Pemerintah Siapkan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Merata

Program prioritas Presiden Prabowo ini menargetkan pemerataan pendidikan unggulan di berbagai daerah.

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Abdul Mu'ti. (Foto: YouTube Sekretariat Negara/detik)

Mendikdasmen Abdul Mu'ti. (Foto: YouTube Sekretariat Negara/detik)

Intiperistiwa.com – Pemerintah terus memperkuat pemerataan pendidikan di berbagai daerah. Langkah tersebut di lakukan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Program ini masuk dalam prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin menghadirkan pendidikan berkualitas yang lebih mudah di jangkau masyarakat.

Selain meningkatkan mutu pembelajaran, program tersebut juga bertujuan mengurangi kesenjangan pendidikan antardaerah.

Siapkan 100 Sekolah Unggulan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan pemerintah telah menyiapkan pembangunan 100 SNT pada 2026.

Pemerintah merancang SNT sebagai sekolah unggul tanpa sistem asrama. Sekolah tersebut di harapkan menjadi pusat pendidikan berkualitas di berbagai wilayah.

“Yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama. Tahun ini di rencanakan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi,” kata Abdul Mu’ti, Jumat, 12 Juni 2026.

Menurutnya, pemerintah telah menjalankan proses seleksi sekolah. Pemerintah juga menerima berbagai usulan dari daerah.

Baca Juga :  Jokowi Kenakan Kemeja dan Topi PSI Saat Berangkat ke Lampung

Selanjutnya, tim akan menindaklanjuti seluruh usulan tersebut sesuai kriteria yang di tetapkan.

Manfaatkan Fasilitas yang Sudah Ada

Abdul Mu’ti menjelaskan pelaksanaan program di mulai pada tahun ini. Pemerintah akan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang tersedia.

Selain itu, pemerintah juga membangun sekolah baru di sejumlah daerah terpilih. Langkah tersebut bertujuan mempercepat realisasi program.

“Sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi, dan tahun ini kami mulai, insyaallah,” ujarnya.

Ia menjelaskan lima sekolah akan beroperasi di balai milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kemudian ada satu sekolah di IKN. Dan sembilan sekolah yang nanti kita bangun baru di daerah yang sudah di seleksi,” lanjut Abdul Mu’ti.

Jadi Model Pendidikan Unggulan

Pemerintah berharap SNT menjadi contoh pendidikan unggulan nasional. Kehadirannya juga dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga :  Mentan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu, Taksir Kerugian Konsumen Rp89 Triliun

Berbeda dengan sekolah berasrama, SNT tetap mengedepankan akses yang lebih inklusif. Dengan demikian, lebih banyak siswa dapat menikmati pendidikan berkualitas.

Program ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas kesempatan belajar secara merata.

Revitalisasi Ribuan Sekolah Terus Berjalan

Selain membangun SNT, pemerintah melanjutkan program revitalisasi sekolah. Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda peningkatan mutu pendidikan nasional.

Pada tahun ini, revitalisasi menyasar 71.744 satuan pendidikan. Cakupannya di mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap seluruh anak Indonesia memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Di sisi lain, pemerataan kualitas pendidikan di harapkan semakin nyata. Dengan begitu, setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk melahirkan generasi unggul dan berdaya saing tinggi.(id/*)

Berita Terkait

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?
5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian
Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri Jadi Penerima Bansos
ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari, Kenali Tahapan dan Persyaratan untuk Ahli Waris
Benarkah dari NIK Bisa Mengetahui Seseorang Bermain Judi Online? Ini Penjelasannya
Daftar Juara OMI 2026 Sungai Penuh, Siap Melangkah ke Tingkat Provinsi Jambi
Kemenag Kerinci Siapkan Dua Madrasah per Jenjang untuk Penilaian Sekolah Sehat
Mentan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu, Taksir Kerugian Konsumen Rp89 Triliun
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:00 WIB

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

5 Kicauan Burung Paling Indah dan Paling Buruk Menurut Penelitian

Sabtu, 19 September 2026 - 13:00 WIB

Belum Terdaftar Bansos? Ini Cara Mengusulkan Diri Jadi Penerima Bansos

Sabtu, 19 September 2026 - 07:00 WIB

ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari, Kenali Tahapan dan Persyaratan untuk Ahli Waris

Jumat, 18 September 2026 - 22:00 WIB

Benarkah dari NIK Bisa Mengetahui Seseorang Bermain Judi Online? Ini Penjelasannya

Berita Terbaru

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna? (Foto: Getty Images/manchestereveningnews)

Pendidikan

Cara Anjing dan Kucing Melihat Warna, Benarkah Mereka Buta Warna?

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:00 WIB