 hingga 30 dus setiap pekan. Namun, selama tiga pekan terakhir, pedagang tidak menerima pasokan seperti biasanya. “Setiap dus berisi 12 liter MinyaKita. Dalam satu hari, penjualan bisa mencapai 30 liter,” ujar Dewi, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga :  Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure,19 Juni 2026 Terpantau Stabil, Cabe Merah dan Ikan Tongkol Turun

Dewi berharap pasokan MinyaKita segera kembali normal agar pedagang dapat memenuhi permintaan konsumen. Selain ketersediaan barang, ia mengharapkan distribusi kembali berjalan sebagaimana biasanya. Dengan demikian, masyarakat tetap bisa memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Harapannya pasokan bisa kembali normal, karena MinyaKita sangat diminati masyarakat,” katanya. (iD/*)

Berita Terkait

Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Perkuat Hilirisasi dan Dorong Kopi Lokal ke Panggung Dunia
Kerinci Perluas Kopi Arabika lewat Tanam Perdana 2026, Program Sasar 650 Hektare
Pemkot Tunjuk 5 Plt Kepala SMPN Sungai Penuh, Ini Daftar Nama dan Sekolahnya
Perjuangkan Fasilitas RSUD Kerinci, Dinkes Jemput Bola ke Kemenkes RI
Mobile Banking Bank Jambi Belum Pulih, Sudirman Ungkap Dampaknya terhadap Dana Nasabah
Bupati Monadi Serahkan Bonus kepada Atlet NPC Kerinci Peraih Medali pada Peringatan HAORNAS 2026
Pemkab Kerinci Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Sakti, Simak Syarat dan Jadwal Seleksinya
Afuan Yuza Putra Dorong Efektivitas Program Pro Jambi, Beasiswa Diminta Ditingkatkan
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:00 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Jadi Momentum Perkuat Hilirisasi dan Dorong Kopi Lokal ke Panggung Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 16:00 WIB

Kerinci Perluas Kopi Arabika lewat Tanam Perdana 2026, Program Sasar 650 Hektare

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Tunjuk 5 Plt Kepala SMPN Sungai Penuh, Ini Daftar Nama dan Sekolahnya

Jumat, 18 September 2026 - 19:00 WIB

Pasokan MinyaKita Tiga Pekan Tak Masuk, Pedagang Sungai Penuh Kesulitan Memenuhi Permintaan

Jumat, 18 September 2026 - 10:00 WIB

Perjuangkan Fasilitas RSUD Kerinci, Dinkes Jemput Bola ke Kemenkes RI

Berita Terbaru

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna? (Foto: Getty Images/manchestereveningnews)

Pendidikan

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:00 WIB