Intiperistiwa.com – Liburan ke destinasi impian memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Bahkan, sejumlah lokasi wisata dunia mengharuskan wisatawan menyiapkan dana puluhan juta rupiah setiap hari. Biaya tersebut mencakup tiket perjalanan, akomodasi, konsumsi, hingga berbagai aktivitas wisata. Karena itu, wisatawan perlu menyusun anggaran secara matang sebelum berangkat.
Laporan terbaru perusahaan asuransi perjalanan Squaremouth, Sabtu (25/7/2026), menempatkan Greenland sebagai destinasi wisata termahal di dunia pada 2026. Squaremouth menyusun daftar tersebut menggunakan Expense Index, yaitu perkiraan total pengeluaran wisatawan di setiap destinasi. Selain itu, perusahaan tersebut menganalisis biaya perjalanan di 50 destinasi populer dunia. Hasilnya, Greenland berada di posisi teratas dengan biaya rata-rata sekitar 1.700 dolar AS atau setara Rp27 juta per hari.
Mengapa Greenland Menjadi Destinasi Termahal?
Greenland memiliki lokasi yang sangat terpencil di kawasan Arktik. Karena itu, biaya transportasi menuju pulau tersebut sangat tinggi. Selain itu, Greenland belum memiliki jaringan jalan raya yang menghubungkan seluruh kota dan desa. Wisatawan harus menggunakan pesawat perintis atau kapal untuk berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Harga barang dan jasa di Greenland juga tergolong mahal. Hampir seluruh kebutuhan masyarakat berasal dari luar pulau sehingga biaya distribusi ikut meningkat. Sementara itu, pilihan hotel masih terbatas sehingga tarif penginapan terus berada di level tinggi. Meski demikian, Greenland tetap menarik perhatian wisatawan yang menyukai keindahan alam.
Wisatawan dapat menikmati gletser raksasa, perbukitan hijau saat musim panas, serta berbagai satwa liar. Selain itu, Greenland menawarkan kesempatan melihat beruang kutub, muskox, rusa kutub, hingga paus. Budaya Inuit yang masih terjaga juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.
Daftar Destinasi Wisata Termahal 2026
Kepulauan Virgin Britania Raya menempati posisi kedua dalam daftar tersebut. Kawasan Karibia itu terkenal dengan resor mewah, vila pribadi, dan layanan sewa yacht. Karena itu, biaya menginap di wilayah tersebut tergolong sangat tinggi. Destinasi tersebut memang menyasar wisatawan dengan anggaran besar.
Posisi ketiga ditempati Polinesia Prancis yang memiliki 121 pulau dan atol di Pasifik Selatan. Kawasan ini menjadi tujuan favorit pasangan yang berbulan madu. Selain itu, letaknya yang terpencil membuat biaya transportasi dan akomodasi tetap tinggi. Squaremouth juga mencatat Polinesia Prancis memiliki tarif penginapan tertinggi di antara 10 besar destinasi termahal.
Antartika berada di posisi keempat karena wisatawan hanya dapat mengunjunginya melalui ekspedisi khusus. Umumnya, perjalanan dimulai dari Ushuaia, Argentina, sebelum melanjutkan pelayaran menuju Antartika. Sementara itu, Maladewa menempati posisi kelima berkat resor-resor eksklusif yang berdiri di atas laut. Konsep wisata premium membuat biaya liburan di negara tersebut tetap tinggi.
Swiss, Zimbabwe, dan Kepulauan Turks dan Caicos juga masuk dalam daftar destinasi wisata termahal dunia 2026. Adapun posisi kesepuluh ditempati bersama oleh Botswana, Anguilla, dan Saint Lucia. Daftar tersebut menunjukkan bahwa lokasi terpencil, fasilitas eksklusif, serta biaya logistik menjadi faktor utama yang mendorong tingginya biaya liburan di berbagai destinasi dunia. (iD/*)











Komentar