Udara Rumah Tetap Berdebu Meski Pakai Air Purifier? Ini Penyebabnya

Filter yang jarang diganti dapat menurunkan kinerja air purifier dan memengaruhi kualitas udara di rumah.

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Udara Rumah Tetap Berdebu Meski Pakai Air Purifier? Ini Penyebabnya. (Foto: SHUTTERSTOCK/DG FOTOSTOCK/kompas)

Udara Rumah Tetap Berdebu Meski Pakai Air Purifier? Ini Penyebabnya. (Foto: SHUTTERSTOCK/DG FOTOSTOCK/kompas)

Intiperistiwa.comAir purifier menjadi perangkat yang semakin banyak digunakan masyarakat, terutama di kawasan perkotaan. Alat ini membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah dari berbagai partikel berbahaya. Namun, banyak pengguna justru mengabaikan satu komponen penting, yaitu filter.

Padahal, filter menentukan kemampuan air purifier dalam menyaring udara. Ketika filter sudah jenuh dan berubah warna, kinerja perangkat ikut menurun. Akibatnya, debu, polutan, bakteri, hingga partikel mikroskopis tetap beredar di dalam ruangan.

Polusi Dalam Ruangan Sering Luput dari Perhatian

Melihat kondisi tersebut, Winix Indonesia meluncurkan kampanye edukasi bertajuk Care Without Words. Melalui program ini, perusahaan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap perawatan air purifier. Selain membeli perangkat, pengguna juga perlu menjaga performanya secara rutin.

Baca Juga :  Perjalanan Karier Cristiano Ronaldo hingga Menjadi Legenda Sepak Bola Dunia

Di sisi lain, polusi dalam ruangan sering tidak terlihat maupun tercium. Sumber pencemar dapat berasal dari senyawa organik mudah menguap (VOC), cat, furnitur, debu, bulu hewan peliharaan, bakteri, hingga virus. Karena itu, kualitas udara di dalam rumah tetap membutuhkan perhatian setiap hari.

Ajak Pengguna Memeriksa Filter

Winix Indonesia kemudian mengajak pengguna memeriksa kondisi filter melalui kampanye di media sosial. Perusahaan mendorong masyarakat membuka air purifier dan melihat sendiri bagian filter. Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya penggantian filter secara berkala.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Pastikan Pasien Darurat Tetap Dilayani Tanpa Menunggu Jadwal Kontrol

Filter yang berubah menjadi hitam atau abu-abu pekat menunjukkan banyaknya partikel yang berhasil tertahan. Kondisi itu sekaligus menjadi tanda bahwa filter sudah mendekati batas pemakaian. Oleh sebab itu, pengguna sebaiknya segera mengganti filter agar proses penyaringan tetap maksimal.

Marketing Communication Winix Indonesia menyampaikan bahwa teknologi dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga. Menurutnya, udara bersih memang tidak selalu terlihat. Namun, manfaatnya dapat dirasakan setiap hari oleh seluruh penghuni rumah. (iD/*)

Berita Terkait

Kulit Telur Rebus Susah Dikupas? Coba Metode 10-5-10 yang Sedang Viral
Anak Terlambat Bicara? Kenali Tanda Speech Delay dan Cara Tepat Mengatasinya
MPLS Ramah 2026 Segera Dimulai, Begini Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa Baru
Riset Terbaru Ungkap Durasi Jalan Kaki yang Efektif, Risiko Penyakit Jantung Bisa Turun Drastis
Program MBG Kembali Disalurkan Mulai 13 Juli 2026, BGN Pastikan Distribusi Berjalan Lancar
Masih Sering Masukkan Makanan Panas ke Kulkas? Ketahui Risikonya Sebelum Terlambat
Banyak yang Tidak Tahu! Ternyata Makan Labu Siam Terlalu Banyak Bisa Memicu Efek Samping
Waspada! Wabah Salmonella di 14 Negara Eropa Diduga Berasal dari Mie Instan Rasa Ayam

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

Kulit Telur Rebus Susah Dikupas? Coba Metode 10-5-10 yang Sedang Viral

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:00 WIB

Anak Terlambat Bicara? Kenali Tanda Speech Delay dan Cara Tepat Mengatasinya

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

MPLS Ramah 2026 Segera Dimulai, Begini Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa Baru

Senin, 13 Juli 2026 - 23:00 WIB

Riset Terbaru Ungkap Durasi Jalan Kaki yang Efektif, Risiko Penyakit Jantung Bisa Turun Drastis

Senin, 13 Juli 2026 - 20:00 WIB

Program MBG Kembali Disalurkan Mulai 13 Juli 2026, BGN Pastikan Distribusi Berjalan Lancar

Berita Terbaru