Sky-Watch Kenalkan RQ-70 Dainn, Drone Tempur Baru dengan Daya Tahan Delapan Jam

UAV terbaru asal Denmark ini lahir dari pengalaman perang Ukraina dan siap mendukung misi intelijen modern.

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sky-Watch Kenalkan RQ-70 Dainn, Drone Tempur Baru dengan Daya Tahan Delapan Jam. (Foto: ANTARA/HO-Sky-Watch)

Sky-Watch Kenalkan RQ-70 Dainn, Drone Tempur Baru dengan Daya Tahan Delapan Jam. (Foto: ANTARA/HO-Sky-Watch)

Intiperistiwa.com – Perusahaan teknologi pertahanan asal Denmark, Sky-Watch, memperkenalkan RQ-70 Dainn. Sistem pesawat tanpa awak itu hadir untuk mendukung misi intelijen modern. Selain itu, perangkat tersebut juga menunjang pengawasan, pengintaian, dan akuisisi target.

Sky-Watch meluncurkan RQ-70 Dainn dalam ajang Eurosatory 2026 di Paris, Prancis. Pameran pertahanan tersebut berlangsung pada 15 hingga 19 Juni 2026. Peluncuran itu sekaligus menandai langkah baru perusahaan dalam pengembangan UAV jarak jauh.

Sky-Watch membangun sistem ini berdasarkan pengalaman operasional di Ukraina. Selama empat tahun, perusahaan mengembangkan berbagai kemampuan melalui platform RQ-35 Heidrun. Pengalaman lapangan tersebut menjadi fondasi utama RQ-70 Dainn.

Belajar dari Medan Perang Ukraina

Perkembangan peperangan modern berlangsung sangat cepat. Sementara itu, banyak sistem pertahanan membutuhkan waktu pengembangan yang panjang. Akibatnya, sebagian platform sulit beradaptasi terhadap perubahan situasi.

Sky-Watch memilih pendekatan berbeda. Perusahaan mengembangkan teknologi berdasarkan pengalaman nyata di medan perang. Dengan demikian, sistem dapat langsung di gunakan dan terus berkembang sesuai kebutuhan.

CEO Sky-Watch, Martin Schousboe, menegaskan bahwa timnya tidak mengandalkan asumsi semata. Mereka menyempurnakan RQ-70 Dainn melalui masukan berkelanjutan dari pengguna di lapangan. Pendekatan tersebut di nilai lebih relevan terhadap tantangan saat ini.

“Tantangan sekarang bukan sekadar memiliki teknologi, tetapi memastikan teknologi bekerja saat paling di butuhkan,” ujar Martin dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Samsung Galaxy S26 FE Segera Meluncur, Cek Bocoran Harga dan Spesifikasinya

Mampu Terbang Hingga Delapan Jam

RQ-70 Dainn hadir dengan kemampuan yang lebih luas di banding pendahulunya. Sistem ini menawarkan jangkauan lebih jauh dan fleksibilitas misi yang lebih tinggi. Namun, Sky-Watch tetap mempertahankan kesederhanaan operasional.

Drone ini mampu terbang hingga delapan jam tanpa henti. Selain itu, sistem dapat menjalankan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian hingga radius 100 kilometer di luar garis depan. Kemampuan tersebut memperluas cakupan informasi bagi operator.

Sky-Watch juga melengkapi RQ-70 Dainn dengan fitur lepas landas dan mendarat vertikal atau VTOL. Arsitektur muatan modular memungkinkan pengguna menyesuaikan kebutuhan misi. Integrasi dengan ekosistem digital medan perang turut menjadi nilai tambah.

Operator dapat memperoleh data intelijen secara berkelanjutan. Bahkan, mereka tetap dapat mengoperasikan sistem dalam situasi berisiko tinggi. Karena itu, RQ-70 Dainn menawarkan efisiensi sekaligus kemudahan penggunaan.

Lebih dari Sekadar Drone

Sky-Watch menilai UAV hanyalah satu bagian dari sistem pertahanan modern. Oleh sebab itu, perusahaan merancang RQ-70 Dainn sebagai sistem yang saling terhubung. Konsep tersebut mencakup pesawat, sensor, perangkat lunak, hingga antarmuka pengguna.

Perangkat lunak memainkan peran penting dalam operasional sistem. Teknologi itu menghubungkan sensor dengan pengambil keputusan. Selain itu, sistem juga dapat menyampaikan informasi kepada pelaksana operasi hampir secara real-time.

“Keunggulan tidak hanya bergantung pada kemampuan melihat target, tetapi juga kecepatan mengolah informasi,” kata Martin.

Baca Juga :  TCL Masuk Pasar Monitor Gaming Premium, OLED+ Pro X3B Usung Layar 4K 240Hz dan Dual Mode 480Hz

Menurutnya, proses pengambilan keputusan kini menjadi faktor penentu keberhasilan operasi. Semakin cepat informasi di proses, semakin besar peluang meraih keunggulan di lapangan.

Di Bentuk oleh Realitas Peperangan Modern

Sky-Watch mengembangkan RQ-70 Dainn melalui siklus penyempurnaan berkelanjutan. Tim pengembang menerima masukan langsung dari operator garis depan Ukraina. Karena itu, inovasi berlangsung lebih cepat dan lebih adaptif.

Pendekatan tersebut mencerminkan perubahan industri pertahanan global. Banyak perusahaan kini meninggalkan pola pengadaan yang lambat. Sebaliknya, mereka mengutamakan kemampuan yang terbukti efektif.

Fokus pengembangan juga bergeser. Industri tidak lagi hanya mengejar platform canggih. Namun, mereka mengutamakan sistem terintegrasi yang mampu menjawab tantangan nyata.

Siap Masuk Tahap Produksi

Sky-Watch akan memperkenalkan RQ-70 Dainn kepada pelanggan dan mitra industri selama Eurosatory 2026. Perusahaan juga membuka kesempatan demonstrasi operasional bagi calon pengguna. Program tersebut di jadwalkan mulai berlangsung pada Juli 2026.

Selain itu, Sky-Watch menargetkan produksi penuh pada Januari 2027. Kapasitas produksi akan meningkat secara bertahap sesuai kebutuhan pasar. Langkah tersebut menunjukkan optimisme perusahaan terhadap permintaan global.

Berbekal pengalaman dari konflik Ukraina, Sky-Watch berharap RQ-70 Dainn mampu menjawab kebutuhan peperangan modern. Sistem ini menawarkan kombinasi daya tahan, fleksibilitas, dan integrasi digital. Karena itu, RQ-70 Dainn berpotensi menjadi salah satu UAV generasi baru yang patut di perhitungkan.(id/*)

Berita Terkait

Apakah Jaringan 5G Bikin Kuota Cepat Habis dan Baterai Boros? Ini Faktanya
Casio A1000SP-7 Meluncur, Jam Digital Retro dengan Bodi Full-Metal
Winamp Player Comeback 2027, Siapkan Aplikasi Musik Baru dengan Deezer
Terobsesi Hidup Abadi, Bryan Johnson ‘Kloning’ Diri Lewat Eksperimen Baby Bryan
Daftar Negara dengan Internet Tercepat dan Terlambat di Dunia 2026
Tecno Pamerkan HP Tanpa Bezel di IFA 2026, Layarnya Benar-Benar Full
Samsung Galaxy S26 FE Segera Meluncur, Cek Bocoran Harga dan Spesifikasinya
Dosen Sisipkan Kata Rahasia Saat Ujian, 32 Mahasiswa Ketahuan Pakai AI
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Apakah Jaringan 5G Bikin Kuota Cepat Habis dan Baterai Boros? Ini Faktanya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Casio A1000SP-7 Meluncur, Jam Digital Retro dengan Bodi Full-Metal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Winamp Player Comeback 2027, Siapkan Aplikasi Musik Baru dengan Deezer

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Terobsesi Hidup Abadi, Bryan Johnson ‘Kloning’ Diri Lewat Eksperimen Baby Bryan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Daftar Negara dengan Internet Tercepat dan Terlambat di Dunia 2026

Berita Terbaru