Intiperistiwa.com – Kompetisi sepak bola yang mempertemukan insan pers dari berbagai daerah tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar. Melalui Liga Pers Jambi 2026, para jurnalis juga memperoleh ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan menjaga hubungan antardaerah melalui olahraga. Persaingan di lapangan mempertemukan pemain dari latar belakang pekerjaan yang sama, tetapi dengan kekuatan tim yang berbeda. Karena itu, perjalanan menuju final menjadi bagian penting dalam menilai perjuangan sebuah kesebelasan sepanjang turnamen.
Bagi PS Pers Kerinci–Sungai Penuh, hasil akhir kompetisi membawa dua catatan sekaligus. Tim yang mewakili insan pers Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh itu gagal mengangkat trofi juara setelah kalah melalui adu penalti, tetapi berhasil menempati posisi runner-up. Selain itu, salah seorang pemainnya, Ariel, memperoleh penghargaan sebagai pemain terbaik Liga Pers Jambi 2026. Capaian tersebut melengkapi perjalanan tim yang sebelumnya mengamankan sejumlah kemenangan hingga menembus partai puncak. Meski hasil final belum sesuai target untuk meraih gelar juara, pengalaman sepanjang kompetisi menjadi modal bagi tim untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen berikutnya.
PS Pers Kerinci–Sungai Penuh Kalah 4-5 lewat Adu Penalti
PS Pers Kerinci–Sungai Penuh harus mengakui keunggulan tuan rumah, PS Pers Batanghari, pada final Liga Pers Jambi 2026. Kedua tim bermain imbang 0-0 selama waktu normal. Penentuan juara kemudian berlanjut melalui adu penalti, dan tuan rumah menang 5-4.
Final berlangsung pada Minggu malam, 25 Oktober 2026. Pertandingan digelar di Lapangan Garuda, Alun-Alun Kota Muara Bulian. Media itu menyebut turnamen tersebut sebagai Silaturahmi Liga Press Fun Football 2026. Kegiatan itu mengusung tema “Beda Media, Satu Gawang”.
Sejak awal laga, kedua kesebelasan berusaha mencari celah untuk mencetak gol. PS Pers Kerinci–Sungai Penuh membangun serangan untuk menembus pertahanan lawan. Sementara itu, PS Pers Batanghari mengandalkan kecepatan pemainnya untuk menciptakan peluang.
Pertandingan berjalan ketat hingga menit-menit akhir babak kedua. Kedua tim saling menekan, tetapi belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 pun bertahan sampai waktu normal berakhir.
Penalti Gagal, Penentuan Juara Berlanjut
PS Pers Kerinci–Sungai Penuh sempat memperoleh peluang untuk mengakhiri pertandingan tanpa adu penalti. Salah seorang pemain mereka mendapat pelanggaran di dalam kotak penalti. Wasit kemudian menunjuk titik putih dan memberikan kartu kuning kepada pemain tuan rumah.
Keputusan tersebut membuka kesempatan bagi PS Pers Kerinci–Sungai Penuh untuk mencetak gol. Namun, eksekusi penalti gagal menghasilkan gol. Kedudukan tetap 0-0 hingga pertandingan berakhir.
Kedua kesebelasan akhirnya menjalani adu tendangan penalti. PS Pers Batanghari mencetak lima gol, sedangkan PS Pers Kerinci–Sungai Penuh mencatatkan empat gol.
Hasil tersebut memastikan PS Pers Batanghari keluar sebagai juara Liga Pers Jambi 2026. Sementara itu, PS Pers Kerinci–Sungai Penuh menempati posisi kedua setelah berjuang hingga tahap penentuan.
Tiga Kemenangan Mengantar Tim ke Final
PS Pers Kerinci–Sungai Penuh mencatatkan hasil positif sebelum mencapai partai puncak. Pada fase sebelumnya, mereka mengalahkan PS Pers Muaro Jambi dengan skor 4-1.
Tim tersebut kemudian menundukkan PS Pers Kota Jambi dengan skor 3-1. Kedua kesebelasan kembali bertemu di babak semifinal.
Pada pertemuan kedua itu, PS Pers Kerinci–Sungai Penuh menang tipis 1-0. Kemenangan tersebut memastikan langkah mereka ke final untuk menghadapi PS Pers Batanghari di hadapan pendukung tuan rumah.
Manajer PS Pers Kerinci–Sungai Penuh, Gusnadi, mengapresiasi kerja keras pemain sepanjang kompetisi. Ia menyebut target menembus final telah tercapai.
“Sejak awal kami menargetkan bisa menembus final dan Alhamdulillah target itu tercapai. Hasil ini patut disyukuri. Semoga pada kompetisi tahun depan kami bisa mempersiapkan tim dengan lebih baik dan berjuang untuk meraih gelar juara,” ujar Gusnadi, didampingi manajer Kusnadi.
Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu kekuatan utama tim. Walau sibuk menjalankan tugas jurnalistik, para pemain tetap menjaga koordinasi dan komitmen selama pertandingan.
Gusnadi berharap pengalaman tahun ini menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi mendatang. Ia juga ingin tim mempersiapkan diri dengan lebih baik. Dengan demikian, PS Pers Kerinci–Sungai Penuh dapat kembali bersaing memperebutkan gelar juara.
Heru Apresiasi Perjuangan dan Kekompakan Pemain
Kapten PS Pers Kerinci–Sungai Penuh, Heru, mengakui persaingan Liga Pers Jambi 2026 berlangsung ketat. Setiap pertandingan menuntut konsentrasi dan kerja sama yang baik. Tantangan semakin besar ketika tim menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang mumpuni.
Heru menilai PS Pers Kota Jambi sebagai salah satu lawan yang cukup menyulitkan. Namun, kekompakan pemain membantu timnya melewati pertandingan tersebut. Hasil itu juga memastikan tiket mereka ke final.
“PS Pers Kota Jambi merupakan salah satu tim yang diperhitungkan. Pertandingan melawan mereka cukup berat, tetapi berkat kekompakan dan permainan kolektif, kami bisa meraih kemenangan dan memastikan tiket ke final,” kata Heru.
Tantangan berbeda muncul saat menghadapi PS Pers Batanghari. Lawan bermain di kandang sendiri dengan dukungan penonton. Selain itu, pemain muda tuan rumah memiliki kecepatan dan stamina yang harus diantisipasi.
Heru menegaskan bahwa seluruh pemain telah berusaha memberikan kemampuan terbaik. Ia tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya meskipun gelar juara belum berhasil diraih.
Menurutnya, hasil tahun ini perlu menjadi bahan evaluasi. Ia berharap tim dapat meningkatkan performa dan mempersiapkan diri lebih matang. Dengan begitu, mereka berpeluang kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Ariel Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Pers Jambi 2026
PS Pers Kerinci–Sungai Penuh juga memperoleh kebanggaan melalui pencapaian individu. Ariel, salah seorang pemain tim tersebut, terpilih sebagai pemain terbaik Liga Pers Jambi 2026.
Penghargaan itu melengkapi perjalanan mereka hingga partai final. Meski gagal mengangkat trofi utama, tim tetap membawa pulang prestasi individu yang membanggakan.
Bagi kesebelasan asal Kerinci dan Sungai Penuh, penghargaan Ariel menjadi catatan positif dari kompetisi tahun ini. Posisi runner-up dan pencapaian individu tersebut juga menjadi bekal untuk menghadapi turnamen berikutnya.
Skuad PS Pers Kerinci–Sungai Penuh diperkuat 18 pemain. Mereka adalah Heru (kapten tim), Endi, Akhirman, Iskandar, Hendri Dede, Fendri, Wis, Dodi, Yudi, Desman, Dedi Aguspriadi, Budi G., Ariel, Jul Vikalo, Dayat, Edia, Yumna, dan Jemi.
Seluruh pemain menjadi bagian dari perjalanan tim sejak fase awal hingga pertandingan final. Mereka melewati sejumlah pertandingan sebelum akhirnya harus menerima hasil adu penalti.
Liga Pers Jambi Pererat Silaturahmi Antarinsan Pers
Liga Pers Jambi 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Turnamen ini juga mempertemukan jurnalis dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Bagi PS Pers Kerinci–Sungai Penuh, perjalanan tahun ini diwarnai kemenangan pada fase awal dan semifinal. Mereka juga mampu memberikan perlawanan kepada tuan rumah hingga pertandingan final. Meski finis di posisi kedua, tim menunjukkan daya saing sampai tahap akhir.
Gelar runner-up bukan akhir perjalanan bagi PS Pers Kerinci–Sungai Penuh. Sebaliknya, hasil tersebut dapat menjadi dorongan untuk memperkuat kekompakan dan meningkatkan kualitas permainan.
Para insan pers dari Kerinci dan Sungai Penuh menunjukkan bahwa kebersamaan dapat tumbuh melalui pekerjaan maupun olahraga. Kompetisi juga menjadi kesempatan untuk menjaga sportivitas dan persaudaraan.
Dengan posisi runner-up dan penghargaan pemain terbaik untuk Ariel, PS Pers Kerinci–Sungai Penuh menutup Liga Pers Jambi 2026 dengan bekal positif. (iD/*)











Komentar