Intiperistiwa.com – Air purifier menjadi perangkat yang semakin banyak digunakan masyarakat, terutama di kawasan perkotaan. Alat ini membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah dari berbagai partikel berbahaya. Namun, banyak pengguna justru mengabaikan satu komponen penting, yaitu filter.
Padahal, filter menentukan kemampuan air purifier dalam menyaring udara. Ketika filter sudah jenuh dan berubah warna, kinerja perangkat ikut menurun. Akibatnya, debu, polutan, bakteri, hingga partikel mikroskopis tetap beredar di dalam ruangan.
Polusi Dalam Ruangan Sering Luput dari Perhatian
Melihat kondisi tersebut, Winix Indonesia meluncurkan kampanye edukasi bertajuk Care Without Words. Melalui program ini, perusahaan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap perawatan air purifier. Selain membeli perangkat, pengguna juga perlu menjaga performanya secara rutin.
Di sisi lain, polusi dalam ruangan sering tidak terlihat maupun tercium. Sumber pencemar dapat berasal dari senyawa organik mudah menguap (VOC), cat, furnitur, debu, bulu hewan peliharaan, bakteri, hingga virus. Karena itu, kualitas udara di dalam rumah tetap membutuhkan perhatian setiap hari.
Ajak Pengguna Memeriksa Filter
Winix Indonesia kemudian mengajak pengguna memeriksa kondisi filter melalui kampanye di media sosial. Perusahaan mendorong masyarakat membuka air purifier dan melihat sendiri bagian filter. Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya penggantian filter secara berkala.
Filter yang berubah menjadi hitam atau abu-abu pekat menunjukkan banyaknya partikel yang berhasil tertahan. Kondisi itu sekaligus menjadi tanda bahwa filter sudah mendekati batas pemakaian. Oleh sebab itu, pengguna sebaiknya segera mengganti filter agar proses penyaringan tetap maksimal.
Marketing Communication Winix Indonesia menyampaikan bahwa teknologi dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga. Menurutnya, udara bersih memang tidak selalu terlihat. Namun, manfaatnya dapat dirasakan setiap hari oleh seluruh penghuni rumah. (iD/*)











Komentar