Intiperistiwa.com – Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafiz Fattah, meminta PLTA Kerinci Merangin Hidro segera beroperasi secara normal. Selain itu, ia berharap pembangkit tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, pasokan listrik di Provinsi Jambi dapat semakin andal. Ia juga menegaskan pembangkit itu harus memberi dampak langsung bagi daerah.
Hafiz menyampaikan harapan tersebut setelah mengunjungi lokasi PLTA Kerinci Merangin Hidro bersama Komisi II DPRD Provinsi Jambi. Selanjutnya, rombongan menindaklanjuti pembahasan Panitia Khusus Pendapatan Asli Daerah atau Pansus PAD. Pembahasan itu berfokus pada pajak air permukaan. Namun, hasil peninjauan menunjukkan pembangkit tersebut belum beroperasi secara normal.
“Kemarin kami bersama Komisi II membahas tindak lanjut dari Pansus PAD mengenai pajak air permukaan. Dari hasil peninjauan, ternyata PLTA tersebut memang belum beroperasi secara normal,” kata Hafiz, Selasa (28/7).
DPRD Jambi Apresiasi Kontribusi Perusahaan
Meski operasional pembangkit belum berjalan normal, DPRD Provinsi Jambi tetap mengapresiasi kontribusi perusahaan. Menurut Hafiz, perusahaan telah membantu pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan operasional. Selain itu, perusahaan juga menangani beberapa titik longsor. Dukungan tersebut mencakup Kabupaten Merangin, Kabupaten Kerinci, dan Kota Sungaipenuh.
Hafiz menilai perusahaan telah mengambil peran dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah. Bahkan, perusahaan menggunakan dana sendiri untuk menangani sejumlah titik longsor. Oleh karena itu, DPRD Provinsi Jambi memberikan apresiasi atas langkah tersebut. Ia berharap dukungan itu terus berlanjut selama proses operasional pembangkit berlangsung.
“Kami melihat perusahaan sudah mengambil bagian dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Beberapa titik longsor telah ditangani menggunakan dana dari perusahaan KMH. Ini tentu patut kita apresiasi,” ujarnya.
PLTA Kerinci Merangin Hidro Diharapkan Perkuat Pasokan Listrik Jambi
Hafiz berharap PLTA Kerinci Merangin Hidro segera memasuki tahap operasional penuh. Selanjutnya, pembangkit tersebut diharapkan memperkuat pemenuhan kebutuhan energi di Provinsi Jambi. Menurutnya, pembangkit yang berdiri di Jambi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pasokan listrik daerah perlu menjadi prioritas utama.
Ia juga menegaskan pasokan energi untuk Sumatra bagian tengah harus mendapat perhatian. Terlebih lagi, Provinsi Jambi memiliki pembangkit listrik tersebut. Karena itu, masyarakat Jambi diharapkan menikmati manfaat keberadaan pembangkit itu. Hafiz juga mengingatkan agar pemadaman listrik tidak lagi terjadi ketika pembangkit sudah beroperasi normal.
“Kami berharap PLTA ini benar-benar dapat menyuplai energi untuk Provinsi Jambi. Jangan sampai ke depan masih terjadi pemadaman listrik, sementara pembangkitnya berada di wilayah Jambi. Kami meminta agar pasokan energi untuk Sumatra bagian tengah, khususnya Provinsi Jambi, menjadi prioritas,” tegasnya.
Operasional Penuh Masih Menunggu Kepastian
Sementara itu, Hafiz mengaku belum menerima kepastian mengenai jadwal operasional penuh maupun peresmian PLTA. Menurutnya, pihak perusahaan masih menjalankan tahap uji coba. Oleh karena itu, pembangkit tersebut belum beroperasi secara maksimal. Kondisi itu juga membuat operasional normal belum dapat terlaksana.
Selain membahas operasional pembangkit, DPRD Provinsi Jambi juga membahas pajak air permukaan. Pembahasan tersebut melibatkan pihak terkait sebagai tindak lanjut Pansus PAD. Nantinya, pajak air permukaan diharapkan menambah Pendapatan Asli Daerah Provinsi Jambi. Dengan demikian, sektor energi juga dapat mendukung penerimaan daerah.
“Belum ada informasi kapan akan diresmikan ataupun mulai beroperasi penuh. Saat ini mereka masih dalam tahap uji coba dan belum beroperasi secara normal. Kami juga telah mengundang pihak terkait untuk membahas perhitungan pajak air permukaan yang nantinya diharapkan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi,” pungkasnya.
DPRD Provinsi Jambi berharap perusahaan segera menuntaskan seluruh tahapan uji coba. Selanjutnya, operasional penuh diharapkan segera dimulai sesuai rencana. Dengan begitu, PLTA Kerinci Merangin Hidro dapat memperkuat pasokan listrik sekaligus mendukung Pendapatan Asli Daerah Provinsi Jambi. (iD/*)











Komentar