Intiperistiwa.com – Pemerintah Kabupaten Merangin terus mempercepat berbagai persiapan menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Merangin ke-52. Tahun ini, Kecamatan Sungai Manau mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah ajang keagamaan terbesar di tingkat kabupaten tersebut.
Berbagai kebutuhan mulai dari pembangunan arena utama hingga pemondokan peserta kini menjadi perhatian utama. Karena itu, pemerintah daerah bersama panitia terus mengintensifkan koordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Komitmen tersebut terlihat dalam rapat koordinasi pemantapan persiapan yang berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Bupati Merangin pada Senin, 8 Juni 2026. Rapat di pimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, dan di hadiri berbagai unsur terkait.
Selain itu, Asisten I Setda Merangin, Sukoso, turut mengikuti pembahasan bersama panitia pelaksana. Seluruh peserta rapat fokus membahas progres pekerjaan serta langkah percepatan yang masih di perlukan.
Pembukaan Di Jadwalkan Awal Juli
Dalam arahannya, Zulhifni menyampaikan bahwa MTQ ke-52 di rencanakan mulai berlangsung pada 4 Juli 2026. Dengan waktu yang tersisa kurang dari satu bulan, seluruh pihak di minta bekerja lebih maksimal.
Menurutnya, setiap tahapan persiapan harus berjalan sesuai target. Oleh sebab itu, panitia dan instansi terkait perlu memperkuat koordinasi agar tidak muncul hambatan menjelang hari pelaksanaan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan sejak dini. Dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan MTQ di harapkan mampu memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu.
Cuaca Jadi Faktor Penting
Selain kesiapan teknis, pemerintah daerah turut menaruh perhatian pada kondisi cuaca. Faktor tersebut di nilai sangat berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan di lapangan.
Karena itu, Pemkab Merangin berharap cuaca tetap mendukung selama proses pembangunan berlangsung. Cuaca yang bersahabat akan mempercepat penyelesaian arena utama dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Di sisi lain, panitia terus memantau perkembangan pekerjaan secara berkala. Langkah tersebut di lakukan agar setiap kendala dapat segera di atasi sebelum pembukaan MTQ.
Arena dan Pemondokan Terus Di matangkan
Hasil evaluasi terbaru menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Jika di bandingkan beberapa pekan lalu, kondisi lokasi utama MTQ kini terlihat jauh lebih siap.
Pekerjaan pematangan lahan dan pembangunan fasilitas pendukung terus menunjukkan kemajuan. Oleh karena itu, panitia optimistis seluruh kebutuhan fisik dapat di selesaikan tepat waktu.
Selain arena utama, panitia juga mulai fokus pada kebutuhan akomodasi peserta. Rumah-rumah warga yang akan di gunakan sebagai tempat menginap kafilah mulai di data dan di susun penempatannya.
Langkah tersebut bertujuan memberikan kenyamanan bagi peserta selama mengikuti perlombaan. Dengan akomodasi yang tertata, kafilah dapat lebih fokus menjalani seluruh rangkaian kegiatan.
Infrastruktur Masih Menjadi Perhatian
Meski progres persiapan terus meningkat, sejumlah pekerjaan infrastruktur masih memerlukan perhatian khusus. Karena itu, rapat koordinasi turut membahas berbagai pekerjaan yang belum rampung.
Zulhifni meminta instansi terkait, terutama Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Merangin, mempercepat penyelesaian pekerjaan di lapangan. Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana memegang peranan penting dalam mendukung kesuksesan MTQ.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah MTQ tidak hanya di tentukan kualitas perlombaan. Namun, kenyamanan peserta, tamu undangan, dan masyarakat juga menjadi faktor yang sangat penting.
Optimistis Hadirkan MTQ yang Berkesan
Pemerintah Kabupaten Merangin optimistis MTQ ke-52 akan berlangsung sukses. Keyakinan tersebut muncul karena seluruh elemen terus menunjukkan semangat kebersamaan dalam setiap tahapan persiapan.
Selain menjadi ajang pencarian qari dan qariah terbaik, MTQ juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam. Di saat yang sama, kegiatan tersebut di harapkan mampu mempererat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Merangin.(id/*)










Komentar