Intiperistiwa.com – Banyak wisatawan kini tidak hanya mengejar keindahan alam saat berlibur. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan rasa aman, stabilitas politik, dan suasana yang tenang di negara tujuan. Karena itu, faktor keamanan menjadi salah satu penentu utama pilihan perjalanan internasional.
Setiap tahun, Institute for Economics and Peace (IEP) merilis Global Peace Index (GPI). Indeks ini mengukur tingkat kedamaian 163 negara melalui 23 indikator utama. Pada tahun 2026, laporan ini kembali menyoroti pergeseran kecil di sejumlah peringkat dunia.
Mengutip Condé Nast Traveller, Islandia kembali menempati posisi pertama sebagai negara paling damai di dunia. Negara ini mempertahankan rekor tersebut selama 19 tahun berturut-turut. Selain itu, stabilitas sosial dan minimnya konflik memperkuat posisinya. Inilah 10 Negara Paling Damai di Dunia 2026 versi Global Peace Index.
1. Islandia
Islandia kembali mempertahankan posisi teratas selama hampir dua dekade. Selain itu, negara ini mencatat tingkat kriminalitas yang sangat rendah. Tidak hanya itu, Islandia juga tidak memiliki tentara tetap sehingga risiko konflik militer sangat kecil. Kondisi geografisnya juga membuat negara ini jarang terlibat ketegangan internasional.
2. Selandia Baru
Selandia Baru naik ke peringkat kedua pada tahun ini. Negara ini memiliki tingkat kejahatan kekerasan yang rendah. Selain itu, pemerintah menjalankan tata kelola yang transparan dan stabil. Letaknya yang jauh dari zona konflik dunia juga memperkuat rasa aman.
3. Swiss
Swiss tetap bertahan di tiga besar meski turun satu peringkat. Negara ini terkenal dengan kebijakan netral dalam konflik internasional. Selain itu, tingkat kriminalitas yang rendah menjaga stabilitas sosial. Pendapatan per kapita yang tinggi juga mendukung keamanan jangka panjang.
4. Slovenia
Slovenia naik dua peringkat pada tahun ini. Negara ini berkembang sebagai salah satu wilayah paling aman di Eropa. Selain itu, tingkat kriminalitas yang rendah memperkuat reputasinya. Risiko terorisme yang sangat kecil juga menambah rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.
5. Irlandia
Irlandia menunjukkan stabilitas melalui tata kelola pemerintahan yang efektif. Selain itu, negara ini menjaga tingkat militerisasi tetap rendah. Meskipun memiliki sejarah konflik, Irlandia kini berhasil membangun kondisi damai. Stabilitas ekonomi juga ikut memperkuat posisinya.
6. Austria
Austria menjaga stabilitas melalui hubungan baik dengan negara tetangga. Selain itu, lingkungan bisnis yang kondusif memperkuat keamanan nasional. Meski Eropa mengalami peningkatan belanja militer, Austria tetap tenang. Negara ini juga mempertahankan citra sebagai wilayah aman dan stabil.
7. Portugal
Portugal terus meningkat sebagai destinasi yang aman dan nyaman. Pada 2014, negara ini masih berada di peringkat ke-18. Namun, penurunan kriminalitas dan pemulihan ekonomi mendorong kenaikan signifikan. Kini, Portugal masuk dalam sepuluh besar dunia.
8. Singapura
Singapura menjadi satu-satunya negara kota dalam daftar ini. Negara ini menempati posisi kedelapan pada GPI 2026. Selain itu, tingkat kriminalitas yang sangat rendah memperkuat reputasinya. Stabilitas politik yang kuat juga menjadikan Singapura salah satu negara paling aman di Asia.
9. Finlandia
Finlandia dikenal dengan tingkat kepercayaan sosial yang tinggi. Selain itu, sistem pemerintahan yang efektif menjaga stabilitas nasional. Sistem kesejahteraan sosial yang kuat juga berperan penting. Semua faktor itu menjaga Finlandia tetap berada di jajaran teratas.
10. Jepang
Jepang mencatat kenaikan tiga peringkat pada tahun ini. Negara ini menunjukkan stabilitas institusi yang kuat. Selain itu, tingkat kriminalitas yang rendah memperkuat posisinya. Minimnya konflik domestik menjadikan Jepang salah satu negara paling damai di luar Eropa.
Daftar ini menunjukkan bahwa stabilitas, keamanan, dan tata kelola tetap menjadi faktor utama dalam menentukan tingkat kedamaian dunia pada tahun 2026. (iD/*)










Komentar